Gara-gara Jokowi, Sukiyat Terima 10.000 Unit
Rabu, 4 Januari 2012 20:34 WIB
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Pencentus Ide Kiat Esemka yang menjadi mobil dinas Wali Kota Surakarta Joko Widodo dan Wakil Wali Kota FX Hadi Rudyatmo, H Sukiyat, mengku mendapatkan pesanan hingga 10.000 unit mobil Kiat Esemka, sampai hari ini, Rabu (4/1). “Ini karena Jokowi. Saya akhirnya dapat pesanan dari seluruh Indonesia,”ucapnya Klaten, Rabu (4/1).
Sukiyat mengaku telah menerima jumlah pesanan mencapai 10.000 unit yang diterimanya lewat telepon. Pesanan terbanyak datang dari Provinsi Sumatera Utara dengan pesanan 250 unit yang akan diperuntukkan bagi sejumlah kota. Selain itu, pesanan juga datang dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Bali, Sulawesi sampai Nusa Tenggara Barat (NTB).
Namun pria yang tinggal di Dukuh Jotang, Desa Kradenan, Kecamatan Trucuk itu mengatakan, tidak bisa mewujudkan pesanan tersebut dalam waktu dekat. Pasalnya, untuk memperduksinya diperlukan ijin yang cukup banyak, antara lain ijin uji layak jalan, produksi, emisi, cukai, dan lain-lainnya.
''Saya baru menerima pesanan, tapi saya belum bisa menjanjikan apa-apa. Kami tidak berani kalau puluhan ribu karena untuk memproduksi harus menunggu berbagai ijin dari instansi terkait yang cukup rumit. Ijin itu sampai saat ini belum terealisasi,'' papar pemilik Bengkel Kiat Motor di Jalan Klaten-Solo Km 3,5 Dukuh Ngaran, Desa Mlese, Kecamatan Ceper itu.
Sukiyat juga menuturkan, Bupati Karanganyar Hj Rina Iriani Sri Ratnaningsih juga memesan 10 unit mobil Kiat Esemka. Selain itu, seorang kolonel dari Semarang yang dia tidak ingat namanya juga memesan mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) itu.
http://jogja.tribunnews.com/2012/01/...ma-10.000-unit
Sejumlah siswa SMKN 2 dan AMK warga Surakarta sedang merakit mobil Kiat Esemka di Kampus Solo Tecnopark, Rabu (4/1).
Spoiler for anak Indonesia itu meskipun masih remaja saja, dan sekolah hanya SMK, sudah bisa merakit mobil dengan 80% bahannya 'local content'. Hasilnya lumayan: tampak muka Honda-CRV, tamping samping Ford Everest, dari belakang seperti Toyota-Innova:
Quote:
Mega Ternyata Lebih Dulu 'Pesen' Mobil Esemka
Rabu, 04 Januari 2012 | 16:09 WIB
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri ternyata juga telah lebih dulu menjadi konsumen hasil karya siswa SMK 2 Surakarta. Berbeda dengan Wali Kota Solo Joko Widodo, mantan Presiden RI itu membeli motor angkut dan laptop.
Menurut Sekretaris Jenderal PDIP, Tjahjo Kumolo, "Beberapa bulan yang lalu Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo yang juga Ketua PDIP Solo sudah menyampaikan karya anak-anak Solo soal mobil, laptop, dan motor angkut kepada saya dan Megawati Soekarnoputri". "Ibu Megawati langsung membeli beberapa laptop dan beberapa motor angkut untuk keperluan di Jakarta karena barang tersebut sudah tersedia," kata Tjahjo di Jakarta, Rabu 4 Januari 2012.
Terkait dengan mobil yang diproduksi siswa SMK 2 Surakarta itu tentunya PDIP mengapresiasinya atas karya anak Solo tersebut. "Dan sebagai kader partai dan kepala daerah sudah sepantasnyalah memberikan contoh dengan memakai mobil tersebut. Ini membanggakan apalagi karya anak-anak muda bangsa dari Solo," kata Ketua Fraksi PDIP itu.
Lebih lanjut Fraksi PDIP akan memperjuangkan dan menyampaikan kepada Kementerian Perindustrian agar secepatnya mobil tersebut dapat lolos uji kelayakan di Komisi V. "Karena pembuatan memerlukan waktu dan terbatas, ya gantian yang pakai dulu sekarang Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo. Saya kira nantinya akan banyak yang pesan karena kualitas baik dan harga terjangkau. Semakin banyak yang pesan akan memberikan semangat membuat lebih banyak," kata Tjahjo.
Ia juga mengapresiasi Joko Widodo dan Rudiatmo yang sudah memberikan contoh menggunakan produk dalam negeri. "Jadi wajar kalau nantinya banyak kader PDIP yang ingin membelinya. Kan sudah diberi contoh kader partai yang Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo," kata dia.
Ia juga meminta pemerintah segera mengeluarkan instruksi agar pejabat negara menggunakan mobil buatan anak bangsa sendiri. "Dan alangkah bagusnya bila nantinya ada Instruksi Presiden agar seluruh pejabat negara menggunakan mobil nasional. Perlu keberpihakan politik semua pihak. Semakin banyak yang pesan, apalagi dengan uang muka, tentu SMK akan mampu memproduksinya berlipat," ujar Tjahjo.
http://www.tempo.co/read/news/2012/0...n-Mobil-Esemka
---------------
Nanti bisa dicirikan, kalau Megawati dan elit PDIP berkunjung ke konstituennya, mereka akan perkenalkan mobil karya anak bangsa, karya anak SMK, karya anak-anak remaja Indonesia yang terampil. Semua bisa terjadi kalau Negara dan bangsa ini bisa menghargai karya anak bangsa sendiri, tidak hanya mengimport dan mengimport ... sampai cabe aja impor, sampai beras dan ikan serta garam dapur aja sampai impor. yang belum itu tinggal impor terasi. Merdeka!!! ...



LinkBack URL
About LinkBacks









[/center]



Reply With Quote




Bookmarks