prolog:
thread ini tidak akan membahas analisa teknis dan atau mistis terkait dengan jatuhnya pesawat SSJ 100.
tidak juga membahas mengenai alasan2 konvensional yang jamak diajukan sebagai sebuah penyebab jatuhnya pesawat tersebut.
thread ini tidak membahas tentang2 hal2 yang tidak ada kaitannya dengan analisa pesawat, termasuk tidak membahas mengenai siapa dan bagaimana analisa tersebut dibentuk dan disampaikan.
jika anda tidak setuju dengan hal tersebut diatas, saya sarankan dengan sadar diri untuk meninggalkan thread ini secepatnya tanpa harus meninggalkan jejak.
uraian.
sudah banyak uraian terkait dengan penyebab dan hal2 lain yang terkait dengan jatuhnya pesawat SSJ 100. namun di thread ini, saya ajak anda untuk berpikir tidak dengan hal2 yang konvensional dan atau mistik/mistis terhadap hal tersebut.
kenapa harus Sukhoi?
pilihan dari maskapai Sky untuk membangun armada terbangnya pada Sukhoi merupakan pilihan yang rasional dan logis serta telah sesuai dengan kaidah2 praktek bisnis yang transparan dan akuntabel. menjadikan sukhoi sebagai tulang punggung armada merupakan gebrakan nyata atas "praktek duopoli" pesawat terbang yang hanya berkutat pada 2 nama semata. langkah bisnis ini juga merupakan langkah cerdas dalam menjembatani ruang udara nasional yang masih terlalu sepi. bisnis maskapai penerbangan bukanlah sekedar bisnis untung rugi tetapi salah satu elemen dari usaha menyatukan bangsa.
mungkin tidak banyak orang yang mau atau berani memikirkan bilamana Sky aviation sukses menjalankan joyflight.
sungguhpun jika ada, maka mereka baru bisa "melintasi" bahwa ada maskapai baru berarti ada pilihan baru dalam pasar penerbangan domestik. makin banyak pilihan = harga makin bersaing.
seharusnya tidak sampai itu saja.
karena bilamana penerbangan ini sukses, maka yakinlah ada pihak2 yang akan merana.
mengapa merana?
karena permintaan produk mereka akan tersaingi dan bisa jadi turun drastis.
sejalan dengan hal tersebut maka akan ada pengangguran terdidik di negara mereka yang pada akhirnya menjadikan perekonomian mereka terpuruk.
sedikit petunjuk mengenai hal tersebut.
ingat2lah bagaimana "mewahnya" prosesi penandatanganan perjanjian jual beli pesawat dari sebuah negara.
maaf jika anda harus sedikit berkerut dahi untuk mengingat hal tersebut.
namun yang jelas, yang hadir / menyaksikan bukanlah orang sembarangan.
ada apa dengan hal tersebut?
tentu ada apa2nya bukan..
sedikit bergeser ke masalah politik.
anda tentunya tahu darimana sukhoi ini berasal. negara vodka.
saya tidak akan menjelaskan lebih lanjut mengenai hal ini dengan alasan memberikan ruang bagi anda untuk menganalisa. benarkah "perang dingin" telah usai?
sebagai sebuah pancingan buat anda.
apakah ada pihak yang akan meradang jika penerbangan "perdana" SSJ 100 berjalan dengan mulus di Indonesia?
apakah ada kemungkinan ada sebuah niatan jahat untuk "menjatuhkan citra" SSJ 100 demi kepentingan geobisnis dan geopolitik?


1Likes
LinkBack URL
About LinkBacks




Reply With Quote




Bookmarks