KB? orang jawa berkata : "mau enak kok ditahan"![]()
KB? orang jawa berkata : "mau enak kok ditahan"![]()
Teh Emi, itulah yang lagi dihadapi bangsa kita, Pasca Reformasi Pemerintah, Elite Politik sudah tidak ada yang peduli untuk mensejahterakan rakyatnya, termasuk ngurus Program KB, mereka yang dicari Duit mumpung lagi menjabat atau karir Politiknya lagi tuine, perkampungan padat penduduk sudah tidak ada yang menyentuh untuk mensosialisasikan Program KB, tapi menjelang Pilkada dan Pemilu mereka duluan yang didatangi, tapi tidak usah kuatir Teh, diskusi ini di baca oleh semua yang membuka Kompas Com, mudah2an nanti ada yang peduli apakah Pemimpin Baru maupun Elite Poltik yang masih peduli terhadap kesejahteraan rakyat Indonesia yang tercinta ini.
ya benar, maka dari itu, seharusnya pemerintah harus mendorong terlaksananya program kb, terutama di kalangan bawah yng biasanya kurang menyadari penting nya kb
kalau jumlah rakyat terlalu banyak, sementara negara belum memiliki kemampuan yng cukup untk mengurus rakyat, maka yng ada jumlah rakyat besar bukanlah kekuatan negara, melainkan menjadi bumerang, menjadikan beban negara sangat berat
sudah 63 tahun Merdeka, setiap hari di media cetak atau elektronik, memberitakan Balita kurang gizi, ada yang dirawat di RS, Puskesmas dan di rumah2 dengan badan kurus tinggal tulang mata melotot, itulah gambaran anak kita sekarang ini tentunya sangat mengenaskan, sudah saatnya Pemerintah untuk menghidupkan kembali BKKBN untuk menangani melonjaknya pertumbuhan penduduk yang berdampak tentunya akan menambah angka kemiskinan di negara kita, dulu BKKBN di DT.II, I maupun Pusat sangat effektip untuk mencegah gizi buruk pada anak2 karena ada Posyandu, di daerah setelah BKKBN bubar tidak ada lagi yang menangani Program KB, hayo Pemerintah kita galakan kembali KB, agar tidak terjadi Baby Booming.
Ayu Rama
buat kami sepasang (suami istri) ga usah dianjurkan sama pemerintah, rasanya kami sepakat hanya 1 anak (dulu). Kesejahteraan kami pentingkan, biaya pendidikan sekolah sekarang amat mahal. kami mau anak kami jadi orang sejahtera juga.
impian kami kalo keluarga kecil, kami bisa liburan setiap tahun bersama-sama. Mungkin kalau tambah satu lagi ami kawatir ga bisa liburan tiap tahun lagi. (yah memang kami sadari juga sih, bahwa pandangan dan punya anak 1 ini egois juga ya karena demi kesenangan kami juga)
Program KB itu sudah mutlak bagi WN Indonesia.malahan harus ditambah dengan Undang-undang peraturan melarang menikah sebelum umur minimum
21 th.keatas,karena popularasi penduduk yang tak terkendali itu adalah mala petaka bagi negara
Bayangin sekarang baru ABG udah bicara Cinta dan ujung2nya mereka melakukan sex
yang belum waktunya,achirnya lahirlah anak2 jalanan, karena tidak berpendidikan,dan terciptalah manusia2 maling,koruptor,atau perampok,yang cewek menjadi *****, SDM nya tidak ada,negara pun menjadi hancur.
Bookmarks