Rabu, 20 Juli 2011 13:45 WIB
KETUA DPP Partai Demokrat Gede Pasek Suardika, pengamat politik Sebastian Salang, dan pakar hukum pidana Universitas Indonesia Ganjar Laksmana dalam dialog Metro Siang, Rabu (20/7). Metro TV bersama narasumber membahas seberapa penting informasi yang dinyanyikan Nazaruddin terkait dugaan politik uang pemenangan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.
Suardika menganggap nyanyian itu bagaikan maling teriak maling. Sebab, alur alibi yang disampaikan mantan bendahara umum Partai Demokrat itu bertabrakan dengan fakta hukum dan dokumentasi.
Begitu pula dengan Ganjar. Menurutnya, nyanyian Nazar tidak jelas. Posisi Nazar kepepet dan mendapat liputan khusus dari media. Penegak hukum harusnya leluasa menelusuri info-info itu karena Nazar telah menjadi tersangka dugaan kasus suap. Ganjar pun menyatakan info-info itu sebenarnya dapat ditelusuri dengan pendekatan logika.
Bookmarks