Page 5 of 7 FirstFirst 1234567 LastLast
Results 41 to 50 of 66

Thread: pengharaman bunga bank oleh Muhammadiyah

  1. #41
    Senior Contributor Flores's Avatar
    Join Date
    Jan 2008
    Posts
    7,018
    Rep Power
    13

    Re: pengharaman bunga bank oleh Muhammadiyah

    Quote Originally Posted by winona571 View Post
    Kalau harus ikut peduli dimana uangnya ditanam, mengapa tidak langsung kita pinjamkan saja pada yang membutuhkan? misalnya pada orang yang sudah kita kenal baik. Tampaknya hal ini lebih mudah. Tidak perlu perantara pihak ketiga.
    Mba, saya juga ngga ngerti sistem Bank Syariah.

    Yang saya tahu ngga ada sistem bunga tetapi sistem bagi hasil.
    Makanya pemilik uang harus tahu di mana dan pada usaha apa bank syariah menanamkan uang mereka.

    Ini pun kalau pemahaman saya benar.


    Salam!

  2. #42
    Member Abang Sate's Avatar
    Join Date
    Mar 2010
    Posts
    635
    Rep Power
    0

    Re: pengharaman bunga bank oleh Muhammadiyah

    Quote Originally Posted by wilf View Post
    mank apa bedanya bunga bank dengan bagi hasil bank syariah?
    ujung2nya sama2 aja kok..
    beda donk, bunga bank yang kerja bank dan mengajarkan rasa malast tapi bagi hasil menganjurkan si peminjam or nasabah untuk bekerja.



    meskipun UUD tapi yang 1 jadi pemalas dan 1 lagi jadi bisnismen
    "Good and evil is just human perspective"

  3. #43
    Senior Member Ki Sunda's Avatar
    Join Date
    Aug 2008
    Location
    Bandung-Jawa Barat
    Posts
    2,528
    Rep Power
    7

    Re: pengharaman bunga bank oleh Muhammadiyah

    Quote Originally Posted by Flores View Post
    dari sudut pemimjam uang.
    Pinjam uang di bank, bank ngga peduli yang penting uang mereka kembali
    Pinjam uang di syariah, bank syariah peduli karena uang mereka bakal ikutan hilang.

    ari sudut penabung:
    Menabung di bank, penabung ngga peduli, yang penting uangnya kembali
    Menabung di syariah, penabung harus peduli di mana uang mereka ditanam.

    masih binung.



    Salam!
    Pada prinsifnya bank syariah menganggap uang harus dibuat produktif, tetapi tidak boleh spekulatif. Tidak boleh uang menjadi ajang spekulasi atau dijual-belikan. Jadi ketika seseorang meminjam uang bang syariah harus benar-benar tahu bahwa uangnya untuk sektor riil.

    Quote Originally Posted by winona571 View Post
    Kalau harus ikut peduli dimana uangnya ditanam, mengapa tidak langsung kita pinjamkan saja pada yang membutuhkan? misalnya pada orang yang sudah kita kenal baik. Tampaknya hal ini lebih mudah. Tidak perlu perantara pihak ketiga.
    Bisa juga demikian. Persoalannya butuh waktu dan perhatian ketika kita harus berurusan langsung dengan peminjam. Repot dan besar kemungkinan kita tertipu. Sehingga bank sebagai perantara tetap saja diperlukan.
    Quote Originally Posted by Hikzam Do View Post
    lalu bagaimana dengan pihak bank yang memberikan pinjaman dengan bung tinggi..????
    Besarnya bunga sebenarnya relatif. Misalnya bunga simpanan 12% dan bunga kredit 14%. Besarnya bunga dianggap relatif rendah karena selisihnya hanya 2%. Lain dengan yang berlaku saat ini, bunga simpanan 5-6% sementara bunga kredit mencapai 14%. Seleisihnya terlalu besar, dan memberatkan si peminjam.
    " Alam Padang, Poe Panjang, Jagat Kamanusaan"

  4. #44
    Senior Member anoew's Avatar
    Join Date
    Apr 2008
    Location
    Sumsel
    Posts
    1,720
    Rep Power
    6

    Re: pengharaman bunga bank oleh Muhammadiyah

    Quote Originally Posted by riya riba View Post
    obyek pengharaman adalah yg dilakukan oleh ummat islam (untuk kalangan sendiri)...
    kalau terhadap institusi perbankkan yg secara UU negara syah , maka fatwa akan berhadapan dgn UU , atau menabrak urusan orang lain ..
    .
    Nah, kalau sudah begitu lantas bagaimana?
    ~ Poison don't eat ~

  5. #45
    Senior Member
    Join Date
    Aug 2009
    Posts
    2,763
    Rep Power
    0

    Re: pengharaman bunga bank oleh Muhammadiyah

    Kalau saya memaklumi bunga bank, untuk ngegaji pekerjanya uang dari mana kalau bukan dari bunga? Cuma kadang-kadang bank itu juga kamuflase, bilangnya 15% pertahun, tapi kalau dihitung jumlah uang pinjaman dengan jumlah yg kita bayar cicilan, selisihnya bisa 60%, coba saja hitung cicilan rumah, dulu hutang cuma 9 juta, setelah saya hitung jumlah cicilan bisa mencapai 22 juta. Padahal katanya 12%. Itu saja tiap tahun % bunga berkurang, apalagi yg kredit konsumsi, % bunga tidak dihitung berkurang tiap cicilan.

  6. #46
    Member Abang Sate's Avatar
    Join Date
    Mar 2010
    Posts
    635
    Rep Power
    0

    Re: pengharaman bunga bank oleh Muhammadiyah

    Quote Originally Posted by PD Keminte View Post
    Kalau saya memaklumi bunga bank, untuk ngegaji pekerjanya uang dari mana kalau bukan dari bunga? Cuma kadang-kadang bank itu juga kamuflase, bilangnya 15% pertahun, tapi kalau dihitung jumlah uang pinjaman dengan jumlah yg kita bayar cicilan, selisihnya bisa 60%, coba saja hitung cicilan rumah, dulu hutang cuma 9 juta, setelah saya hitung jumlah cicilan bisa mencapai 22 juta. Padahal katanya 12%. Itu saja tiap tahun % bunga berkurang, apalagi yg kredit konsumsi, % bunga tidak dihitung berkurang tiap cicilan.
    Ini yang gak boleh. kalo 12% statis bank rugi donk. meskipun untung cuma sedikit.


    "Good and evil is just human perspective"

  7. #47
    Senior Member
    Join Date
    Jan 2010
    Posts
    1,723
    Rep Power
    4

    Re: pengharaman bunga bank oleh Muhammadiyah

    Quote Originally Posted by anoew View Post
    .
    Nah, kalau sudah begitu lantas bagaimana?
    ya nggak pernah seperti itu ..
    fatwa itu pasti hanya ditujukan pada ummatnya saja ..

    bank yg dianggap haram , tak perlu menutup usahanya , karena masih bisa menaguk nasabah dari yg tak terikat fatwa ...

    bahkan umat yg tak sependapat dgn fatwa pun bisa tanpa paksaan utk lanjut dgn bank yg difatwa haram ..

  8. #48
    Advisor Cicilia, FL, + ND, USA's Avatar
    Join Date
    Feb 2008
    Posts
    11,831
    Rep Power
    17

    Talking Re: pengharaman bunga bank oleh Muhammadiyah

    Quote Originally Posted by riya riba View Post
    ya nggak pernah seperti itu ..
    fatwa itu pasti hanya ditujukan pada ummatnya saja ..

    bank yg dianggap haram , tak perlu menutup usahanya , karena masih bisa menaguk nasabah dari yg tak terikat fatwa ...

    bahkan umat yg tak sependapat dgn fatwa pun bisa tanpa paksaan utk lanjut dgn bank yg difatwa haram ..

    Hmmm...Kalau begitu tidak di paksakan ya, melanggar fatwa harus di tanggung sendiri pd achir hidupnya...
    Kalau tidak ada pemaksaan/penutupan bank difatwa haram bagus juga, biarkanlah human being memilih apa yang dia pilih untuk hidup di dunia ini.

    Regards

  9. #49
    Contributor
    Join Date
    Sep 2008
    Posts
    2,624
    Rep Power
    9

    Re: pengharaman bunga bank oleh Muhammadiyah

    Tolong ada yang menjelaskan:

    Kenapa bunga itu haram?

    Secara ekonomi justru tanpa disiplin bunga pinjaman, usaha akan kehilangan nilai secara perlahan. Bunga itu ibarat penegak disiplin, kalau tidak mau terbebani maka usahanya harus berhasil.

    Bagi pemilik uang bunga yang diterima adalah kompensasi dari resiko uang tsb. Matematikanya jelas!

    Bagi hasil tidak akan menghasilkan efisiensi karena inefisiensi suatu usaha yang mengurangi keuntungan tidak menimbulkan dampak langsung kepada pelaku usaha, sebaliknya penyerta modal yang harus menanggungnya.
    Last edited by 3serangkai; 07-04-10 at 03:06 AM.

  10. #50
    Contributor
    Join Date
    Sep 2008
    Posts
    2,624
    Rep Power
    9

    Re: pengharaman bunga bank oleh Muhammadiyah

    Quote Originally Posted by riya riba View Post
    ya nggak pernah seperti itu ..
    fatwa itu pasti hanya ditujukan pada ummatnya saja ..

    bank yg dianggap haram , tak perlu menutup usahanya , karena masih bisa menaguk nasabah dari yg tak terikat fatwa ...

    bahkan umat yg tak sependapat dgn fatwa pun bisa tanpa paksaan utk lanjut dgn bank yg difatwa haram ..
    Berarti mulai diskriminatif ya? Secara tidak langsung mengatakan bahwa bank umum itu haram. Atau jelasnya umat Islam yang taat hanya akan bertransaksi di bank Islam? Secara tidak langsung mengarahkan perekonomian umum pada praktek sektarian. Kalau demikian berarti memang agenda besar wahabian sudah merasuk ditubuh Muhammadiyah. Persis seperti yang diangkat dalam buku Ilusi Negara Islam.

    Bukankah bank syariah harusnya menjadi alternatif pembanding? Biarkan pasar yang menentukan, kenapa pasar harus diintervensi dan diarahkan!

Page 5 of 7 FirstFirst 1234567 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0