Results 1 to 3 of 3

Thread: Warga: Rektor UIN Berbohong


  1. #1
    Newbie
    Join Date
    Apr 2013
    Posts
    2
    Rep Power
    0

    Warga: Rektor UIN Berbohong

    Warga: Rektor UIN Berbohong-0e60a58d262d8eab276962c3efdce280140236_a.jpg

    Warga: Rektor UIN Berbohong-885024_4890502103933_1744609050_o.jpg

    Komplek Dosen UIN didatangi Ormas


    "Kita ada bukti, kita ada foto dan video saat mereka datang dan saat mediasi di Polsek, jadi bagaiman Rektor UIN bisa bilang tidak pernah melibatkan FBR dan melakukan pembongkaran paksa," ungkap Akrom.
    Jakarta, Aktual.** — Ratusan tempat tinggal warga di Komplek Perumahan Universitas Islam Negri (UIN), Ciputat, Tanggerang terancam dibongkar oleh Kementrian Agama yang dieksekusi oleh pihak UIN Ciputat.

    Rektor UIN Ciputat, Komarudin Hidayat mengatakan proses eksekusi masih menunggu hasil persidangan di Pengadilan Negri Tanggerang. Namun entah bagaimana, kemarin pagi, Rabu (03/04), beberapa pejabat UIN beserta dengan Organisasi Masyarakat (Ormas) dari Front Betawi Rempug (FBR) datang dengan tujuan membongkar rumah warga secara paksa atas dasar tekanan dari Kementrian Agama.

    Menanggapi hal tersebut, Komarudin membantah bahwa pihaknya membawa FBR dan melakukan pembingkaran secara paksa terhadap rumah warga. Dirinya malah menuding wargalah yang selama ini melibatkan FBR untuk menghalang-halangi proses pembongkaran.

    "Warga di Komplek itu teman kami, dosen dan karyawan UIN, mana mungkin kami melakukan hal itu. Justru Warga yang melibatkan FBR untuk menghalangi kami," ujar Komarudin Pagi tadi, Jakarta, Kamis (04/04).

    Namun bantahan dari Rektor UIN tersebut dianggap sebagai sebuah kebohongan oleh warga yang tempat tinggalnya terancam hilang. Warga menuding balik bahwa Rektor UIN telah berbohong dengan berkata tidak melakukan pembongkaran paksa serta melibatkan FBR.

    Sekretaris RT 2, RW 06 di Jalan Ibnu Tainia V, Komplek UIN, Akrom Satoto mengungkapkan bahwa saat petinggi UIN dan beberapa orang dari Ormas FBR mendatangi warga kemarin, koordinator dari FBR mengaku telah dibayar sebesar Rp. 2 juta oleh pihak UIN untuk mengamankan pembongkaran.

    "Kita ada bukti, kita ada foto dan video saat mereka datang dan saat mediasi di Polsek, jadi bagaiman Rektor UIN bisa bilang tidak pernah melibatkan FBR dan melakukan pembongkaran paksa," ungkap Akrom.

    Lebih jauh Akrom menjelaskan sejak awal pihak UIN tidak pernah menunjukkan niat baiknya kepada warga yang mayoritas adalah keluarga besar UIN. Dia mengatakan bahwa saat surat pembongkaran pertama kali diterima warga, sejak itulah warga mulai melakukan perlawan dan negosiasi hingga menempuh jalur hukum untuk mempertahankan tempat tinggal mereka.

    "Surat itu tertanda Rektor Uin dengan Kop surat dari Kementrian Agama, kami kaget karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya padahal mayoritas kami disini adalah dosen dan karyawan UIN," tutupnya.

    *saya adalah warga dikomplek tersebut, berikutnya akan terus saya update barita-berita terbaru .

    Tanah yang diatasnya berdiri rumah-rumah mantan dosen uin itu masih dipermasalahkan di pengadilan : sertifikat yang bermasalah, surat ukur tanah yang bermasalah. dan itu sedang diproses di pengadilan. jadi, sebelum ada putusan tetap pengadilan. Karena menurut dokumen yang dimiliki warga tanah tersebut tanah wakaf dari yayasan YPMII sementara pihak UIN mengklaim tanah tersebut milik negara (Departemen Agama)
    Last edited by bayuedhi; 04-04-13 at 04:13 PM.

  2. #2
    Newbie
    Join Date
    Apr 2013
    Posts
    2
    Rep Power
    0

    Re: Warga: Rektor UIN Berbohong

    semoga dibukakan jalan keluar terbaik

  3. #3
    Newbie
    Join Date
    Apr 2013
    Posts
    2
    Rep Power
    0

    Re: Warga: Rektor UIN Berbohong

    Quote Originally Posted by 16169 View Post
    semoga dibukakan jalan keluar terbaik
    amiinn..

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO