Akhirnya Lady Gaga, dibatalkan konsernya di Jakarta karena ditolak sana-sini khususnya oleh ormas anarki, dan klaangan agama.
Saat ane bikin thread ini, banyak (calon) penonton yang sudah terlanjur membeli tiket Lady Gaga berkumpul di Senayan untuk refund (pengembalian uang) tiket yang kabarnya juga kagak jelas kapan dibayarkan..kasihan banget deh yg sudah beli tiket
Nah, di Korea Selatan walau konser Lady Gaga mendapat penolakan keras dari golongan Kristen (Korea adalah negara yang Kristennya terbesar kedua di Asia setelah Philippines), pemerintah Korea tidak serta merta membatalkan konser Lady Gaga di Stadion Olimpiade Seoul.
image2.tempointeraktif.com.jpg
seorang pria berdandan ala Lady Gaga di depan Stadion Olimpiade Seoul..hahahaha
Bukan cuma disini saja konser Lady Gaga ditolak oleh golongan agama. Tetapi pemerintah Korsel memberikan solusi yang (cukup) cerdas sehingga konser Lady Gaga tetap boleh berlangsung di Seoul.
Tokoh agama, Romo Benny Susatyo, mengatakan solusi penolakan Lady Gaga ke Indonesia dapat dicontoh dari Korea Selatan. Walaupun menolak kedatangan penyanyi nyentrik itu, Negeri Ginseng itu tetap mengadakan konser bertajuk "The Born This Way Ball" ini.
Benny mengatakan, apabila ada yang mau melarang kedatangan penyanyi kontroversial dengan sebutan 'Mother Monster' ini, tidak masalah. Namun alasannya harus jelas dan harus pula ada solusinya. “Jangan asal tolak saja,” katanya.
Menurut Benny, persyaratan seperti penonton harus berumur 20 tahun ke atas; saat tampil, sang artis harus berpakaian sopan; dan mengikuti adat istiadat Indonesia; dapat dijadikan batasan dalam penyelenggaraan konser Gaga di Indonesia.
Ia menyayangkan adanya kelompok-kelompok yang selalu menolak, namun tidak memberi solusi masalah. Terutama saat ada pihak yang memaksakan kehendaknya, khususnya dengan kekerasan. Karena seharusnya mereka dapat berunding dan mengambil jalan tengah tentang masalah ini.
Sebelumnya, saat Lady Gaga akan konser di Korea Selatan 27 April 2012 di Stadion Olimpiade Seoul, kelompok Kristen setempat menuding Lady Gaga sebagai ikon pornografi, antikristen dan mempromosikan gaya hidup homoseksual. Mereka memaksa pembatalan konser Lady Gaga.
"Beberapa orang melihat itu sebagai budaya yang berbeda, tapi tetap saja merosotkan nilai agama," kata pendeta Yoon Jung-hoon.
Korea Selatan memang negara Kristen paling kuat kedua di Asia, setelah Filipina. Namun mendapat tekanan dari pemuka agama tidak lantas membuat pemerintah Korea Selatan mengaminkan penolakan itu. Lady Gaga tetap boleh bernyanyi dengan satu peraturan: konser cuma boleh ditonton remaja berusia di atas 18 tahun.
Lady Gaga yang dijadwalkan menyapa "Little Monster", sebutan bagi penggemarnya, di Indonesia, 3 Juni 2012, tak mendapat izin Markas Besar Kepolisian RI. Polri menyebutkan pelarangan itu merupakan tindak lanjut surat yang dikirim Sekretaris Negara kepada Mabes.
Namun apa yang dilakukan pemerintah Korea tidak mungkin bisa dilakukan pemerintah Indonesia, sebab rakyat Indonesia belum bisa berpikir dewasa. Itulah bedanya kita dengan negara maju.
(BBC Indonesia, Republika, Tempo)
sumber : Walau Ditolak Golongan Kristen, Konser Lady Gaga Tetap Digelar di Korea Selatan
Sayang sekali, kita belum seberadab mereka dan lebih meengutamakan otot daripada otak


7Likes
LinkBack URL
About LinkBacks




Reply With Quote



Bookmarks