Page 2 of 3 FirstFirst 123 LastLast
Results 11 to 20 of 29

Thread: Telkomsel dan XL Didenda: Apakah praktek kartel itu?


  1. #11
    Member
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    in the middle of....
    Posts
    628
    Rep Power
    7

    Re: Telkomsel dan XL Didenda: Apakah praktek kartel itu?

    Quote Originally Posted by Durga Umayi View Post
    Dari :
    ......Tarip normal sms adalah sekitar +/- Rp 75,- exclude PPn kalo ga salah. Tetapi beberapa waktu lalu Temasek (vendor) menentukan tarif sms XL dan telkomsel lebih mahal dari harga yang ditetapkan oleh pemerintah.
    .....
    Iya yah, gue juga jadi baru tahu nih, artinya kartel, tapi apa Pemerintah pernah menetapkan tarif sms versi pemerintah kepada rakyat secara terbuka seperti penetapan harga untuk BBM, Beras, sembako dll...?

    Selama ini seh, kayaknya belum denger. Jadi kita sebagai pengguna percaya dan manut-manut aja karena gak pernah di beritahu. Mestinya minimal YLKI bisa berperan aktif lah untuk membela.

  2. #12
    Senior Member
    Join Date
    May 2008
    Posts
    1,382
    Rep Power
    0

    Re: Telkomsel dan XL Didenda: Apakah praktek kartel itu?

    Quote Originally Posted by biasa View Post
    Iya yah, gue juga jadi baru tahu nih, artinya kartel, tapi apa Pemerintah pernah menetapkan tarif sms versi pemerintah kepada rakyat secara terbuka seperti penetapan harga untuk BBM, Beras, sembako dll...?

    Selama ini seh, kayaknya belum denger. Jadi kita sebagai pengguna percaya dan manut-manut aja karena gak pernah di beritahu. Mestinya minimal YLKI bisa berperan aktif lah untuk membela.
    kalau pemerintah yang netapin, pasti harganya lebih mahal.

    pasti dinaikin terus, dan gak mungkin harganya segitu.

    abis itu kebijakan ini pun pasti akan dibela seluruh jajaran pemerintahan.

    lihat saja tarif listrik, lpg, air, dll......

    emangnya ada yng murah? orang naik terus kok.

    cuman karena ini swasta aja, maka bisa ditekan kok.

    tapi tunggu saja kelanjutannya dan permasalahan yang sebenarnya.

  3. #13
    Junior Member ando ch's Avatar
    Join Date
    May 2008
    Posts
    133
    Rep Power
    6

    Re: Telkomsel dan XL Didenda: Apakah praktek kartel itu?

    Quote Originally Posted by Durga Umayi View Post
    Dari :
    http://id.wikipedia.org/wiki/Kartel

    Kartel adalah kelompok produsen independen yang bertujuan menetapkan harga, untuk membatasi suplai dan kompetisi.

    Karena mayoritas saham XL dan Telkomsel dimiliki oleh 1 vendor, vendor ini mengatur tarip 2 provider di atas untuk masalah tarip telepon dan sms nya terutama yang terakhir yg saya sebut.
    Tarip normal sms adalah sekitar +/- Rp 75,- exclude PPn kalo ga salah. Tetapi beberapa waktu lalu Temasek (vendor) menentukan tarif sms XL dan telkomsel lebih mahal dari harga yang ditetapkan oleh pemerintah.
    Pendapat saya mau ga mau pemilik no XL dan telkomsel harus membayar 'tarif yg lebih mahal" itu karena jika tidak, mereka kudu ganti provider telekomunikasi selular lain. Makanya Temasek untung gede.
    Ini yang dipermasalahkan.

    Kira2 gitu mas opini saya
    jd mestinya pemerintah/badan regulasi telekomunikasi nasional bersikap reaktif ketika mulai ada dugaan permainan harga. sehingga praktek kartel bisa langsung ditindak

  4. #14
    Newbie sikil_akas's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Location
    puncak gunung
    Posts
    46
    Rep Power
    0

    Re: Telkomsel dan XL Didenda: Apakah praktek kartel itu?

    Quote Originally Posted by ando ch View Post
    jd mestinya pemerintah/badan regulasi telekomunikasi nasional bersikap reaktif ketika mulai ada dugaan permainan harga. sehingga praktek kartel bisa langsung ditindak
    Setuju Brur...tapi susah juga sih kalo yang punya masih bercokol di Pemerintahan (Esia w/ Bakrie) tinggal di kasih surat sakti...DepKoInfo juga merem...

    Pada dasarnya Instansi terkait harus mengeluarkan Basic Price buat SMS/Voice...buktinya banyak persaingan yang nggak sehat.

    Iklim bisnis di Indonesia ini nggak sehat...mulai dari UU, Pelaksana, Pengambil kebijakan dll...

    Cuapeee dehhhh....

  5. #15
    Senior Member hobibaca's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    nomaden
    Posts
    1,053
    Rep Power
    8

    Re: Telkomsel dan XL Didenda: Apakah praktek kartel itu?

    setuju kalo model KARTEL itu harus diberantas, namun yg ini agak aneh, kenapa XL dan Telkomsel SAJA yg dihukum denda paling mahal?
    Jangan sampai ini menjadi PEMERASAN MODEL BARU oleh pemerentah....

    semestinya pemerentah cukup MENGUMUMKAN saja harga wajar SMS berapa...

  6. #16
    Senior Member Azahari's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Location
    Bumi Pertiwi
    Posts
    1,633
    Rep Power
    8

    Re: Telkomsel dan XL Didenda: Apakah praktek kartel itu?

    Quote Originally Posted by hobibaca View Post
    setuju kalo model KARTEL itu harus diberantas, namun yg ini agak aneh, kenapa XL dan Telkomsel SAJA yg dihukum denda paling mahal?
    Jangan sampai ini menjadi PEMERASAN MODEL BARU oleh pemerentah....

    semestinya pemerentah cukup MENGUMUMKAN saja harga wajar SMS berapa...
    Tentang KARTEL saya sudah pernah posting di Tariff Pasca Bayar Gak Turun
    ini kutipannya:
    Tariff seluler turun. Siapa yang telah berjasa hingga tarif turun..?
    Kita harus berterima kasih kepada KPPU (Komisi Pengawas dan Persaingan Usaha). Karena berkat kerja komisi ini maka pemerintah mengeluarkan aturan penetapan biaya interkoneksi antar operator.

    Inisatif ini muncul karena ada dugaan perusahaan (operator) besar yang lebih dulu bermain yi: Telkom dan Indosat melakukan kartel (menguasaan sistem perdagangan/bisnis). Karena mereka berdua adalah pemain pertama dibidang telekomunikasi di Indonesia. Hal ini terasa lebih kentara lagi dengan ditemukan bukti bahwa kedua operator tersebut mempunyai kepemilikan silang, bahkan disinyalir Group Temasek (perusahaan raksasa telekom Singapur) pun memiliki saham di kedua operator tersebut. Praktek kartel merugikan konsumen karena pemain/operator baru harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan terutama penetapan tarif antar operator. Operator baru mau tak mau mengikuti aturan tersebut kalau tidak maka mereka tidak mendapat ruang operasi. Untuk itu operator baru harus menyetujui besaran tarif yang sudah ditetapkan. Yang lebih membuat kita geram adalah: dengan tingginya biaya telekomunikasi di Indonesia yang diuntungkan tentunya perusahaan Singapura itu. Bayangkan rakyat Indonesia harus membayar mahal demi keuntungan perusahaan Singapura.

    Dalam hal ini peran KPPU adalah menyelidiki besaran biaya yang wajar dalam operasional sistem komunikasi selular. KPPU berhasil menjalankan tugasnya dalam hal mengawasi praktek usaha yang fair dan menyangkut hajat hidup orang banyak.

  7. #17
    Senior Member Azahari's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Location
    Bumi Pertiwi
    Posts
    1,633
    Rep Power
    8

    Re: Telkomsel dan XL Didenda: Apakah praktek kartel itu?

    Satu lagi sinyalemen praktek kartel oleh group Temasek thd kedua operator (Indosat dan Telkomsel) yg dkuasainya.

    Ini juga menjawab mengapa sekarang banyak keluhan buruknya jaringan Indosat akhir-akhir ini.
    Ini Kutipannya: (dari KPPU)

    Sasaran KPPU sebenarnya hanyalah PT Indosat, yang 42 persen sahamnya dimiliki STT (Singapore Technologies Telemedia) dan PT Telkomsel yang 35 persen sahamnya dikuasai SingTel (Singapore Telecom). Dengan pangsa pasar seluler keduanya yang mencapai 82 persen, kecenderungan untuk mengatur harga layanan yang tinggi dinilai sudah terjadi.

    Menurut Majelis Komisi, Kelompok Temasek tadi sengaja menekan pertumbuhan PT Indosat sekaligus mendorong pertumbuhan Telkomsel, yang selain pangsa pasarnya terus naik, tarifnya juga ditetapkan tinggi. Data menyebutkan, pangsa pasar Indosat turun dari tahun ke tahun, dari tahun 2003 sebesar 32,2 persen menjadi 26,2 persen pada tahun 2006, sementara Telkomsel pada saat sama naik dari 51,8 persen menjadi 55,9 persen.

    Bagi Telkomsel, denda Rp 25 miliar tak akan mengganggu kas perusahaannya. Namun, menurunkan tarif 15 persen akan membuatnya kehilangan pendapatan sampai Rp 6,3 triliun, dihitung dari ARPU (average revenue per user/rata-rata pendapatan dari tiap pelanggan) campuran Rp 79.000 per bulan (blended).
    Dari sekitar 44,5 juta pelanggannya—1,9 juta pelanggan Kartu Halo, 22 juta Simpati, dan 20 juta As—pada semester 3 tahun 2007 itu Telkomsel berpenghasilan Rp 31,68 triliun dengan laba Rp 9,7 triliun. Ia merupakan operator telekomunikasi yang terbesar EBITDA (earn before interest, tax, depreciation and amortization)-nya di dunia, 66 persen, sementara rata-rata dunia sekitar 30 persen.

  8. #18
    Senior Member
    Join Date
    May 2008
    Posts
    1,382
    Rep Power
    0

    Re: Telkomsel dan XL Didenda: Apakah praktek kartel itu?

    sebelumnya kita harus tahu bahwa pemerintah masih memiliki saham di telkomsel dan indosat. jadi pemerintah indonesia juga turut serta dalam setiap penentuan harga selular.

    masih ingat dulu ketika telkomsel & indosat sepenuhnya dimiliki oleh pemerintah indonesia? harga komunikasi jauh lebih mahal dari saat ini, rp.500/sms

    uda gitu, sambungan tidak bisa ke seluruh indonesia, cuman hanya bisa di jakarta. pemerintah tidak punya modal atau teknologi cukup untuk membangun jaringan ke seluruh indonesia.

    lagipula pemerintah bukannya untung malah rugi, padahal udah mahal.

    itulah salah satu alasan mengapa pemerintah menjual sebagian sahamnya ke pihak lain.

    lalu setelah pemain2 non-pemerintah ramai2 membangun komunikasi di indonesia, biaya komunikasi menjadi lebih murah, dan jangkauan hingga seluruh indonesia, hingga skrng rp.250/sms. bahkan masih disertai dngn promosi.

    skrng ketika jaringan komunikasi di indonesia sdh luas, perusahaan sudah mulai balik modal, pemerintah menginginkan perusahaan2 tsb untk berubah menjadi perusahaan sosial kemasyarakatan non-profit.

    sebenarnya ini namanya pemerintah sedang menimpakan tanggung jawab yng tidak seharusnya kepada pihak swasta, padahal pemerintah sendiri tidak bertanggung jawab.

    bisa jadi ini adalah suatu bentuk pemerasan dari kppu atau pemerintah kepada perusahaan2 tsb.

    kalau keadaan ini terus berlangsung, hal ini akan membuat perusahaan tdk sehat, dan bisa jadi nantinya para investor lebih baik setelah balik modal jual saja saham yng dimiliki, lalu kabur dari indonesia.

    setelah kabur, tidak akan ada yang maintanence segala peralatan, segala fasilitas akan menjadi tua & rusak sprt PLN yng tiap hari mati terus.

    dan dijamin pemerintah tidak akan menurunkan tarif komunikasi.

    kalau mau bukti pemeritah pun kalau di kondisi yng sama pasti akan mempertahankan harga, coba sekarang anda suruh telkom, satu2nya pengelola jaringan telpon rumah, untuk menurunkan harga, mau dia tidak?

    pemerintah bermuka dua, di satu sisi ia menaikkan segala harga, di mana seharusnya negara bertanggung jawab mensejahterakan rakyat.

    namun di satu sisi pemerintah melimpahkan tanggung jawab sosial kepada usaha swasta, di mana swasta sdh membayar pajak beserta segala pungli.

    perusahaan swasta itu bukan negara yng bisa dapat pajak, dan bukan organsiasi sosial kemasyarakatan seperti palang merah.

  9. #19
    Senior Member
    Join Date
    May 2008
    Posts
    1,382
    Rep Power
    0

    Re: Telkomsel dan XL Didenda: Apakah praktek kartel itu?

    satu lagi, sms bukan kebutuhan dasar manusia atau hajat hidup orang banyak.

    kalau anda tidak pakai sms anda tidak akan mati.

    sms adalah kebutuhan tertier, jadi kalau anda merasa keberatan menggunakan ya ga usah pakai.

    kebutuhan dasar manusia adalah sandang pangan papan

    dan ini adalah tanggung jawab pemerintah.

    dalam hal ini pemerintah sudah kelewatan dan mencari2 masalah, dan semakin memperburuk wajah anda sendiri.

    sms tidak bisa disamakan dngn beras, bbm, lpg, dan berbagai kebutuhan dasar lainnya.

    sekalian aja sms anda suruh gratis.

    atau sekalian saja harga mobil sekarang ini diturunkan harganya 95%, atau sekalian saja harga HP juga diturunkan 99%

  10. #20
    Senior Member hobibaca's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    nomaden
    Posts
    1,053
    Rep Power
    8

    Re: Telkomsel dan XL Didenda: Apakah praktek kartel itu?

    sekarang Indosat sudah bukan milik TEMASEK lagi loh... sudah dijual ke Qatar Telecom (Q-Tel) dan Temasek sudah untung sekitar 30 Trilyun rupiah... gede banget ya?

    saya rasa pemerentah ini memang ANEH dulu DIPERBOLEHKAN membeli Telkomsel dan Indosat, belakangan kok dilarang punya 2 perusahaan.... sungguh absurd dan membingungkan... BAYANGKAN kalo anda yg jadi Temasek/Investornya... MAU GAK INVESTASI di Indonesia?

    hal yg sama terjadi di Bank, lihat saja, sekarang Temasek sudah jual sahamnya di BII, dan dijualnya ke MAYBANK (Malaysia) untungnya kalo gak salah 3-5 kali lipat dari saat mereka beli BII... yang BODO siapa yak?

Page 2 of 3 FirstFirst 123 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0