Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 10 of 16

Thread: Membedah Korupsi ‘Berjamaah’ di Partai Demokrat


  1. #1
    Advisor maspras's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    lombok
    Posts
    14,167
    Rep Power
    23

    Membedah Korupsi ‘Berjamaah’ di Partai Demokrat

    Membedah Korupsi ‘Berjamaah’ di Partai Demokrat

    Kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Bendahara Umum Partai Dempkrat M. Nazarudin telah membuat parpol penyokong utama pemerintahan SBY semakin kelihatan watak aslinya yang tidak steril dengan prilaku buruk yang dipraktikkan sebagian kadernya baik di pusat hingga daerah. Partai Demokrat yang selama ini menjadikan isu pemberantasan korupsi sebagai ‘jualan’ utamanya ternyata kini hanya menjadi ‘bualan’ semata karena praktik di lapangan justru menunjukkan kontradiksi aksi dan fakta yang sesungguhnya.

    Tsunami dugaan korupsi yang kini melanda Partai Demokrat membuktikan bahwa parpol ini tidak konsisten dalam berprilaku dan hanya menjadikan isu pemberantasan korupsi sebagai alat propaganda politik demi membangun pencitraan dihadapan publik. Kini mata publik telah dibuka bahwa komitmen pemberantasan korupsi yang dijadikan slogan suci SBY dan Partai Demokrat tak lebih sebagai cerita fiksi yang penuh sensasi dan manipulasi.

    Kasus yang menimpa M.Nazarudin dan kini melebar mulai menyeret sejumlah eli Partai Demokrat menjadi bukti nyata betapa pembohongan publik adalah fakta dan nyata dilakukan oleh pemerintahan SBY yang selama ini ‘mentasbihkan’ pemberantasan korupsi. Agenda suci pemberantasan korupsi dalam dataran praktiknya ternyata penuh kontradiksi, ironi,manipulasi, diskriminasi dan politisasi sehingga tidak menyentuh aspek yang sesungguhnya terkecuali hanya membuat hiruk pikuk dipermukaan tetapi substansinya selalu kabur dan penuh dengan permainan (rekayasa) dan sering berjalan transaksional.

    Realitas itulah yang kini semakin merontokkan citra dan kepercayaan Presiden SBY dan Partai Demokrat. Dari berbagai hasil temuan lembaga Lembag Survei tingkat popularitas dan kepercayaan publik terhadap SBY dan partai pendukung utamanya menunjukkan tren yang terus menurun (anjlok) secara memprihatinkan. Semua ini terjadi karena ageda korupsi yang selama ini menjadi senjata pamungkas dan pusaka utama pemerintahan SBY dan Partai Demokrat kini mulai makan ‘tuannya’ sendiri.

    Ditengah realitas yang sunguh sangat kontradiktif dan ironis itu, publik kini ternyata mulai menyimpulkan adanya petunjuk terjadinya korupsi ‘berjamaah’ di Partai Demokrat. Petunjuk korupsi berjamah di Partai Demokrat ini tentu didasarkan pada dugaan keterlibatan para elit politiknya serta tidak konsistennya pemimpin tertinggi di negeri ini dalam memberantas korupsi. Indikasi korupsi berjamaah itu setidaknya bisa dilihat dari dugaan para elit Partai Demokrat dalam kasus-kasus korupsi sebagai berikut;

    1.Anas Urbaningrum (Ketua Umum DPP Partai Demokrat) yang telah disebut M. Nazarudin menerima dana sekitar 2 Milyar dari Proyek Pembangunan Wisma Atlet Sea Games.

    2. Andi A. Malarangeng (Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat dan Menpora) yang disebut M.Nazarudin menerima dana sekitar 4 Milyar dari Proyek Wisma Atlet Sea Game.

    3.Jhony Alle Marbun (WakilKetua Umum DPP Partai Demokrat) yang telah lama ramai dikaitkan dengan dugaan korupsi pembangunan Dermaga dan Bandara di Indonesia Timur dan hingga kini kasusnya mengendap di KPK.

    4.Max Spacua (WakilKetua Umum DPP Partai Demokrat) yang diduga terkait dengan kasus korupsi Alat Kesehatan di Departemen Kesehatan tahun 2007.

    5. Angelina Sondakh (Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat) yang diduga berperan aktif sebagai koordinator Anggaran di Komisi X serta diduga menjadi salah satu aktor terjadinya kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet Sea Games.

    6. M.Nazarudin ( Mantan Bendahra Umum DPP Partai Demokrat) yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dan diduga menjadi aktor utama terjadinya kasus dugaan korupsi pembangunan Wisma Atlet Sea Games dan kasus Suap Sesmenpora.

    7. Andi Nurpati (Ketua DPP partai Demokrat) diduga kuat menjadi salah satu aktor Pemalsuan Surat MK yang syarat dengan isu suap atau korupsi.

    Berdasarkan keterkaitan nama-nama itu dalam dugaan kasus-kasus itu maka hampir seluruh elit Partai Demokrat yang menempati posisi-posisi paling strategis adalah tidak steril dengan tuduhan keterlibatan korupsi. Tampaknya untuk sementara hanya Sekjen DPP Partai Demokrat; Edhi Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang sama sekali tidak pernah disebut dan terkait atau dikaitkan dengan isu korupsi yang kini banyak heboh dan dituduhkan para elit separtainya.

    Merujuk dengan berbagai pemberitaan, tudingan dan petunjuk di atas maka dapat disimpulkan bahwa sedang terjadi dugaan korupsi ‘berjamaah’ di Partai Demokrat karena menyasar dan mengaitkan sejumlah elit politiknya yang menempati pos-pos paling strategis. Petunjuk korupsi berjamaah ini tentu akan semakin berat mengangkat kembali citra dan prestasi Partai Demokrat di masa depan jika tidak terjadi loncatan luar biasa dan ledakan besar (Big Bang) dari SBY sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat untuk bertindak tegas menggunakan tangan besi ‘membersihkan’ praktik korupsi di partainya yang telah mencoreng muka dan citra dirinya.

    Hal ini bisa ditempuh ketika SBY berani mengambil resiko untuk mengorban siapapun yang terlibat kasus dugaan korupsi, termasuk jika ada anggota keluarganya yang akhirnya terlibat. Bukankankah SBY pernah berikrar dihadapan ratusan juta rakyatnya bahwa dirinya akan memimpin sendiri pemberantasan korupsi dan dimulai dari Istananya. Ikrar ini hingga kini belum terbukti dan ditepati sehingga dalam sisa 3 tahun pemerintahan, SBY masih memiliki hutang sangat besar dengan rakyatnya.

    Petunjuk dan indikasi terjadinya korupsi berjamaah ini mestinya yang membuat SBY segera bangkit mewujudkan janji-janjinya sehingga di akhir pemerintahannya dapat mewariskan sejarah, prestasi serta legacy sebagai ‘Bapak’ Pemberantas korupsi, bukannya Bapak ‘Pelindung’ Koruptor. Jika SBY bersikap seperti ini niscaya KPK menjadi sangat ringan dan mudah membedah korupsi berjamaah di Partai Demokrat. Upaya membedah dan menuntaskan dugaan korupsi berjemaaah itu sangat memerlukan dukungan penuh SBY sebagai pemimpin tertinggi pemerintahan dan di Partai Demokrat.

    Semua itu kuncinya tentu terletak pada ketegasan sikap dan kemauan SBY sebagai Presiden dan sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat untuk membedah dan membongkar tuntas indikasi korupsi berjamaah di partai yang pernah didirikan, dibangun dan dibanggakannya.Tanpa ketegasan ini nisacaya pemberatanasan korupsi hanya berputar-pura, mengedepankan sensasi dan penuh basa-basi sehingga tidak pernah menyentuh substansi, terkecuali hanya terus menerus menyakiti dan mengecewakan mayoritas rakyat.


    http://politik.kompasiana.com/2011/0...rtai-demokrat/

  2. #2
    Advisor maspras's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    lombok
    Posts
    14,167
    Rep Power
    23

    Re: Membedah Korupsi ‘Berjamaah’ di Partai Demokrat

    sebuah artikel yang saya pikir menarik untuk mengkaji lebih lanjut
    ttg partai yang berkuasa..
    apakah ini yang selama ini didengung2kan?

    masih ingat dengan pesan kampanye yang mengatakan TIDAK pada korupsi?
    olala..
    kok beda yaa..

  3. #3
    Super Moderator rulz's Avatar
    Join Date
    Jan 2008
    Location
    Jakarta, Indonesia, Indonesia
    Posts
    1,599
    Rep Power
    17

    Re: Membedah Korupsi ‘Berjamaah’ di Partai Demokrat

    Quote Originally Posted by maspras View Post
    sebuah artikel yang saya pikir menarik untuk mengkaji lebih lanjut
    ttg partai yang berkuasa..
    apakah ini yang selama ini didengung2kan?

    masih ingat dengan pesan kampanye yang mengatakan TIDAK pada korupsi?
    olala..
    kok beda yaa..
    Hampir semua Parpol banyak yang tidak bisa merealisasikan janjinya saat kampanye...

  4. #4
    Advisor maspras's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    lombok
    Posts
    14,167
    Rep Power
    23

    Re: Membedah Korupsi ‘Berjamaah’ di Partai Demokrat

    Quote Originally Posted by rulz View Post
    Hampir semua Parpol banyak yang tidak bisa merealisasikan janjinya saat kampanye...
    itu benar sekali...
    tetapi khusus yang satu ini, dikasi extra spicy

    masih ingat dengan tema kampanye "katakan tidak pada korupsi" ?
    nah ini nih hasilnya..

  5. #5
    Senior Contributor ntarluq's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    8,514
    Rep Power
    0

    Re: Membedah Korupsi ‘Berjamaah’ di Partai Demokrat

    Quote Originally Posted by maspras View Post
    itu benar sekali...
    tetapi khusus yang satu ini, dikasi extra spicy

    masih ingat dengan tema kampanye "katakan tidak pada korupsi" ?
    nah ini nih hasilnya..
    yang mengatakan tidak pada korupsi pribaadi SBY ..
    sampai sekarang dia konsisten ..

    sehaarusnya diikuti baaawaahan di PD , sayangnya 1% nya tidak teguh dan tergoda utk korupsi ..
    untungnya 99%nya masih konsisten mengikuti SBY yg anti korupsi...
    Last edited by ntarluq; 04-07-11 at 01:51 PM.
    1+1+1=1 (?) TAU SAMA TAU AJA ....

  6. #6
    Advisor maspras's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    lombok
    Posts
    14,167
    Rep Power
    23

    Re: Membedah Korupsi ‘Berjamaah’ di Partai Demokrat

    Quote Originally Posted by ntarluq View Post
    yang mengatakan tidak pada korupsi pribaadi SBY ..
    sampai sekarang dia konsisten ..

    sehaarusnya diikuti baaawaahan di PD , sayangnya 1% nya tidak teguh dan tergoda utk korupsi ..
    untungnya 99%nya masih konsisten mengikuti SBY yg anti korupsi...
    tunggulah dulu....
    biarkan bola ini bergulir..
    nanti akan tiba saatnya sampai ke titik itu.

    gara2 nila setitik
    hancur susu sebelanga

    btw, yakin kah hanya 1%
    *yang baru terungkap mungkin

  7. #7
    Contributor arsya's Avatar
    Join Date
    Aug 2009
    Location
    dUnIa KhAYaLaN
    Posts
    3,947
    Rep Power
    11

    Re: Membedah Korupsi ‘Berjamaah’ di Partai Demokrat

    Quote Originally Posted by ntarluq View Post
    yang mengatakan tidak pada korupsi pribaadi SBY ..
    sampai sekarang dia konsisten ..

    sehaarusnya diikuti baaawaahan di PD , sayangnya 1% nya tidak teguh dan tergoda utk korupsi ..
    untungnya 99%nya masih konsisten mengikuti SBY yg anti korupsi...
    emang ada statistiknya siapa2 aja yg ga korup dan anti korup?? kl anda berbicara angka seharusnya kan bisa dibuktikan
    don't judge a person coz you don't walk on that man shoes

  8. #8
    Newbie
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    47
    Rep Power
    0

    Re: Membedah Korupsi ‘Berjamaah’ di Partai Demokrat

    Quote Originally Posted by maspras View Post
    itu benar sekali...
    tetapi khusus yang satu ini, dikasi extra spicy

    masih ingat dengan tema kampanye "katakan tidak pada korupsi" ?
    nah ini nih hasilnya..
    "Kau masih seperti yg dulu"..ga ikut dirombak nih..hehehe
    Tapi kadang maspras entertaining juga lho..

  9. #9
    Newbie
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    47
    Rep Power
    0

    Re: Membedah Korupsi ‘Berjamaah’ di Partai Demokrat

    Quote Originally Posted by ntarluq View Post
    yang mengatakan tidak pada korupsi pribaadi SBY ..
    sampai sekarang dia konsisten ..
    Nampaknya beliau berjalan sendiri .-> berat, sementara persoalan lain juga ga kalah banyak dan rumit.

  10. #10
    Advisor maspras's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    lombok
    Posts
    14,167
    Rep Power
    23

    Re: Membedah Korupsi ‘Berjamaah’ di Partai Demokrat

    Quote Originally Posted by cerebro View Post
    "Kau masih seperti yg dulu"..ga ikut dirombak nih..hehehe
    Tapi kadang maspras entertaining juga lho..
    wah mirip lagu.. lirik selanjutnya apa yaa?
    #mencari lirik selanjutnya...

    perombakan bisa terjadi kapan saja
    tetapi pemikiran gak boleh mencla mencle..

Page 1 of 2 12 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0