Mudik sudah menjadi tradisi bangsa Indonesia, setidaknya bagi sebagian besar orang Jawa yang tinggal di Jakarta atau belahan bumi lainnya. Sebab dibelahan lain bumi Indonesia, mudik tidak dikenal. Paling-paling mereka lihat dari radio atau TV saja. Tapi budaya udik tersebut sudah menjadi trade mark bangsa Indonesia yang boleh disebut bangsa udik. (maaf bila banyak yang tersinggung). Media menjelaskan triliunan rupiah habis selama mudik, ratusan nyawa melayang jadi korban akibat mudik, ribuan cerdera akibat mudik, ratusan mobil dan sepeda motor rusak akibat mudik. Bila ditilik lebih mendalam, apa sebenarnya yang dikerjakan selama mudik, toh tak banyak. Paling2 Sungkeman, plesiran di tempat udik atau ketemu saudara dan pamer keberhasilan di kota besar. Sungguh ini sikap orang udik yang jadi OKB alias orang kaya baru. Pada hal mereka pun hanya punya uang secukupnya untuk pulang (sebagian besar maksudnya). Akankah bangsa ini terus jadi bangsa udik?


1Likes
LinkBack URL
About LinkBacks




Reply With Quote





Bookmarks