DPR Ancam Boikot Sri Mulyani
Jika Boikot Dipaksakan, Yang Rugi Rakyat
Djoko Tjiptono - detikNews
Jakarta - Rencana DPR untuk memboikot Menkeu Sri Mulyani dalam pembahasan anggaran dinilai tidak tepat. Hal itu dapat mengorbankan kepentingan rakyat banyak.
"Kalau kemudian boikot itu dipaksakan dan terjadi deadlock sehingga anggaran tidak dihasilkan, maka yang akan rugi adalah rakyat Indonesia," ujar Ketua DPP PAN Bara Hasibuan dalam keterangan pers yang diterima detikcom, Kamis (11/3/2010).
Bara meminta DPR seharusnya tidak menggunakan proses pembahasan anggaran sebagai senjata untuk membuat skor politik.
"Bayangkan program-program untuk membantu rakyat seperti subsidi BBM, bantuan kesehatan, jaminan sosial, dan pendidikan tidak dapat disalurkan. Kalau itu yang terjadi maka rakyat akan menyalahkan DPR," terang Bara.
Bara meminta agar politisi harus menunjukan sikap kenegarawanan dalam berpolitik. DPR sudah menghasilkan rekomendasi atas kasus century. Seharusnya semua pihak, terutama DPR, menghormati proses hukum.
"Kita harus menempatkan hukum dan rakyat sebagai subjek utama," pungkasnya
Buat para anggota DPR :
Apakah anda ngerti tugas utama anda sebagai wakil rakyat.
Anda dipilih rakyat untuk membela dan memperjuangkan kepentingan rakyat, bukan untuk memperjuangkan dan membela para politisi dari partai anda.
Kalau bos anda punya dendam sama SM silahkan anda bantu, tapi jangan pakai DPR sebagai alat sehingga merugikan rakyat dan negara.
Jadi, plis anda bahas Rencana Anggaran ini secara profesional tanpa latar belakang dendam politik tapi dengan dasar pengabdian anda pada negara.






LinkBack URL
About LinkBacks




Reply With Quote







Bookmarks