-------- sepi sunyi di tengah riuh keramaian
Lha lho lha lho.. Kok elo yg sewot?? Sape elo?? Tuhan??
Gw mau taat beribadah, gw mo jengkang jengking sembari memuja kebesaran Yang Di Atas, gw mo pasang kembang tujuh rupa or sesaji, gw mau atheis sekalipun bukan urusan elo lageeee..
Memangnya kl hidup yg ga membosankan itu kehidupan setan?? loe udah tahu donk kehidupan setan yg sebenarnya? Pengalaman yeee kwkwkwkkww...
Baca komen gw sebelumnya....
'Pencipta toh tidak menginginkan kita munduk2 (terbongkok2) manut2 macam kerbo dicocok idungnya. Ibaratnya kalau semua munduk2, bungkuk2, semua menjalankan perintah dan menjauhi larangannya.... dipastikan tidak akan ada kejahatan di dunia ini sampai akhir jaman"
Ngapain dikasi anugerah punya otak kalo ga dipake???
Kalo begitu, ngapain Tuhan menciptakan berbagai agama dari Samawi yg elo bangga2in sampai kepercayaan lokal, kalo tujuannya adalah keberagaman??
Tunduk buat saya bukan mentah2 nelen semua tuh yang ada di kitab2. Siapa tahu kitab yang gw baca ternyata bajakan?? Ga boleh gw kritisi apa??? Kalau anda mau nelen bulet2 leett...yha silahkan, tapi jangan kemudian menganggap orang yang tidak sesuai dengan ritual anda itu SETAN! Paham???
Tentang hidup yang membosankan.
Loe bayangin dah, di seluruh dunia misalnya agamanya AAAAAAAAAAAAAA semua. Ritualnya BBBBBBBBBBBBB semua. Punish and rewardnya CCCCCCCCCCCC semua. Tiap hari dari mulai bayi jebrol ampe mati AAAAAAAAA mulu. Kl gw mah bosan lagi. Sayur asemmmmm muluuu.... Ga tahu kalo loe.
Lain kali kalo posting dipikir dulu lah, tidak semua orang itu pola pikirnya seragam ama kamu. Dan buat saya, keberagaman itu utk di hargai dan bisa sinergis satu sama lainnya, dan tidak utk membuat satu kelompok lebih ekslusif dibanding yang lain. Ga tahu kalo yg udah di cuci otak.![]()
The religious moderate is nothing more than a failed fundamentalist. (Harris, Sam)
The religious moderate is nothing more than a failed fundamentalist. (Harris, Sam)
Dibikin panas lagi ya ni thread...
Saut2annya udah mulai panas lagi..
Mudah2an masih bisa saling ambil pelajaran di balik kata2 yg panas-panas ini
Sebetulnya tidak ada masalah dengan kata-kata panas, itu HANYALAH sekedar cara mengungkapkan pikiran, banyak sebagian dari kita tidak terbiasa dengan perbedaan cara itu. Selalu ada pelajaran di balik kata-kata itu, setidaknya kita bisa tahu apa yang dipikirkan oleh pihak lain, yang di dunia nyata tidak pernah diungkapkan, mungkin karena segan, takut, ataupun alasan lain, itulah manfaat yang bisa diambil dari forum seperti ini. Kita bisa tahu apa kelebihan dan kekurangan kita, menurut pandangan orang lain, yang diungkapkan dengan kejujuran, tanpa tedeng basa-basi.
Toh semua yang diungkapkan, masih dalam batasan aturan yang ditetapkan oleh moderator forum. Di forum ini, kita bisa belajar untuk hidup dengan perbedaan dalam kerangka aturan yang ditetapkan, dimana di dunia nyata fungsi moderator yang menegakkan aturan tidak berfungsi.
-------- sepi sunyi di tengah riuh keramaian
"Beriman sudah pasti berakal, berakal belum pasti beriman".
Keberatan???
Masalahnya "kalian" mengasosiasikan "rasa keimanan" (khususnya "Kami") dengan sifat "simpleton".
Ibarat kalian mempertanyakan sesuatu, tetapi ketika bukti itu disodorkan ke hadapan kalian, kalian dengan sombongnya "memalingkan muka". Nih, contoh betapa tendensiusnya "forumer" mendiskreditkan kami yang sedang beribadah di tempat ibadah Kami :
Ada apakah dengan akal? Sedemikian hebatkah akal sehingga membolehkan kita melupakan "fitrah" kita (versi "kami") untuk tunduk kepada Sang Pencipta?jangan ditinggalkan otak pemberian Tuhan didepan mesjid seperti contoh beberapa forumer disini
Last edited by ciner; 11-02-12 at 09:03 PM.
yup.. orang belajar dengan caranya sendiri2..
saya cuman ngingetin aja.. semoga masih bisa saling ngambil pelajaran
masalahnya membela keyakinan dengan emosi seringkali membutakan akal
semoga pas ngetik kata2 panas itu bukan gara2 emosi![]()
Bookmarks