Results 1 to 3 of 3

Thread: Fanatisme Picu Konflik di Bali


  1. #1
    Junior Member
    Join Date
    Aug 2011
    Posts
    217
    Rep Power
    0

    Post Fanatisme Picu Konflik di Bali

    Fanatisme salah satu partai politik juga menjadi penyebab munculnya konflik adat di Bali.


    Suasana salah satu sudut kota di Pualu Bali (Sumber: beritabali.com)

    Gianyar, PelitaOnline -- FANATISME berlebihan ditengarai menjadi salah satu pemicu konflik yang terjadi di Pulau Bali, Sabtu (17/9).

    Hal ini terungkap dalam kunjungan kerja Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ke Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis (22/9).

    Kunjungan yang dipimpin salah satu anggota DPD I Wayan Sudirta itu diisi dengan dialog antara masyarakat, pejabat, serta pengurus organisasi di ruang sidang Bupati Gianyar Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati.

    "Bhisama leluhur yang memunculkan fanatisme soroh menjadi pemicu konflik adat di Bali," kata Dewa Anom Astawa, salah seorang anggota DPRD Kabupaten Gianyar seperti dilansir Antara, Kamis (22/9).

    Selain Bhisama leluhur, perebutan tapal batas, perebutan laba pura atau tanah milik pura dan perebutan status Pura Dalem, setra, dan prajapati juga menjadi ajang pemicu konflik adat di Bali.

    Bukan hanya itu, secara terang-terangan Bupati Gianyar, Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan bahwa fanatisme salah satu partai politik juga menjadi penyebab munculnya konflik adat di Bali.

    "Jika konflik itu muncul, kami akan melakukan langkah-langkah penanganan masalah. Paling pertama dilakukan adalah mengidentifikasi masalahnya, kemudian mencari akar permasalahan, lalu dipisahkan mana masalah adat dan masalah hukum. Setelah masalah itu kita identifikasi baru melakukan tindakan yang tepat," katanya.

    Warga Desa Kemoning dan Desa Budaga, Kecamatan Semarapura, Kabupaten Klungkung, Bali, terlibat bentrok yang menewaskan satu orang dan puluhan lainnya luka-luka pada Sabtu (17/9).



    (Kamal)

    read more : http://www.pelitaonline.com/read-nus...nflik-di-bali/

  2. #2
    Senior Contributor ntarluq's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    8,512
    Rep Power
    0

    Re: Fanatisme Picu Konflik di Bali

    Quote Originally Posted by PelitaOL View Post
    Fanatisme salah satu partai politik juga menjadi penyebab munculnya konflik adat di Bali.


    Suasana salah satu sudut kota di Pualu Bali (Sumber: beritabali.com)

    Gianyar, PelitaOnline -- FANATISME berlebihan ditengarai menjadi salah satu pemicu konflik yang terjadi di Pulau Bali, Sabtu (17/9).

    Hal ini terungkap dalam kunjungan kerja Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ke Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis (22/9).

    Kunjungan yang dipimpin salah satu anggota DPD I Wayan Sudirta itu diisi dengan dialog antara masyarakat, pejabat, serta pengurus organisasi di ruang sidang Bupati Gianyar Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati.

    "Bhisama leluhur yang memunculkan fanatisme soroh menjadi pemicu konflik adat di Bali," kata Dewa Anom Astawa, salah seorang anggota DPRD Kabupaten Gianyar seperti dilansir Antara, Kamis (22/9).

    Selain Bhisama leluhur, perebutan tapal batas, perebutan laba pura atau tanah milik pura dan perebutan status Pura Dalem, setra, dan prajapati juga menjadi ajang pemicu konflik adat di Bali.

    Bukan hanya itu, secara terang-terangan Bupati Gianyar, Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan bahwa fanatisme salah satu partai politik juga menjadi penyebab munculnya konflik adat di Bali.

    "Jika konflik itu muncul, kami akan melakukan langkah-langkah penanganan masalah. Paling pertama dilakukan adalah mengidentifikasi masalahnya, kemudian mencari akar permasalahan, lalu dipisahkan mana masalah adat dan masalah hukum. Setelah masalah itu kita identifikasi baru melakukan tindakan yang tepat," katanya.

    Warga Desa Kemoning dan Desa Budaga, Kecamatan Semarapura, Kabupaten Klungkung, Bali, terlibat bentrok yang menewaskan satu orang dan puluhan lainnya luka-luka pada Sabtu (17/9).
    (Kamal)

    read more : http://www.pelitaonline.com/read-nus...nflik-di-bali/
    semoga semua sadaaar ...

    jangan larut pada emosi yg menyengsarakan keluarga , istri anak dan handai taulan ...
    jangan seperti ambon jilid 1 yll ....

    ayuk guyup rukun dalam menyongsong Bali yg sejahtera ...
    dan turisme tidak terpuruk untuk kali ke 3 , setelah beberapa bom yg terjadi ...
    hotel2 bisa melompong seperti dulu ....jika tak menyadari ....
    1+1+1=1 (?) TAU SAMA TAU AJA ....

  3. #3
    Senior Contributor KAMIRIN's Avatar
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Sukabumi Bencilangit
    Posts
    7,420
    Rep Power
    23

    Re: Fanatisme Picu Konflik di Bali

    Quote Originally Posted by PelitaOL View Post
    Fanatisme salah satu partai politik juga menjadi penyebab munculnya konflik adat di Bali.


    Suasana salah satu sudut kota di Pualu Bali (Sumber: beritabali.com)

    Gianyar, PelitaOnline -- FANATISME berlebihan ditengarai menjadi salah satu pemicu konflik yang terjadi di Pulau Bali, Sabtu (17/9).

    Hal ini terungkap dalam kunjungan kerja Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ke Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis (22/9).

    Kunjungan yang dipimpin salah satu anggota DPD I Wayan Sudirta itu diisi dengan dialog antara masyarakat, pejabat, serta pengurus organisasi di ruang sidang Bupati Gianyar Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati.

    "Bhisama leluhur yang memunculkan fanatisme soroh menjadi pemicu konflik adat di Bali," kata Dewa Anom Astawa, salah seorang anggota DPRD Kabupaten Gianyar seperti dilansir Antara, Kamis (22/9).

    Selain Bhisama leluhur, perebutan tapal batas, perebutan laba pura atau tanah milik pura dan perebutan status Pura Dalem, setra, dan prajapati juga menjadi ajang pemicu konflik adat di Bali.

    Bukan hanya itu, secara terang-terangan Bupati Gianyar, Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan bahwa fanatisme salah satu partai politik juga menjadi penyebab munculnya konflik adat di Bali.

    "Jika konflik itu muncul, kami akan melakukan langkah-langkah penanganan masalah. Paling pertama dilakukan adalah mengidentifikasi masalahnya, kemudian mencari akar permasalahan, lalu dipisahkan mana masalah adat dan masalah hukum. Setelah masalah itu kita identifikasi baru melakukan tindakan yang tepat," katanya.

    Warga Desa Kemoning dan Desa Budaga, Kecamatan Semarapura, Kabupaten Klungkung, Bali, terlibat bentrok yang menewaskan satu orang dan puluhan lainnya luka-luka pada Sabtu (17/9).



    (Kamal)

    read more : http://www.pelitaonline.com/read-nus...nflik-di-bali/
    Saya tertarik sama yang saya bold diatas.
    Faktornya eksternal. Masyarakat Bali itu kehidupan beragama dan toleransinya sangat bagus. Mungkin paling bagus di Indonesia. Kalau dikotori hal2 keributan internal saya pikir sangat jarang kasusnya.

    Bahkan kemarin hari Raya Nyepi bertepatan dengan hari Jumat dimana para umat Muslim Bali melaksanakan sholat jumat. Tak ada keributan atau demo, bahkan para umat muslim tadi dikawal sampai ke mesjid oleh pra pecalang. Tapi khotbahnya tanpa speaker tentu saja.
    -Tempat ini disewakan untuk iklan-

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0