Page 1 of 3 123 LastLast
Results 1 to 10 of 23

Thread: Belajar dari Kasus Ryan, Mari Kita Hapuskan Semua Peran Gay & Bencong di TV Kita


  1. #1
    Junior Member
    Join Date
    Aug 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    101
    Rep Power
    6

    Belajar dari Kasus Ryan, Mari Kita Hapuskan Semua Peran Gay & Bencong di TV Kita



    Kasus Ryan menyadarkan kepada kita bahwa orang-orang yang bermasalah secara sexual, seperti Gay dan Bencong Kaleng itu, ternyata bisa berbahaya.

    Berbahaya pertama, kalau bintang-bintang bencong di TV itu menjadi idola anak-anak kita yang masih sehat. Bayangkan kalau anak atau adik atau kakak kita pada suatu hari nanti, menjadikan bintang bencong yang di publish besar-besaran di berbagai stasiun tv itu, sebagai idola dan cita-citanya ... lalu suatu hari dia menjadi monster Ryan?

    Juga, orang bencong atau gay itu jelas tidak normal atau cacad, mengapa malahan di exploitasi? Di luar negeri, di tv-tv mereka, tak ada penyiaran dan penampilan para bencong kaleng itu se banyak di Indonesia
    Last edited by sharifah; 05-08-08 at 10:11 AM.

  2. #2
    Contributor OJO DUMEH's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Posts
    3,005
    Rep Power
    10

    Re: Belajar dari Kasus Ryan, Mari Kita Hapuskan Semua Peran Gay & Bencong di TV Kita

    Quote Originally Posted by sharifah View Post
    Kasus Ryan menyadarkan kepada kita bahwa orang-orang yang bermasalah secara sexual, seperti Gay dan Bencong Kaleng itu, ternyata bisa berbahaya.
    Klo berbicara berbahaya, kejam atau sadis smuapun bisa melakukannya bukan karena ybs adalah bencong/gay. Jika anda tahu kasus yg fenomenal di Inggris mengenai aksi pembunuhan yg dilakukan oleh seorang dokter dimana targetnya adalah para WTS. Kasus Ryan ini merupakan kebetulan saja klo ybs adalah gay. Bukan saya membela kaum gay/bencong, akan tetapi lebih dilihat dari sisi human-nya.
    Berbahaya pertama, kalau bintang-bintang bencong di TV itu menjadi idola anak-anak kita yang masih sehat. Bayangkan kalau anak atau adik atau kakak kita pada suatu hari nanti, menjadikan bintang bencong yang di publish besar-besaran di berbagai stasiun tv itu, sebagai idola dan cita-citanya ... lalu suatu hari dia menjadi monster Ryan?[/quote]
    Disinilah peran orang tua untuk mendampingi putra/tri-nya dalam menyaksikan sebuah tayangan TV. Kalau kita yakin dengan bagaimana cara kita mendidik putra/tri kita saya rasa ketakutan yg anda alami tidak akan pernah terjadi.
    Juga, orang bencong atau gay itu jelas tidak normal atau cacad, mengapa malahan di exploitasi? Di luar negeri, di tv-tv mereka, tak ada penyiaran dan penampilan para bencong kaleng itu se banyak di Indonesia[/quote]Tidak ada manusia yg sempurna. No body's perfect. Jangan menjudge bahwa mereka abnormal atau cacat. Apakah hanya dengan perilaku yg kemayu lantas anda bisa memvonis mereka cacat?abnormal? Lihatlah sebagai manusianya dengan karya dan memikiranya bukan fisiknya. Kasus Ryan tidak bisa menjadi pegangan akhir dalam menilai/melihat sebuah permasalahan. TV-2 saya rasa bukan bertujuan meng-eksploitasi tapi lebih karena secara kebetulan tokoh-2 yg rada kemayu ini ternyata laku untuk dijual. Pertanyaan saya?? orang bodoh mana yg begitu antusias berjam-jam mau menyaksikan tontonan seperti ini? Kalu dikatakan bahwa acara ini hanya menjual peran bencong kaleng?? disinilah perlu kedewasaan berfikir..jika tidak ada respon dari penonton, otomatis acara jeblok, rating turun, acarapun secara otomatis akan di hapus dengan sendirinya oleh pihak setasiun TV.

  3. #3
    Senior Member RonzSamara's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    In Your Dream
    Posts
    1,759
    Rep Power
    8

    Re: Belajar dari Kasus Ryan, Mari Kita Hapuskan Semua Peran Gay & Bencong di TV Kita

    ya betul sekali! jgn lgs menjudge semua gay/bencong sama seperti Ryan. soal TV? kembali lagi pada ortu utk membimbing anak2nya dlm menonton acara televisi. Jack ther Ripper?? dia bukan gay, tapi sama sadisnya seperti Ryan.
    [ Inter Addict ]

  4. #4
    Beginner
    Join Date
    Aug 2008
    Posts
    78
    Rep Power
    6

    Re: Belajar dari Kasus Ryan, Mari Kita Hapuskan Semua Peran Gay & Bencong di TV Kita

    Percuma BRO...... Gay ma Lesbian sdh ada sejak jaman nenek moyang kita. Yang hrs kt lakukan adl memberi pengertian kpd anak2 kt ttg sex yang baik dan tdk menyimpang. Krn bertentangan dgn Agama. Dekatkan anak2 kt kpd Tuhan. Semoga tdk akn ada lg Ryan2 yg lain. Amin.

  5. #5
    Member erni's Avatar
    Join Date
    May 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    588
    Rep Power
    7

    Re: Belajar dari Kasus Ryan, Mari Kita Hapuskan Semua Peran Gay & Bencong di TV Kita

    Quote Originally Posted by OJO DUMEH View Post
    Klo berbicara berbahaya, kejam atau sadis smuapun bisa melakukannya bukan karena ybs adalah bencong/gay. Jika anda tahu kasus yg fenomenal di Inggris mengenai aksi pembunuhan yg dilakukan oleh seorang dokter dimana targetnya adalah para WTS. Kasus Ryan ini merupakan kebetulan saja klo ybs adalah gay. Bukan saya membela kaum gay/bencong, akan tetapi lebih dilihat dari sisi human-nya.
    Berbahaya pertama, kalau bintang-bintang bencong di TV itu menjadi idola anak-anak kita yang masih sehat. Bayangkan kalau anak atau adik atau kakak kita pada suatu hari nanti, menjadikan bintang bencong yang di publish besar-besaran di berbagai stasiun tv itu, sebagai idola dan cita-citanya ... lalu suatu hari dia menjadi monster Ryan?
    Disinilah peran orang tua untuk mendampingi putra/tri-nya dalam menyaksikan sebuah tayangan TV. Kalau kita yakin dengan bagaimana cara kita mendidik putra/tri kita saya rasa ketakutan yg anda alami tidak akan pernah terjadi.
    Juga, orang bencong atau gay itu jelas tidak normal atau cacad, mengapa malahan di exploitasi? Di luar negeri, di tv-tv mereka, tak ada penyiaran dan penampilan para bencong kaleng itu se banyak di Indonesia[/quote]Tidak ada manusia yg sempurna. No body's perfect. Jangan menjudge bahwa mereka abnormal atau cacat. Apakah hanya dengan perilaku yg kemayu lantas anda bisa memvonis mereka cacat?abnormal? Lihatlah sebagai manusianya dengan karya dan memikiranya bukan fisiknya. Kasus Ryan tidak bisa menjadi pegangan akhir dalam menilai/melihat sebuah permasalahan. TV-2 saya rasa bukan bertujuan meng-eksploitasi tapi lebih karena secara kebetulan tokoh-2 yg rada kemayu ini ternyata laku untuk dijual. Pertanyaan saya?? orang bodoh mana yg begitu antusias berjam-jam mau menyaksikan tontonan seperti ini? Kalu dikatakan bahwa acara ini hanya menjual peran bencong kaleng?? disinilah perlu kedewasaan berfikir..jika tidak ada respon dari penonton, otomatis acara jeblok, rating turun, acarapun secara otomatis akan di hapus dengan sendirinya oleh pihak setasiun TV.
    [/quote]
    Persis, stuju Bang Ojo. Sy juga pernah quote meng. acara tv ini di thread lain, sy tetap yakin bahwa orangtua HARUS yg pertama bertanggungjawab terhadap anak2nya, jadi, tanggungjawab orangtua juga mendampingi anak2nya nonton tv. Bukan cuma mengandalkan ato menyalahkan org/pihak lain (tv, dll.), & bukan cuma mau melahirkan, trus ga mo tanggungjawab Intinya anak harus di'guide', dipandu, dididik, supaya tau yg baik & buruk, juga dalam aspek kehidupan lainnya, bukan hanya dg tv.

    Untuk sy pribadi, sampai saat ini sih, daripada sinetron2 yg kebanyakan, temanya aneh2/seragam/antagonisnya berlebihan, actingnya kaku2, dst. dst., masih lebih suka acara bersifat 'komedi', walaupun... masih ada 'baleng2' spt disebut TS. Sinetron sendiri, yg malah rata2 lebih banyak ditonton para ibu... walaupun ga ada 'baleng2', ga menjamin aman untuk anak2 kok.

    Dah kebanyakan masalah pribadi & berita2 yg menyebalkan di pemerintahan, menyedihkan, dll., masih baguslah kalo ada hiburan yg bisa bikin ketawa, bukan menertawakan keadaan kekurangan seseorg lho, tapi keseluruhan acaranya, gitu.

    Lagipula skrg sy lihat mulai banyak quiz2 berisi ilmu pengetahuan umum lagi, itu kan bagus juga buat anak2, makanya TETAP harus dipandu.

    Secara awam aja, bukan pengamat khusus tv, sy lihat 'baleng2annya' banyak berkurang & jauh lebih halus kok, setelah belakangan ini banyak teguran, misalnya di Ex.vaganzanya & Ngelenongnya Trans.

    Kita lihat & pantau trus aja, mudah2an makin lama makin baik dengan kritikan2 yg positif dari masyarakat.

    Salam

  6. #6
    Senior Member RonzSamara's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    In Your Dream
    Posts
    1,759
    Rep Power
    8

    Re: Belajar dari Kasus Ryan, Mari Kita Hapuskan Semua Peran Gay & Bencong di TV Kita

    Quote Originally Posted by tpipeople View Post
    setuju saudaraku. Mereka gay telah melanggar kodrat Allah SWT, seharusnya mereka segera bertobat mencari kebenaran ilahi. Janganlah terkesima dengan dunia materi yang membuat mereka menjadi licik, pelit, dan membangun rumah dengan pagar berlapis-lapis.
    makanya belajar yg pinter biar ga bodoh truss, nanti kan bisa tambah kaya. jangan cuma bisanya ngedumel melulu, apalagi cuma ngedumel di forum.
    [ Inter Addict ]

  7. #7
    Senior Member hobibaca's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    nomaden
    Posts
    1,052
    Rep Power
    9

    Re: Belajar dari Kasus Ryan, Mari Kita Hapuskan Semua Peran Gay & Bencong di TV Kita

    hahaha tenang ronz...
    tripeople ini orangnya negative thinking melulu.... kasihan deh lo....

  8. #8
    fOx
    fOx is offline
    Junior Member
    Join Date
    Feb 2008
    Posts
    104
    Rep Power
    7

    Re: Belajar dari Kasus Ryan, Mari Kita Hapuskan Semua Peran Gay & Bencong di TV Kita

    Quote Originally Posted by tpipeople View Post
    setuju saudaraku. Mereka gay telah melanggar kodrat Allah SWT,
    hayooo...............dikodratkan atau melanggar kodrat , ada yang tahu

  9. #9
    Newbie si_om's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Posts
    48
    Rep Power
    0

    Re: Belajar dari Kasus Ryan, Mari Kita Hapuskan Semua Peran Gay & Bencong di TV Kita

    Quote Originally Posted by sharifah View Post
    Kasus Ryan menyadarkan kepada kita bahwa orang-orang yang bermasalah secara sexual, seperti Gay dan Bencong Kaleng itu, ternyata bisa berbahaya.

    Berbahaya pertama, kalau bintang-bintang bencong di TV itu menjadi idola anak-anak kita yang masih sehat. Bayangkan kalau anak atau adik atau kakak kita pada suatu hari nanti, menjadikan bintang bencong yang di publish besar-besaran di berbagai stasiun tv itu, sebagai idola dan cita-citanya ... lalu suatu hari dia menjadi monster Ryan?

    Juga, orang bencong atau gay itu jelas tidak normal atau cacad, mengapa malahan di exploitasi? Di luar negeri, di tv-tv mereka, tak ada penyiaran dan penampilan para bencong kaleng itu se banyak di Indonesia
    klo kelakuan doang yg menyerupai lawan jenis sih gak apa2...asal jangan jangan berhubungan intim dengan sejenis ato memakai asesoris lawan jenis,...tp kenapa juga yah gak boleh, suka2 org kan...jd binun

  10. #10
    Junior Member
    Join Date
    Aug 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    101
    Rep Power
    6

    Re: Belajar dari Kasus Ryan, Mari Kita Hapuskan Semua Peran Gay & Bencong di TV Kita


    Manusia Normal?

    Quote Originally Posted by hobibaca View Post
    hahaha tenang ronz...
    tripeople ini orangnya negative thinking melulu.... kasihan deh lo....
    elu anggota mereka ya, Broe!

    Bukan negative thinking, justru itu 'future thinking' untuk kebaikan generasi muda negeri ini di masa depan.

    Industri tv kita saat ini hanya mementingkan aspek bisnis saja, samasekali mengacuhkan perasaan dan nilai-nilai luhur rakyat yang menjadi pemirsanya. Asal laku, meskipun 'bencong slebor' juga di exploitasi terus-terusan di layar tv mereka. Di masa lalu, dlaam kesenian ludruk misalnya, kehadiran kaum lelaki sebagai wanita dalam permainannnya, disebabkan saat itu sangat sulit mencari artis wanita (karena paham adat yang ketat saat itu). Tapi kini dimana artis wanita bebas tampil, mengapa bencong-bencong itu harus tetap ditampilkan?

Page 1 of 3 123 LastLast

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0