yg berpikiran kyk gt berarti otak nya ngeres
yg berpikiran kyk gt berarti otak nya ngeres
http://www.detiknews.com/read/2012/0...991101mainnews
Jakarta - Seteru Patung Tari Rakyat di Pekanbaru, Riau apakah pantas atau tidak pantas terus mengalir. Padahal, tidak ada Patung 'Bahenol' tetapi yang ada adalah pemikiran porno dalam menilai sebuah karya seni.
"Kalau melihatnya 'bahenol' atau pornografi itu ya pikiran orang yang melihat yang porno. Padahal itu karya seni," kata sejarawan Asvi Warman Adam saat berbincang dengan detikcom, Sabtu, (28/1/2012).
Sebagai karya seni, seharusnya masyarakat menyerahkan penilaian kepada seniman yang memahami seni. Sehingga tidak menghakimi apakah karya seni itu porno atau tidak.
"Kita harus menghargai karya seni, menghargai keindahan. Jangan pakai pikiran yang jorok dalam melihat karya seni," terang Asvi.
Jika yang terjadi demikian, maka Indonesia layaknya masa Orde Baru di zaman Soeharto. Masa itu, nyaris tidak ada pembangunan monumental kecuali Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
"Padahal pada masa Soekarno, banyak dibangun patung yang membangkitkan semangat kebangsaan. Seperti Patung Perjuangan Irian Barat, Patung Selamat Datang dan Patung Dirgantara," beber Asvi.
Kemunduran ini karena alasan idiologis agama tertentu. Yang menilai patung sebagai simbol berhala yang pernah dihancurkan oleh nabi yang mereka yakini pada waktu lampau.
"Nuansa idiologinya agak kental disini," ungkap Asvi menyudahi pembicaraan.
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Betul sekali Pak Asvi, memang masyarakat kita sedang sakit secara psikis. Kalu soal porno, kenapa patung anak kecil yg lagi kencing berdiri kok ga diributin secara itu patung banyak bertebaran di perumahan2. Aya-aya wae...
Dasar otak kotor ... ngeliat patung aja udah horny.![]()
"...kita memiliki kebudayaan yang berbeda""Bung Tejo menyebut sebaiknya masalah patung jangan diributkan, mending mengurusi pemberantasan korupsi. Kita setuju hal itu, tapi bung Tejo mesti ingat, kita memiliki kebudayaan yang berbeda. Riau identik dengan Islam, kita memandang patung itu tidak budaya orang Riau," kata tokoh Budayawan Riau, Eddy Akhmad RM kepada detikcom, Minggu (29/01/2012) di Pekanbaru.
"Riau identik dengan Islam"
"...patung itu tidak budaya orang Riau"
Budayawan kok komentarnya begitu...?![]()
Robohkan saja....FPI pasti punya alasan yang benar karena bersumber dari al qur'an dan sunnah. Saya setuju dengan FPI. Lagian uang dihambur-hamburkan untuk buat patung, Mubadzir ! Mending buat yang lebih baik seperti pemugaran sekolahan dan lain-lain.
ga usah heran............. patung budha aja minta disingkirkan
sumber
Sumatra Buddha Statue Must Go: Ministry | The Jakarta Globe
Bookmarks