Greetings,
Mba angeliqu3, foto mana yang ada terminalnya...?? ini terminal Bus kota atau terminal di bandara..?? Saya setiap hari naik bus dan masuk terminal bus kota. Perempuan jaman sekarang sudah pintar kok, klo ke terminal bus kota tidak akan berpakaian seperti itu. Naik Kopaja, KWK, Metro Mini tidak akan berpakaian seperti itu, bahkan Transjakarta sekalipun, kalaupun iya, pastinya akan menggunakan jaket terlebih dulu, karena kalau seperti foto tersebut, aduh sungguh tidak nyaman yah. Saya saja yang hanya pakai T-Shirt dan Jeans masih suka digodain atau pandangan nakal sama kenek, sopir angkot, pedagang asongan, pengamen dll lah yang ada di terminal bus.
Saya disini juga ingin berkomentar bahwa masih ada yang mempermasalahkan "Pakaian sexy, sumber nafsu laki2, jadi perempuan harus terima" Maaf, ini sudah patah argumennya. Kasus Livia, dia baru pulang sidang skripsi. Ny "R" pedagang sayur di depok, dia baru mau berangkat ke pasar buat jualan. Mahasiswi UIN yang dibunuh dan diperkosa, dan ditemukan masih mengenakan jilbab dan pakaian lengkap. Apa masih ada stigma "Pakaian sexy, sumber nafsu laki2, jadi perempuan harus terima"...?? Dilihat dari kasus2 yang paling mencolok tersebut. Sudah pernah tau cerita tentang seorang perempuan Muslim yang taat beragama dan tinggal di pulau 1000, yang sengaja disergap oleh segeromobolan laki2 di malam hari saat bulan puasa dan akhirnya diperkosa sampai hamil dan sampai sekarang anaknya mempunyai akte "Anak Di Luar Nikah" dalam akte kelahirannya, karena korban tersebut juga gak tau bapaknya yang mana. Itu kisah nyata dan pernah tayang di Kick Andy. Jadi maaf stigma tersebut sudah patah.
Seperti yang sudah saya tulis tadi bahwa "Perempuan jaman sekarang sudah pintar kok" bahkan lebih pintar dalam hal mengelabui laki2. Saya akan memberikan contoh saya sendiri, jujur saya suka tuh memamerkan tali BH saya (not undies) karena talinya warna-warni dan lucu modelnya, even I also love to put a push up bra and wear it with just "U Can See" or "Strip dress with lower neck" so my boobs will looks very great.. hahaha (ya saya type manusia yang narisistik akut dan senang tebar pesona alias PEDE cyinn, jadi kalo diliatin, yah saya malah tambah seneng
). Tapi saya menggunakan pakaian tersebut kalau saya berada di high class mall, dan kesana dengan mobil pribadi atau taxi blue bird order by phone atau dalam acara2 yang pakai undangan khusus, atau club, cafe & lounge bahkan bandara tapi terminal international yah, kalau terminal penerbangan nasional, itu mah sama aja dengan terminal bus dalam kota.
Jadi menurut pandangan saya yang yah mungkin sebagian orang terlalu ekstrim dan vulgar bahwa selama si pemakai nyaman why not.
Regards,
Love being part of Film Production
mau pake rok mini/telanjang atau pake jilbab/burka pun, kalau memang ketemu pemerkosa = sama aja
intinya harus ada kepastian hukum yang menjamin keamanan seluruh warga dalam beraktivitas
kejahatan muncul karena kesempatan memang benar, tapi kesempatan yang dimaksud di sini adalah karena lemahnya jaminan keamanan
lihat aja tuh preman2 yang berkeliaran
we do not inherit the earth from our ancestors we borrow it from our children
Pendapat saya pribadi,
Secara naluriah wanita maupun pria akan melakukan apa saja agar terlihat menarik bagi lawan jenisnya dari cara berpakaian, berdandan, berperilaku dan lain2. Hanya saja cara yang dilakukan tiap individu itu berbeda. Perihal pemerkosaan ataupun pelecehan, itu kembali kepada moral individu masing2. Kemampuan bagi seseorang untuk menahan diri menunjukkan tingkat kedewasaan nya.
Kalo badai datang di kepala laki-laki....
cepat pulang ketemu isteri........kalo belom punya isteri tapi ngebet........jajan
Tapi jangan jajan gratisan........bayar dong!!!!!!!!
Pengen enak tapi gratis....bah...apaan tuh.....
wkwkwkwkwkwkwkwk....
cewek-cewek mari kita belajar ilmu bela diri, kalo ada yang "gatel" dan kurang ajar tak hajar rame-rame
*kabur sebelum dilempar meja*
The Sea is Deeper Than Your Bathtub DUDE!!!!
sebagai wanita, seharusnya mereka wajib menjaga harga dirinya. tak perlu repot2 memakai (maaf, saya tdk bermaksud menyinggung) jilbab atau cadar rapat, tetapi cukuplah berpenampilan yang sopan.
cinta yang memandang pertama dari inner beauty adalah cinta sejati, tetapi kalau cinta yg memandang pertama kali dari ragawi adalah gak lebih dari sekadar nafsu belaka.
jadi betapa perempuan2 tersebut berotak dangkal
yang paling kanan tuh foto di warung makan di terminal, yang nomor dua dari kiri di rumah sakit, sedang yg di bandara tidak saya tampilkan.
nah, anda kan demen pakai push up bra. tampilan seperti itu sudah mengundang. bukannya bermaksud offensive, tetapi saran saya anda harus lebih hati2 di jalan. di daerah saya banyak tuh perempuan berpakaian begitu naik angkot (bukan metromini,kopaja,bus kota ya..tapi angkot). memang pakai jaket..dan kalau di dalam gedung dilepas. tapi tetap tidak menutup kemungkinan dibuntuti dari dalam gedung oleh laki2 yang niat. btw kalau ga salah Livia itu mahasiswi BiNus bukan UIN..CMIIW
laki2 kalau sudah niat banget ya tebak saja deh kemungkinan "ujung-ujungnya"
sebagai wanita beradab dan mempunyai inner beauty, buat apa kita berpakaian begitu? malah semakin memperlihatkan bahwa wanita tersebut tidak mempunyai harga diri dan (maaf) dikatakan bodoh. logikanya: pakaian dalam kok dipamerin ke muka umum?
kalau mau pamer ya sama suami, biar dia semakin bergairah dan semakin cinta..hahahha
CMIIW
baca ini Rok Mini “Dimata Lelaki” | BeritaUnik.net
tulisannya menarik dan sepertinya berkaitan dengan bahasan ini..
Bookmarks