Forum


     

Page 1 of 3 123 LastLast
Results 1 to 10 of 23
Like Tree10Likes

Thread: PBNU: Negara Non-Muslim Lebih Hormati TKI

  1. #1
    Senior Member falz_oi's Avatar
    Join Date
    Feb 2012
    Location
    Nusantara
    Posts
    1,920
    Rep Power
    12

    Smile PBNU: Negara Non-Muslim Lebih Hormati TKI

    JAKARTA, KOMPAS.com — Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia, menilai ironis bahwa tenaga kerja Indonesia (TKI) justru mendapat perlakuan lebih terhormat di negara non-Muslim dibanding di negara mayoritas Muslim.

    "Dengan prihatin saya katakan, di negara non-Muslim, misalnya Taiwan dan Hongkong, TKI justru diperlakukan lebih terhormat daripada di negara Muslim, seperti Arab Saudi dan Malaysia," kata Ketua Umum Pengurus Besar NU (Ketua Umum PBNU) Kiai Haji Said Aqil Siroj di Jakarta, Selasa (24/4/2012).
    Said Aqil mengemukakan hal itu menanggapi penembakan tiga TKI oleh polisi Malaysia pada bulan lalu, dan kini bahkan beredar rumor terjadi penjualan organ tubuh ketiga korban tersebut.
    "Penembakan TKI oleh polisi Malaysia sudah berulang kali terjadi. Itu tindakan biadab yang tentu kita sayangkan," kata Said Aqil.

    Ia mengatakan, jika ada pelanggaran hukum yang dilakukan TKI, tentu penanganannya tidak harus serta-merta dengan penembakan, terlebih penembakan yang mematikan.

    "Kalau polisinya main tembak, negara apa itu? Kita minta Pemerintah Malaysia menindak tegas polisinya yang bertindak main tembak demi martabat bangsa itu sendiri," kata Said Aqil.

    Kendati demikian, PBNU juga berharap ada upaya yang sungguh-sungguh dari Pemerintah Indonesia untuk melindungi warga negaranya yang bekerja di luar negeri. Pasalnya, Said Aqil melanjutkan, persoalan TKI tidak sekadar persoalan devisa, tetapi juga terkait martabat bangsa.

    Seperti diberitakan, Polisi Diraja Malaysia memberondong tiga TKI asal Pancor Kopong, Pringgasela Selatan, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, yang diduga hendak melakukan penyerangan saat akan ditangkap pada tanggal 25 Maret 2012 di kawasan Port Dickson, Malaysia.

    Akibatnya, tiga TKI tersebut, Herman (34), Abdul Kadir Jaelani (25), dan Mad Nur (28), meninggal dunia secara mengenaskan di tempat kejadian. Terkait peristiwa itu, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Moh Jumhur Hidayat menyampaikan protes keras.

    ---

    Walaupun 100 % sesuai realitas, pasti ada juga yang mengelak/menyangkal Pa' Agil...
    Last edited by rulz; 26-04-12 at 09:58 AM.

  2. #2
    Senior Member
    Join Date
    Oct 2009
    Posts
    1,252
    Rep Power
    6

    Re: PBNU: Negara Non-Muslim Lebih Hormati TKI

    agen TKI di Indonesia juga sangat berperan, terutama yang mengirim dengan cara ilegal
    pemerintah juga tidak memberikan perlindungan yang baik, pernah call ke kedutaan dijawab
    "salah sendiri datang sini ! "
    Riya2Parag likes this.

  3. #3
    Senior Contributor earsun's Avatar
    Join Date
    Apr 2008
    Location
    where many malls and culinary gathered
    Posts
    6,664
    Rep Power
    26

    Re: PBNU: Negara Non-Muslim Lebih Hormati TKI

    tapi kalau pelakunya dari negara muslim biasanya reaksinya rada adem-ayem
    ga ada demo2 ke kedutaan tuh. Apalagi demo yg anarkis..

    Coba kalau Amerika atau Eropa? Dijamin rame deh

    LOL
    "Negara ini TDK bs dipimpin BAIK2, mesti diajak BERANTEM"-Basuki TP-

  4. #4
    Junior Member jambronk's Avatar
    Join Date
    Dec 2008
    Posts
    413
    Rep Power
    6

    Re: PBNU: Negara Non-Muslim Lebih Hormati TKI

    Wah Pak Said Aqil kemana aja pak selama ini. Emang kenyataannya negara2 kafir lebih menghargai hak-hak manusia. Lihat aja berita tempo hari ratusan imigran Iran dan Afganistan rela bertarung nyawa demi datang ke negara yg dipimpin seorang ateis Julia Gillard tapi sayangnya banyak yg mati terdampar di pantai pacitan.

  5. #5
    Senior Member falz_oi's Avatar
    Join Date
    Feb 2012
    Location
    Nusantara
    Posts
    1,920
    Rep Power
    12

    Re: PBNU: Negara Non-Muslim Lebih Hormati TKI

    Quote Originally Posted by earsun View Post
    tapi kalau pelakunya dari negara muslim biasanya reaksinya rada adem-ayem
    ga ada demo2 ke kedutaan tuh. Apalagi demo yg anarkis..

    Coba kalau Amerika atau Eropa? Dijamin rame deh

    LOL
    Apalagi yang keluarin statement bukan dari seperti PBNU, pasti dah digerudug gerombolan ninja putih...wkwkwk

  6. #6
    Senior Member keizer's Avatar
    Join Date
    Feb 2012
    Location
    Bandung
    Posts
    2,374
    Rep Power
    4

    Re: PBNU: Negara Non-Muslim Lebih Hormati TKI

    Quote Originally Posted by earsun View Post
    tapi kalau pelakunya dari negara muslim biasanya reaksinya rada adem-ayem
    ga ada demo2 ke kedutaan tuh. Apalagi demo yg anarkis..

    Coba kalau Amerika atau Eropa? Dijamin rame deh

    LOL
    benar banget.

  7. #7
    Senior Member keizer's Avatar
    Join Date
    Feb 2012
    Location
    Bandung
    Posts
    2,374
    Rep Power
    4

    Re: PBNU: Negara Non-Muslim Lebih Hormati TKI

    Quote Originally Posted by jambronk View Post
    Wah Pak Said Aqil kemana aja pak selama ini. Emang kenyataannya negara2 kafir lebih menghargai hak-hak manusia. Lihat aja berita tempo hari ratusan imigran Iran dan Afganistan rela bertarung nyawa demi datang ke negara yg dipimpin seorang ateis Julia Gillard tapi sayangnya banyak yg mati terdampar di pantai pacitan.
    terus mana hubungannya sama TKI ?
    yang di bahas TKI situ bahas apa?

  8. #8
    Senior Contributor ntarluq's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    6,392
    Rep Power
    0

    Re: PBNU: Negara Non-Muslim Lebih Hormati TKI

    agak susah membandingkan masalah TKI ...
    karena dibanyak kasus yg tersiksa di malaysia pun belum temtu oleh majikan yg muslim ... disana banyak etnis cina dan indianya ...
    sedangkan di eropa , mana ada TKI pembantu disana ...
    masing2 keluarga melakukan pekerjaannya sendiri ... mana kuat nggaji pembantu yg sangat mahal ?
    teman2 gwe di belanda baik penduduk asli atau yg imigran dari mana2 nggak ada yg punya pembantu , sehimgga tak ada kekerasan apapun disana ..
    juga di australi hampir nggk aada keluarga ber pembantu ...

    tapi pekerja kita dinegara wong bule biasanya kerja di perusahaan resmi yg sudah memiliki aturan2 yg jelas , dan pendatang2 yg kerja disana umumnya profesional .. bukan sekedar pembantu ...

    di UAE , arab emirat pembantu2 kita sejahtera karena negara tsb lebih maju masalah perlindungan ketenagakerjaannya ...
    di malaysia banyak tki kerja di perkebunan secara gelap tanpa ijin resmi (tki gelap) sehingga sering jadi pemerasan oleh majikan2 (cina india melayu) mereka hingga tanpa gaji atau kerja rodi disertai penyiksaan khas majikan singapura yg suka mensetelika tki wanita , dsb

    di saudi arab , masih terlalu banyak manusia jahiliyah yang menganggap pembantu sebagai budak dan bisa dipaksa untuk apa saja ...
    namun majikan yg islami , tak ada yg seperti itu lagi ..


    JAADI BUKAN NEGARANYA , TAPI JENIS2 MAJIKANNYA SEPERTI APA !!?
    ISLAMI? KRISTIANI? YAHUDI? JAHILIYAH? ... MELAYU? INDIA? CINA? dengan berbaagai perangai mereka sesuai POTENSI KEBENCIAN PRIMITIF JAHILIYAH MASING2 ...

    said agil sirajd , adalah type kiyai nyinyir yang bicaranya selalu disertai senyum sinis mata disipitkan yg tersirat ancaman dan kesadisan ..
    dimasa reformasi , dalam membela kelompoknya bahkan pernah menyatakan mereka siap2 mengasah golok dsb ...
    jika tidak salah juga pernah bilang "apakah salah jika menerima dana dari israel?" ketika ada sinyalemen uang2 haram dari israel masuk ke berbagai ormas islam atau pesantren 10tahunan yll ...

    pertimbangkan hal2 tsb jika membaca apapun pernyataannya ....
    mirip2 ucapan kaum liberal yg hobi mendiskreditkan kaumnya sendiri dan menyenangkan kaum lainnya demi menerima pujian2 dan barangkali kado2 yg waaah bukan sekedar supermi ...

    waspadalah !!!
    Last edited by ntarluq; 26-04-12 at 10:13 PM.
    Riya2Parag and urtas like this.
    TAU SAMA TAU AJA ....

  9. #9
    Senior Member noname's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    1,130
    Rep Power
    11

    Re: PBNU: Negara Non-Muslim Lebih Hormati TKI

    TKI Saudi Arabia Paling Banyak Masalah
    Thursday, 22 January 2009 18:04


    Mardjono, Deputi Perlindungan BNP2TKI (foto affandi)
    Jakarta, BNP2TKI Tingginya animo masyarakat Indonesia untuk bekerja ke negera-negara Timur Tengah, khususnya Arab Saudi berkaitan erat dengan masalah keyakinan agama. Arab Saudi bagi Tenaga Kerja Indonesia selain menjadi tujuan kerja juga menjadi tempat untuk menjalankan ibadah haji.

    Jakarta, BNP2TKI Tingginya animo masyarakat Indonesia untuk bekerja ke negera-negara Timur Tengah, khususnya Arab Saudi berkaitan erat dengan masalah keyakinan agama. Arab Saudi bagi Tenaga Kerja Indonesia selain menjadi tujuan kerja juga menjadi tempat untuk menjalankan ibadah haji.

    “Buat saya bekerja di Arab Saudi itu memang sudah menjadi tujua. Selain untuk membantu keluarga, juga agar saya bisa naik haji dengan gratis” aku Siti Fathonah, salah seorang calon TKI kepada BNP2TKI.go.id dalam sidak di BLK Ficotama, di Bekasi, baru-baru ini.

    Siti adalah satu diantara ribuan Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang tertarik untuk bekerja ke Arab Saudi sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT). Bagi TKW seperti Siti, kesulitan mendapatkan pekerjaan di dalam negeri menjadikan pilihan bekerja di negeri orang menjadi jalan pintas.

    Apalagi kalau mau pergi haji dari Indonesia, bagi Siti dan tidak terbayangkan bagaimana caranya bisa berangkat ke sana dengan gaji suami yang pas-pasan sebagai buruh tani di Indramayu.

    Soal kekhawatiran penganiayaan pembantu, ia memang pernah mendengar dari media. “Ya, resiko kan ada di mana saja. Yang penting kita bekerja dengan baik, tawakkal, insya Allah kita akan dilindungi,” harapnya.

    Menyoal perlindungan TKI, Deputi Perlindungan Badan Nasional dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TK) Mardjono dalam Rakornis BNP2TKI di Bandung baru-baru ini mengungkapkan, bahwa perlindungan TKI itu berkaitan erat dengan prosedur rekruitmen, perjanjian kerja, dan asuransi.

    Dia menilai TKI, khususnya mereka yang bekerja sebagai PLRT kurang memahami soal hak-hak TKI. Ketidaktahuan akan hak-hak TKI inilah yang kemudian menimbulkan banyaknya permasalahan di luar negeri.

    Dari data Puslifo BNP2TKI, tercatat selama 2008 jumlah total permasalahan TKI dari tahun 2006 hingga 2008 tercatat 45.626 kasus. Rinciannya, tahun 2006, 53.843 kasus (17%) , tahun 2007, 54.537 kasus (19%), dan tahun 2008, 45.626 kasus (13%).

    Dari total 45.626 kasus yang ada di 14 negara penempatan, TKI Bermasalah dari Saudi Arabia menempati angka tertinggi, yaitu 22.035 (48.7 %), disusul dengan Taiwan, 4.497 (9.9%), Uni Emirat Arab, 3.866 (8,5%), Singapura, 2.937 (6,5%), Malaysia, 2.476 (5,5%), Hongkong, 2.245 (5,0%), Qatar, 1.516 (3,4%), Oman, 1.146 (2,5%), Bahrain, 373 (0,8%), Syria, 161 (0,4%), Brunei, 84 (0,2), Korsel, 10 (0%), dan Lain-lain, 1416 (2,3%).


    Khusus dari negara Timur Tengah, dari laporan di Gedung Pendataan Kepulangan TKI di Selapajang, Tangerang, di tahun 2006 terdapat 853 kasus, tahun 2007 naik menjadi 871 kasus, dan tahun 2008 turun menjadi 707 kasus.

    Menurut Mardjono, umumnya kasus yang menimpat TKI asal Timur Tengah itu berkaitan dengan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak, sakit akibat kerja, gaji tidak dibayar, penganiayaan, pelecehan seksual dan lain-lainnya.

    Terkait soal perlindungan TKI ini, Mardjono meminta agar para Calon TKI sebelum berangkat mencari informasi yang benar bukan dengan calo atau sponsor tapi melalui instansi pemerintah. Selain itu ia berpesan juga agar para pahlawan devisa ini membaca dengan benar perjanjian kerja untuk mengetahui hak dan kewajibannya. (zul)


    Saudi Arabia 22.035 (48.7 %)
    Uni Emirat Arab, 3.866 (8,5%)
    Malaysia, 2.476 (5,5%)
    Qatar, 1.516 (3,4%)
    Oman, 1.146 (2,5%)
    Bahrain, 373 (0,8%)
    Syria, 161 (0,4%)
    Brunei, 84 (0,2%)


    Taiwan, 4.497 (9.9%)
    Singapura, 2.937 (6,5%)
    Hongkong, 2.245 (5,0%)
    Korsel, 10 (0%)

    dan Lain-lain, 1416 (2,3%).

    sumber : TKI Saudi Arabia Paling Banyak Masalah


    kalau secara statistik sih bener ucapan agil...
    Last edited by noname; 26-04-12 at 11:40 AM. Reason: nambahin sumber
    pertanyaan tolol hanya cocok untuk orang tolol

  10. #10
    Senior Member falz_oi's Avatar
    Join Date
    Feb 2012
    Location
    Nusantara
    Posts
    1,920
    Rep Power
    12

    Re: PBNU: Negara Non-Muslim Lebih Hormati TKI

    (JAADI BUKAN NEGARANYA , TAPI JENIS2 MAJIKANNYA SEPERTI APA !!?
    ISLAMI? KRISTIANI? YAHUDI? JAHILIYAH? ... MELAYU? INDIA? CINA? dengan berbaagai perangai mereka sesuai POTENSI KEBENCIAN PRIMITIF JAHILIYAH MASING2 ...)

    Bukankah suatu NEGARA dicerminkan oleh peringai rakyatnya? Jadi logis aja dunk statement pa' Kyai utk negara2 yang dimaksud...(yang katanya berlandaskan agama)

    said agil sirajd , adalah type kiyai nyinyir yang bicaranya selalu disertai senyum sinis mata disipitkan yg tersirat ancaman dan kesadisan ..

    mungkin yg kmu maksud ato lebih pas-nya ninja putih kayak Abubakar Baasir, Rizieq Sihap??? yang gk cuma tersirat ancaman dan kesadisan tetapi telah terbukti realisasi keduanya. Kompetensi sosok pa' Agil kepada tokoh nasional Nusantara tentunya sudah pasti diakui bangsa Indonesia...



    The Last, pernyataannya keluar akibat kurangnya respon yang keras dan tegas pemerintah pada negara2 (yg katanya berlandaskan agama) yang dimaksud...

Page 1 of 3 123 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0