Page 4 of 10 FirstFirst 12345678910 LastLast
Results 31 to 40 of 91
Like Tree5Likes

Thread: Ternyata Kemenangan Komodo Hasil Suap!!

  1. #31
    Newbie
    Join Date
    Nov 2011
    Posts
    13
    Rep Power
    0

    Re: Ternyata Kemenangan Komodo Hasil Suap!!

    Setuju sama teman-teman yangkontra N7W,

    kita harus lebih kritis jangan mengatasnamakan nasionalisme tapi tidakberdasarkan prinsip berpikir yang benar. Mau share perspektif lain tentang isuini,

    Anw, aku paham yang voting sebenarnya motivasinya baik, untuk Indonesia. Kalaubaik dan membawa manfaat jangka panjang, OKE tapi kalau habisin uang rakyat(melalui voting) untuk sekedar nama dan akhirnya merusak, bukannya justrurugi??? Kenapa? berikut analisaku:

    1. N7W itu perusahan marketing, mereka tidak memikirkan konservasi. makanyaharus bayar royalti dst. Negara Mesir dan Maldives sudah back out karena merekatahu sistem voting yang menyesatkan dan merendahkan kualitas dari situs-situsberharga mereka.

    2. Indonesia sudah meratifikasi Konvensi Warisan Dunia tahun 1972, diikuti 188negara dan prinsipnya adalah menjaga kelestarian warisan dunia. Pulau Komodosudah terdaftar tahun 2004 sebagai Warisan Alam Dunia. Seleksinya ketat dan 2tahun sebelum seleksi, sebuah negara harus membuktikan usaha promosi danpelestarian, baru kepilih. Plus jika terjadi sesuatu dengan situs tersebut, adadana bantuan dalam bentuk tenaga ahli atau restorasi untuk situs tersebut.

    3. Realita di pulau komodo.Baca surat pembaca Jakarta Post berikut, seorang turis asing yang sudahberkunjung 5 kali dan menemukan bahwa BAYI KOMODO DIPERJUALBELIKAN ke turislokal dan asing

    4. Komodo itu specieslangka yang butuh ketenangan dan ruang untuk reproduksi mereka. Nah,bayangkan jutaan orang datang kesana, apa yang terjadi? Pemda akan membangunlebih banyak hotel, pembebasan lahan, komodo tersingkirkan dan akan lebih cepatpunah, akhirnya penduduk NTT kena imbasnya.

    5. Isu N7W bukan hanya untuk Indonesia tapi untuk Pemilu 2014, karena ternyata Golkar kalah tahun 2009 dengan demokrat padahal tahun 2004, Golkar menang

    Kesimpulannya:
    Ya toh sah-sah aja kalau kebijakan atau strategi partai dijalankan tapi ya jangan membodohi rakyat dengan iming-iming harkat yang ternyata ilusi, prosesnya tidak transparan, dan hanya menjawab kepentingan kemenangan sesaat untuk pemilu.

    Pertanyaan lain yang harus dijawab:
    1. Dana voting dipakai untuk apa saja? Meskipun swasta, ya tetap transparan dunk? Apalagi sudah atasnamakan Indonesia? Kecuali pribadi.
    2. Kapan dan bagaimana implementasi eko-turisme untuk seluruh situs warisan dunia?
    3. Bagaimana agar komunitas lokal dan rakyat Indonesia lebih menghargai warisan dalam tindakan?
    maspras likes this.

  2. #32
    Newbie
    Join Date
    Nov 2011
    Posts
    13
    Rep Power
    0

    Re: Ternyata Kemenangan Komodo Hasil Suap!!

    Ralat: Isu N7W bukan hanya untuk Indonesia tapi untuk Pemilu 2014, karena ternyata Golkar kalah tahun 2009 dengan demokrat padahal tahun 2004, Golkar menang (di NTT)

  3. #33
    Contributor winona571's Avatar
    Join Date
    May 2008
    Location
    Batam
    Posts
    3,162
    Rep Power
    10

    Re: Ternyata Kemenangan Komodo Hasil Suap!!

    Quote Originally Posted by maspras View Post
    sama lah... promosi melalui sensasi
    bukan melalui prestasi.

    mungkin bagi anda, pornografi lebih buruk ketimbang kecurangan.
    kalau begitu adanya, ya sudah silahkan saja..
    sah2 aja kok...

    di thread ini yang jadi titik perkara bukan logis atau tidak logis.
    bukan melalui voting atau tidak voting.
    coba dech baca lagi post pertama....
    kalau mau baca....

    semantik dengan cara berpikirmu, seharusnya Indonesia dengan jumlah penduduk yang banyak
    dalam setiap kali ada acara pemilihan miss universe atau miss world, wakil Indonesia menang donk..
    Hm.... saya baru tau kalau penyebar video porno niatannya adalah untuk mempromosikan Indonesia.....

    Dan setahu saya, untuk acara "Miss - miss" an yang menentukan juri. Bukan voting! Kalau voting, yang harusnya menang tiap tahun adalah RRC. Memang betul, voting juga dilakukan. Tapi voting tersebut cuma bisa mengirim "pemenang voting" satu saja sebagai semifinalis. Tapi selebihnya penentu kemenangan adalah juri dan penyelenggara.

  4. #34
    Contributor winona571's Avatar
    Join Date
    May 2008
    Location
    Batam
    Posts
    3,162
    Rep Power
    10

    Re: Ternyata Kemenangan Komodo Hasil Suap!!

    Quote Originally Posted by maspras View Post
    waduh gak dibaca dengan baik nih...
    diulang yaa

    "kalau ingin menang maka harus jadi tuan rumah pesta penganugerahan dengan membayar royalti USD ******* "

    sudah cukup jelas kan..
    bukan masalah promosi dengan menggunakan label NSW loh...
    tapi bayar royalti untuk acara penganugerahan dan untuk menang.
    itu namanya nyogok bukan yaaaa?

    bahasa sederhananya:
    kontestan akan menang kalau:
    1. mau jadi tuan rumah
    2. mau bayar biaya penyelenggaraan pesta
    3. setor duit ke panitia
    Oh OK.... sekarang gini ya.... pemenangnya ada 7 kan? Jadi yang wajib bla bla bla tadi ada 7 negara, kan? Dan ini wajar juga, kalau untuk pesta pengumuman, para pemenang juga memberikan kontribusi.
    Pesta tsb juga termasuk promosi kan? Kok enak betul, kalau udah menang, sama sekali ga mau iuran. Yang penting, dana nya bukan dana APBN.....

    Atau khusus cuma Indonesia aja yang diharuskan bayar? Nggak kan?
    Jadi tuan rumah acara pengumuman pemenang, mungkin memang keluar uang. Tapi yang harus diusahakan disini adalah semua hal tersebut akan ada manfaatnya bagi Indonesia. Indonesia harus "balik modal". Itu yang jadi "tanggung jawab moral" pihak yang mempromosikan.

    Kalau saya lihatnya gini....... voting mmg dilakukan. Tapi dari awal para peserta dikasih tau, kalau menang, "konsekwensi"nya sbb : jadi tuan rumah, bayar kontribusi,. dll.

  5. #35
    Contributor winona571's Avatar
    Join Date
    May 2008
    Location
    Batam
    Posts
    3,162
    Rep Power
    10

    Re: Ternyata Kemenangan Komodo Hasil Suap!!

    Quote Originally Posted by ananya View Post
    Setuju sama teman-teman yangkontra N7W,

    kita harus lebih kritis jangan mengatasnamakan nasionalisme tapi tidakberdasarkan prinsip berpikir yang benar. Mau share perspektif lain tentang isuini,

    Anw, aku paham yang voting sebenarnya motivasinya baik, untuk Indonesia. Kalaubaik dan membawa manfaat jangka panjang, OKE tapi kalau habisin uang rakyat(melalui voting) untuk sekedar nama dan akhirnya merusak, bukannya justrurugi??? Kenapa? berikut analisaku:

    1. N7W itu perusahan marketing, mereka tidak memikirkan konservasi. makanyaharus bayar royalti dst. Negara Mesir dan Maldives sudah back out karena merekatahu sistem voting yang menyesatkan dan merendahkan kualitas dari situs-situsberharga mereka.

    2. Indonesia sudah meratifikasi Konvensi Warisan Dunia tahun 1972, diikuti 188negara dan prinsipnya adalah menjaga kelestarian warisan dunia. Pulau Komodosudah terdaftar tahun 2004 sebagai Warisan Alam Dunia. Seleksinya ketat dan 2tahun sebelum seleksi, sebuah negara harus membuktikan usaha promosi danpelestarian, baru kepilih. Plus jika terjadi sesuatu dengan situs tersebut, adadana bantuan dalam bentuk tenaga ahli atau restorasi untuk situs tersebut.

    3. Realita di pulau komodo.Baca surat pembaca Jakarta Post berikut, seorang turis asing yang sudahberkunjung 5 kali dan menemukan bahwa BAYI KOMODO DIPERJUALBELIKAN ke turislokal dan asing

    4. Komodo itu specieslangka yang butuh ketenangan dan ruang untuk reproduksi mereka. Nah,bayangkan jutaan orang datang kesana, apa yang terjadi? Pemda akan membangunlebih banyak hotel, pembebasan lahan, komodo tersingkirkan dan akan lebih cepatpunah, akhirnya penduduk NTT kena imbasnya.

    5. Isu N7W bukan hanya untuk Indonesia tapi untuk Pemilu 2014, karena ternyata Golkar kalah tahun 2009 dengan demokrat padahal tahun 2004, Golkar menang

    Kesimpulannya:
    Ya toh sah-sah aja kalau kebijakan atau strategi partai dijalankan tapi ya jangan membodohi rakyat dengan iming-iming harkat yang ternyata ilusi, prosesnya tidak transparan, dan hanya menjawab kepentingan kemenangan sesaat untuk pemilu.

    Pertanyaan lain yang harus dijawab:
    1. Dana voting dipakai untuk apa saja? Meskipun swasta, ya tetap transparan dunk? Apalagi sudah atasnamakan Indonesia? Kecuali pribadi.
    2. Kapan dan bagaimana implementasi eko-turisme untuk seluruh situs warisan dunia?
    3. Bagaimana agar komunitas lokal dan rakyat Indonesia lebih menghargai warisan dalam tindakan?
    Meski di promosikan untuk kepentingan pariwisata, tapi untuk konservasi ada antisipasi sbb :
    http://nasional.kompas.com/read/2011...sata.Eksklusif

    Ini semua tinggal berpulang pada tindak lanjut dari pihak yang memperjuangkan komodo untuk menang. Kalau nanti betul - betul membuat Komodo jadi terancam punah. Bolehlah dituntut pihak - pihak yang mengusahakan agar Komodo menang dalam kontes ini. Soal jual beli komodo kecil, saya rasa yang error adalah pengelolanya. Bukan pihak yang mengusahakan agar komodo menang dalam kontes ini.

    Hal yang kedua...... kok larinya jadi ke politik sih? apa karena faktor JK?

  6. #36
    Contributor agatha's Avatar
    Join Date
    Jan 2008
    Posts
    4,710
    Rep Power
    19

    Re: Ternyata Kemenangan Komodo Hasil Suap!!

    Quote Originally Posted by winona571 View Post
    Meski di promosikan untuk kepentingan pariwisata, tapi untuk konservasi ada antisipasi sbb :
    http://nasional.kompas.com/read/2011...sata.Eksklusif

    Ini semua tinggal berpulang pada tindak lanjut dari pihak yang memperjuangkan komodo untuk menang. Kalau nanti betul - betul membuat Komodo jadi terancam punah. Bolehlah dituntut pihak - pihak yang mengusahakan agar Komodo menang dalam kontes ini. Soal jual beli komodo kecil, saya rasa yang error adalah pengelolanya. Bukan pihak yang mengusahakan agar komodo menang dalam kontes ini.

    Hal yang kedua...... kok larinya jadi ke politik sih? apa karena faktor JK?
    Apapun hasilnya... dan bagaimanapun caranya... mungkin lebih baik ikutan senang dan turut serta menjaga kelestarian komodo
    Yang komen negatif.. mungkin ngak senang hati, karena ngk ikutan diundang potong tumpeng... acara makan-makan .. perayaan kemenangan
    Coba..kalau mereka diundang serta... di ajak pasti diam dan malah ikutan gembar-gembor

  7. #37
    Contributor winona571's Avatar
    Join Date
    May 2008
    Location
    Batam
    Posts
    3,162
    Rep Power
    10

    Re: Ternyata Kemenangan Komodo Hasil Suap!!

    Quote Originally Posted by agatha View Post
    Apapun hasilnya... dan bagaimanapun caranya... mungkin lebih baik ikutan senang dan turut serta menjaga kelestarian komodo
    Yang komen negatif.. mungkin ngak senang hati, karena ngk ikutan diundang potong tumpeng... acara makan-makan .. perayaan kemenangan
    Coba..kalau mereka diundang serta... di ajak pasti diam dan malah ikutan gembar-gembor
    Nah ya itu maksudku Agatha......
    Kali ini adalah promosi "positif" mengenai Indonesia. Kenapa malah pada ribut? Setelah parade hal konyol, seperti negara yang terkenal korupsinya, diplomat nunggak biaya parkir, negara yang gagal melindungi warganya (TKW), dll, mengapa promosi mengenai keunikan Indonesia malah dicibir?

    Sekarang ambil contoh, Korea Selatan...... yang mengajukan Jeju dalam kontes ini. Mestinya.... kalau buat menang harus bayar bla bla bla. Maka Korsel juga pasti bayar kan? Kok rakyatnya kompak? Kok ga ada yang ribut dengan proses menyuap panitianya? Padahal harus diakui, yang berbudaya suka menyuap itu kan rakyat Indonesia, dibandingkan Korsel. Jadinya yang komplen - komplen itu terkesan "Sok bersih" "Sok suci"....

    Nih ada link mengenai pemimpin2 dunia yang ikut tertipu dan bersekongkol untuk menyuap.....

    http://nasional.vivanews.com/news/re...di-new7wonders

  8. #38
    Newbie
    Join Date
    Nov 2011
    Posts
    13
    Rep Power
    0

    Re: Ternyata Kemenangan Komodo Hasil Suap!!

    winona 571,

    Maaf ya sebelumnya, tapi memang kamu yang naif dalam hal ini yang berpikir isu ini murni demi pariwisata dan keunikan dsb.
    Aku paham kamu cape dengan hal2 negatif yang ada di media massa plus kamu benar-benar mau lihat perubahan dengan cara apapun, tapi ya toh kamu bisa membuka mata lebih lebar lagi tentang isu ini.

    1. negara lain bukannya tertipu, tapi beberapa dari mereka tahu bagaimana cara mengelola dengan benar. Well yah, kalau memang benar, ya bagus tapi kalau cuma untuk jangka pendek, ya rugi toh? Contohnya Angkor wat, dari dana tiket, komunitas sekitar sudah merasakan manfaatnya. Coba kita lihat Borobudur, sudah begitu lum? dan kamu tidak bisa melepaskan isu jual beli bayi komodo dengan keputusan untuk ikutan N7W karena kalau tidak dimanaje dengan benar, yang ada habitat komodo tersingkir. Thank you sudah bagi link untuk usaha konservasinya, tapi panitia N7W kan tidak bertanggung jawab, pemdanya, jadi uda menang terus dibuang tanggung jawabnya ke Pemda. Gimana caranya batasin pengunjung untuk datang? mana rencana untuk eko turisme ke masyarakat lokalnya?

    2. Yang kritik bukannya sok suci, tapi memang sudah hak rakyat menanyakan transparansi dan kritis terhadap kebijakan yang diambil pihak manapun (tanda masyarakat sudah maju), kecuali kamu tetap mau keadaan negara kita "Berbudaya" korup dan "nrimo"

    3. Kenapa disambung politik, karena coba kamu jawab sendiri: kenapa harus Pulau Komodo, bukannya danau toba misalnya yang sudah diakui di tingkat dunia karena terbukti sebagai sumber kawah megavolcano yang mengakihir jaman es dahulu kala.

    kalau mau baca analisa Litbang Kompas tahun 2009 dan liputan media lokalnya tentang agenda Golkar, silakan buka link ini:

    Politik Survey
    http://www.facebook.com/topic.php?ui...427&topic=8941

    PS: Agatha, saya tumpenangan sendiri waktu saya kampanye untuk Borobudur tahun 2008 ^_^, sama ratusan sukarelawan lain untuk operasi semut dan kampanye konservasi Borobudur dan sampai sekarang masih terlibat dan mengikuti isu konservasi. Buka www.indowyn.org

    So jadi tantangannya bagi yang setuju, MANA KONTRIBUSI KALIAN ke warisan budaya selain Rp. 1 rupiah??? Apakah kalian akan bertindak? atau hanya berani di forum ini saja?

  9. #39
    Contributor winona571's Avatar
    Join Date
    May 2008
    Location
    Batam
    Posts
    3,162
    Rep Power
    10

    Re: Ternyata Kemenangan Komodo Hasil Suap!!

    Quote Originally Posted by ananya View Post
    winona 571,

    Maaf ya sebelumnya, tapi memang kamu yang naif dalam hal ini yang berpikir isu ini murni demi pariwisata dan keunikan dsb.
    Aku paham kamu cape dengan hal2 negatif yang ada di media massa plus kamu benar-benar mau lihat perubahan dengan cara apapun, tapi ya toh kamu bisa membuka mata lebih lebar lagi tentang isu ini.

    1. negara lain bukannya tertipu, tapi beberapa dari mereka tahu bagaimana cara mengelola dengan benar. Well yah, kalau memang benar, ya bagus tapi kalau cuma untuk jangka pendek, ya rugi toh? Contohnya Angkor wat, dari dana tiket, komunitas sekitar sudah merasakan manfaatnya. Coba kita lihat Borobudur, sudah begitu lum? dan kamu tidak bisa melepaskan isu jual beli bayi komodo dengan keputusan untuk ikutan N7W karena kalau tidak dimanaje dengan benar, yang ada habitat komodo tersingkir. Thank you sudah bagi link untuk usaha konservasinya, tapi panitia N7W kan tidak bertanggung jawab, pemdanya, jadi uda menang terus dibuang tanggung jawabnya ke Pemda. Gimana caranya batasin pengunjung untuk datang? mana rencana untuk eko turisme ke masyarakat lokalnya?

    2. Yang kritik bukannya sok suci, tapi memang sudah hak rakyat menanyakan transparansi dan kritis terhadap kebijakan yang diambil pihak manapun (tanda masyarakat sudah maju), kecuali kamu tetap mau keadaan negara kita "Berbudaya" korup dan "nrimo"

    3. Kenapa disambung politik, karena coba kamu jawab sendiri: kenapa harus Pulau Komodo, bukannya danau toba misalnya yang sudah diakui di tingkat dunia karena terbukti sebagai sumber kawah megavolcano yang mengakihir jaman es dahulu kala.

    kalau mau baca analisa Litbang Kompas tahun 2009 dan liputan media lokalnya tentang agenda Golkar, silakan buka link ini:

    Politik Survey
    http://www.facebook.com/topic.php?ui...427&topic=8941

    PS: Agatha, saya tumpenangan sendiri waktu saya kampanye untuk Borobudur tahun 2008 ^_^, sama ratusan sukarelawan lain untuk operasi semut dan kampanye konservasi Borobudur dan sampai sekarang masih terlibat dan mengikuti isu konservasi. Buka www.indowyn.org

    So jadi tantangannya bagi yang setuju, MANA KONTRIBUSI KALIAN ke warisan budaya selain Rp. 1 rupiah??? Apakah kalian akan bertindak? atau hanya berani di forum ini saja?
    Yang point 1 :
    Negara lain bisa me manage potensinya dengan baik. Negara Indonesia terbukti BELUM BISA! Ya, itu betul.... di postingan saya terdahulu, saya juga menyinggung mengenai Borobudur. Justru itu, yang saya pertanyakan.... Apa kerja Kemenbudpar selama ini? Promosi kurang berhasil, jaga warisan budaya juga tidak..... Jadi ngapain aja selama ini?
    Justru itu juga yang saya sebutkan di beberapa postingan saya. Tindak lanjut dari tim pemenangan Komodo Indonesialah yang dituntut. Kalau habis ini, Komodo jadi terancam punah, sekali lagi saya bilang "Tim yang ngotot memenangkan Komodo" layak dituntut!
    Sama saja, kalau anda ga ingin bangsa kita terbiasa bergaya hidup korupsi dan nrimo, saya juga! Saya juga kesal melihat bangsa Indonesia tidak bisa memaksimalkan potensinya. Cuma menerima saja melihat pemerintah yang malas - malasan! Tidak kreatif untuk melestarikan sekaligus menikmati warisan budaya. Ketika warisan budaya maupun alam dikenal dunia, dana yang di dapat bisa untuk warga sekitar sekaligus untuk merawat peninggalan budaya dan alam tsb.
    Pemerintah, baik daerah maupun pusat kalau saat ini belum mampu memanage potensinya dengan baik. Bukan berarti di diamkan saja! Kalau di diamkan, yaa.... sampai kapanpun akan gini - gini terus. Pemerintah baik pusat maupun daerah harus dipaksa untuk bertanggung jawab untuk mengelola potensi - potensi yang dimiliki.

    Kecuali kalau memang sudah menyerah dan puas dengan kondisi yang ada sekarang...... Sudah nrimo kalau kualitas manusia Indonesia itu memang kalah ama Malaysia..... ga mampu mengelola diri sendiri....

    Yang point 2 :
    Kritis itu baik. Tapi coba lihat negara lain.... seperti Korsel. Korsel lebih maju dari Indonesia kan? apakah rakyatnya juga nrimo saja melihat negaranya melakukan kecurangan. Ini bukan masalah transparansi. Tapi lebih ke motif saling iri. Bukan apa.... pengalaman pribadi : antar instansi pemerintah saja bisa saling menghambat program, sekalipun program tsb untuk kepentingan rakyat. Yang dipentingin apa sih? Biar Kepala Dinasnya terkenal punya peninggalan monumental.... kalau ada dinas lain yang berpotensi mengalahkan prestasi mereka, maka dicari cara agar program dinas lain tsb terhambat.

    Point 3 :
    Bagi saya, baik komodo maupun Toba sama - sama ajaibnya. Kenapa Komodo, ya mungkin satu - satu, biar fokus mempromosikannya. Justru itu memberi bukti bahwa Indonesia itu sangat kaya! Apakah rakyat kita akan dibiarkan saja untuk selalu sukses menyianyiakan potensinya? Sehingga kalah ama negara kecil seperti Malaysia?

    mengenai sumbangsih, itu juga hanya bisa dilakukan sesuai dengan talenta kita. Dan saya juga menyumbang kok. Melalui tulisan saya. Ada beberapa, ini salah satunya :

    http://www.associatedcontent.com/art...va.html?cat=16

    Jadi saya ga hanya nyumbang 1 rupiah saja untuk mempromosikan Indonesia. Nanti dengan berlalunya waktu, pasti ada cara lain bagi saya untuk makin banyak mempromosikan negara ini.....
    Last edited by winona571; 15-11-11 at 09:26 PM.

  10. #40
    Contributor agatha's Avatar
    Join Date
    Jan 2008
    Posts
    4,710
    Rep Power
    19

    Re: Ternyata Kemenangan Komodo Hasil Suap!!

    Quote Originally Posted by ananya View Post
    winona 571,

    ...deleted.........

    PS: Agatha, saya tumpenangan sendiri waktu saya kampanye untuk Borobudur tahun 2008 ^_^, sama ratusan sukarelawan lain untuk operasi semut dan kampanye konservasi Borobudur dan sampai sekarang masih terlibat dan mengikuti isu konservasi. Buka www.indowyn.org

    So jadi tantangannya bagi yang setuju, MANA KONTRIBUSI KALIAN ke warisan budaya selain Rp. 1 rupiah??? Apakah kalian akan bertindak? atau hanya berani di forum ini saja?
    Naive sakali jika Anda berpikir.... saya hanya kontribusi IDR 1,- dan hanya chat di forum
    Emangnya FK ini kerjaan? Lahan bicara?

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0