China Mempesona
Lima tahun lalu, siapa yang tahu dengan Beijing Auto Show. Semua terbius gemerlap Detroit, Geneva, Paris, Tokyo dan Frankfurt Auto Show. Kini semua mata memandang. Tempat dimana petinggi otomotif dunia berkumpul. Ada Ed Welburn-Penanggungjawab design General Motors Corp. rekan sejawatnya, Martin Smith dari Ford, Steve Mattin dari Volvo dan Walter de Silve dari Audi. Seorang Welburn, berdecak kagum seraya berkata "Ini Pameran mobil paling menarik yg pernah saya hadiri selama ini.
Pameran ini digelar berselang-seling antara Beijing dan Shanghai. Tahun ini di Beijing dan tahun depan di Shanghai, demikian sejak mulai digelar 1985. Tahun ini, tidak kurang dari 25 merek internasional memiliki fasilitas produksi di China, seperti Audi, BMW, Mercedes-Benz, Toyota, Honda, Buick dan Cadillac, juga Peugeot serta Hyundai. Ditambah sedikitnya 24 merek local seperti Chery, Geely, Brilliance, BYD, Great Wall dan FAW. Yang masih didatangkan utuh adalah merek-merek mewah seperti Rolls-Royce, Ferrari, Maserati dan Lamborghini.
Penjualan mobil dan SUV di China tahun lalu mencapai 8.1 juta dan diperkirakan mencapai 9.2 jutaunit tahun ini, tumbuh 14%. Triwulan pertama tahun ini naik 21% dibandingkan periode yang sama 2007.
Tidak heran, pameran di China ini sekarang dianggap naik kelas, setara dengan pameran mobil di Detroit, Geneva, Paris, Frankfut dan Tokyo yang rata-rata sudah lebih dari 50 kali penyelenggaraan.
Tahun ini 890 mobil baru dan SUV yang ditampilkan di area seluas 180,000m2. Dan seperti di sini, pameran itu juga ajang jual mobil. Bugatti Veyron pertama yang di jual di China laku lewat pameran ini. Tiga unit Bentley, Continental GT Speed, Continental Flying Spur dan Arnage RL bahkan sudah laku sebelum dipamerkan.
Kini sayup-sayup orang mulai membicarakan bagaimana peluang pameran ini untuk lebih besar dari Detroit Motor Show. Golongan ini yakin kurang dari satu decade, pasar otomotif China bakal jadi yang terbesar di dunia, menggeser USA. Tanda-tandanya jelas. Pertama, pertumbuhan pasar mobil China begitu cepat, sementara USA justru melempem. (mobilku.com)
|