Lah, namanya juga ditebus..... Itachi juga mengenal istilah memohon ampunanNYA kan? Orang yang menjahati orang lain, trus sadar, boleh saja kan memohon ampunan TUHAN?
Tapi biarpun sudah minta ampun, namanya salah.... suatu saat orang tersebut pasti akan menuai apa yang ia tabur. Bagi saya itu sudah seperti hukum alam. Jadi, bukan berarti kalau ada penebusan dosa, maka membunuh dibolehkan. Teori dari mana ini?![]()
Added:
Imam Samudra,
Hambali,
etc
Klo begitu mereka TIDAK PANTAS DIHUKUM MATI...
![]()
Got killed by human? Thats not a god, but 'CENCORED' acting like God.
Got killed by human? Thats not a god, but 'CENCORED' acting like God.
absen:
dulu dul bilang kita tidak berhak menjudge orang berdosa or tidak...
ketika masuk ke kategori membunuh dan mencuri lu bilang berdosa...
piye thok mas...
![]()
Got killed by human? Thats not a god, but 'CENCORED' acting like God.
Ayah Evert Maafkan Pelaku Pengeboman
Senin, 20 Juli 2009 | 17:33 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi sebagian orang, memaafkan mungkin salah satu hal yang paling sulit dilakukan. Apalagi jika harus memaafkan orang yang telah membunuh anggota keluarganya. Namun lain halnya dengan Victor Mocodompis (70), yang anaknya Evert Mocodompis, tewas akibat ledakan bom di JW Marriott dan Ritz Carlton Jumat (17/7) lalu.
Evert mengaku ia dan keluarga besar Mocodompis telah memaafkan siapapun yang menjadi dalang dan pelaku bom di kawasan Kuningan yang telah menewaskan putra keduanya itu. "Ada tertulis, jika pipi kananmu ditampar maka berikanlah pula pipi kirimu. Kasihilah musuh-musuhmu. Dari hati yang paling dalam saya sudah maafkan mereka," kata Victor dengan nada lirih, Senin (20/7).
Padahal sejak wafatnya Evert, praktis keluarga Victor Mocodompis kini hanya menyisakan satu anak. Yakni Jefry Mocodompis, si putra bungsu. "Evert adalah putra kedua. Dua orang saudaranya juga sudah lebih dulu mendahuluinya," kata Edward seorang kerabat Victor Mocodompis di GPIB Kasih Karunia.
Kesedihan makin mendalam, mengingat Evert juga meninggalkan istrinya Ratna dan dua buah cinta mereka. Adalah Angel (5), putri pertama pasangan Evert dan Ratna. Sementara putra keduanya yang bahkan belum sempat diberi nama tak sempat pula dilihat oleh almarhum. Maut ternyata lebih dulu menjemput Evert sebelum ia sempat melihat putra keduanya lahir ke dunia.
Sementara Ratna, wanita asal Klaten yang dinikahi Evert enam tahun silam, masih dalam perawatan pascamelahirkan di salah satu rumah sakit di Ciledug. Kesedihan Ratna tentu makin berlipat karena ia sendiri tak mampu hadir menyaksikan pemakaman sang suami karena kondisinya yang masih lemah.
Meskipun merasakan kepedihan yang mendalam, Victor mengaku menyerahkan semuanya kepada rencana Tuhan. Agaknya bagi Victor, meskipun si pelaku berhasil menghilangkan nyawa Evert, namun tidak demikian dengan jiwa dan kenangannya bersama putra tercintanya itu. "Evert akan tetap ada di hati kami", ujar pria asal Sangir, Sulawesi Utara ini.
sumber: http://nasional.kompas.com/read/2009...aku.Pengeboman
Last edited by ZzodiacC; 10-02-10 at 05:58 PM.
I'm backkkkkkkk.....
Bookmarks