KompasForum
  

Go Back   KompasForum > OTOMOTIF > Motor Corner
PORTAL FORUM RULES Register FAQ Members List Calendar ARCADE Search Today's Posts Mark Forums Read

Motor Corner Diskusi merek dan jenis serta informasi dan permasalahan mengenai sepeda motor


Selamat Datang di KompasForum!

Saat ini Anda masih berstatus tamu di KompasForum dan hanya mendapatkan akses terbatas pada diskusi, fasilitas serta layanan yang ada. Dengan menjadi anggota KompasForum, Anda dapat berinteraksi dan berpartisipasi secara aktif, serta memanfaatkan seluruh fitur yang ada. Proses registrasinya mudah, cepat, dan gratis. Jadi tunggu apalagi, klik disini untuk daftar menjadi member KompasForum!.
Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1 (permalink)  
Old 05-09-2008, 02:44 AM
cyberdhoe cyberdhoe is offline
Junior Member
 

Join Date: May 2008
Posts: 2
Thanks: 0
Thanked 0 Times in 0 Posts
cyberdhoe is on a distinguished road
Default [maticholic] Penggemar Motor Matic Masuk Sini Yuk

Skutik dan Stabilitas


Keluhan mengenai stabilitas skuter dan gejala ban licin atau 'ngebuang' pada skutik ternyata disebabkan oleh beragam faktor. Maraknya jenis skuter yang beredar di pasaran menyebabkan keragaman faktor tadi menjadi lebih bervariasi lagi. Nah lho! Banyak banget dong?

Sebetulnya tidak sebanyak yang Anda pikirkan, namun tetap butuh perhitungan yang cukup rumit untuk benar-benar menentukan di mana letak kesalahannya. Jadi lebih baik hitung-hitungan itu diserahkan saja kepada ahlinya. Hehehe... Untuk kita yang lebih awam, ada penjelasan yang menggunakan bahasa yang masih bisa kita mengerti.



Ada sebuah fakta bahwa skutik yang merajai pasar di Indonesia adalah hasil produksi Thailand. Skutik Thailand sepertinya memang sengaja diproduksi khusus untuk wilayah Asia (Tenggara?) dan tidak menembus pasar dunia. Silahkan coba bandingkan produk yang ditawarkan di situs AP Honda Thailand dan Powersports Honda Internasional. Anda dapat dengan mudah melihat perbedaan yang mencolok dari produk-produk tersebut.
Apabila dibandingkan dengan skuter-skuter yang dijual di luar negeri (non-Thailand), kita dapat dengan mudah menemukan perbedaan mendasar yaitu pada ukuran roda dan tapak ban yang digunakan. Rata-rata skuter di luar negeri menggunakan roda ring 10" s/d 12". Untuk kelas maxi-scooter, rata-rata menggunakan roda ring 14" untuk belakang dan 15" untuk depan. Ada juga yang menggunakan roda 16" untuk kelas skuter menengah. Namun kesamaannya adalah penggunaan ban tapak lebar (120 mm ke atas). Saya hanya menemukan satu varian skuter yang menggunakan ban model kurus seperti di Indonesia, yaitu Yamaha Why yang menggunakan ring 16" dengan lebar ban kurang dari 100 mm. Bukan berarti design Thailand itu nggak beres lho. Namun saya masih penasaran dan ingin terus mencari titik nyaman yang pas untuk Vario saya.

Ukuran tapak ban jelas membantu menambah traksi terhadap aspal. Saya menjadi lebih yakin terhadap hal ini semenjak memperhatikan sebuah Kymco Grand Dink yang melaju dengan kencang namun tetap stabil. Sangat jelas terlihat bahwa tapak ban lebar yang dimilikinya memperkuat traksi sehingga laju bisa tetap stabil meskipun sambil menyelip-nyelip di antara kendaraan roda 4 yang ada. Padahal Grand Dink itu termasuk besar ukurannya dibandingkan dengan Vario, tapi lincahnya setengah mati! Hehehe...Kapan yah saya bisa beli maxi-scooter?

Tidak puas hanya dengan hasil studi banding dan fakta nyata di jalanan, saya pun bertanya di salah satu milis skuter. Saya dapat beberapa jawaban yang cukup memuaskan dan dapat menambah pengetahuan saya dalam dunia perskuteran. Berikut kutipannya:
Oom Ryan wrote:
"Kymco Xciting pakai velg 15 dan 14. New Gillera Runner sudah pakai velg 14 dan 13, yang lama pakai velg 12. Kalau soal stabilitas, motor semakin besar pasti akan semakin stabil. Ini sih menurut pengalaman saya. Saya pakai Xciting di luar kota, cruise di 120 km/h nyaman. Pakai Grand Dink paling enak cruise di 100 km/h."

Mas Riza wrote:
"Semakin besar roda semakin stabil (baca: manuver menghindari halangan di depan lebih berat, kurang lincah, cocok di jalan lurus) makanya membutuhkan teknik yang lebih untuk keamanan berkendara, contohnya countersteering. Semakin kecil semakin lincah, negatif thinkingnya dikatakan kurang menggigit jalanan, tidak begitu membutuhkan teknik countersteering, makanya susah aku ngasih tahu cara countersteering di dunia skuter, karena memang tidak membutuhkan."

Mas Achmad Hilman wrote:
"Intinya...titik berat motor ada pada posisi yang tepat pada saat bensin terisi dan dinaiki. Inilah desain chasis. Perkara mau pakai velg ukuran berapapun, tetap titik berat (baca : poros rebah) motor akan berubah sesuai ketinggian motor. Karena itu perubahan ukuran velg dari 10 menjadi 12 dsb tetap akan terasa berbeda karena titik berat bergeser naik 2 inchi."

Mas Ai Zeus wrote:
"Jangan lupa, kestabilan juga dipengaruhi G-Force, atau gaya tekan kendaraan ke tanah. Perhatikan kendaraan F1. Mereka sangat memaksimalkan G-Force ini untuk kestabilan kendaraan. MotoGP pun begitu, perhatikan design fairing dan buntutnya. Fairing itu berfungsi untuk membuat aliran udara bergerak di atas kendaraan. Udara itu juga membantu menekan kendaraan ke bawah, sehingga G-Force yang didapat akan semakin tinggi. Jadi faktor kestabilan kendaraan ada banyak komponen yang mempengaruhi."

Penjelasan yang lebih masuk akal, bukan? Sayangnya saya belum menemukan penjelasan yang memuaskan mengenai stabilitas skuter dalam kondisi jalanan basah. Menurut booklet Safety Riding Berskuter yang saya peroleh, disebutkan bahwa "Pengendara yang bijak akan berhenti dan menepi di kala hujan lalu menunggu hujan berhenti." Di beberapa artikel yang pernah saya baca tentang safety riding, memang sebaiknya pengendara lebih berhati-hati di saat melihat perubahan kondisi jalanan, meskipun hanya perubahan warna pada aspal.

sumber : www.maticholic.com
Reply With Quote
  #2 (permalink)  
Old 05-09-2008, 03:03 AM
cyberdhoe cyberdhoe is offline
Junior Member
 

Join Date: May 2008
Posts: 2
Thanks: 0
Thanked 0 Times in 0 Posts
cyberdhoe is on a distinguished road
Default Re: [maticholic] Penggemar Motor Matic Masuk Sini Yuk

Rumah CVT Matic Penentu Laju



Korek atau meningkatkan tenaga skubek tidak bisa melulu fokus di mesin. Harus didukung juga permainan di rumah CVT (Continously Variable Trasmision) agar bisa mengimbangi power yang sudah melonjak. Untuk itu wajib tahu cara kerja CVT dan apa saja yang harus diakali.

Sekarang coba kenalan sekaligus lihat apa saja komponen pendukung akselerasi yang ada di dalam rumah CVT. Tapi, karena komponennya banyak, tulisan ini dibikin continue alias bersambung?

Oke kan!





SECONDARY SLIDING SHEAVE

Peranti ini berfungsi untuk menekan kampas kopling otomatis yang ada di rumah CVT. Berbentuk layaknya mangkuk, di bagian tengah terdapat tiga lubang pin guide (pin pengunci kampas kopling) yang nantinya bakal menggerakan kopling sesuai putaran belt CVT dan rpm mesin.

“Tapi, nggak sedikit ditemukan, kalau peranti ini mulai aus di skubek usia dua tahun pakai,” ujar Basio, salah satu mekanik Matic Shop di Jl. Ciledug Raya, No. 11, Ciledug, Tangerang.

Keausan yang terjadi, terutama pada bagian lubang pin guide. Cara melihatnya pun mudah. Yaitu, terlihat ada coak di tengah lubang pin. Gejala yang diberikan pada keausan ini pun bisa dengan mudah dideteksi. Rpm mesin sulit beranjak naik seperti biasanya.

“Itu karena pin terasa seperti macet di tengah. Jika begitu akan membuat sulit secondary sliding sheave untuk naik,” ujar Dodo, juragan Dodo Racing di kawasan Ciledug, Tangerang.

Ada beberapa perilaku berkendara yang bisa menyebabkan kejadian seperti ini. Salah satunya, karena pemakaian skubek yang tak pernah mencapai rpm tinggi. Artinya, mesin jarang digeber. Akhirnya, pin guide kerap mentok di tengah. Lain halnya jika mesin sering digeber di putaran tinggi. Anehnya, keausan atau coak di tengah lubang justru tidak terjadi.

Jika terjadi keausan seperti ini, sudah dipastikan harus ganti part itu. Enaknya, sobat punya beberapa pilihan. Ya, mau pilih versi part standar atau racing.

Jika pilih standar, itu artinya hanya dilengkapi tiga lubang pin guide. Sedang jika pilih komponen racing, setidaknya ada enam lubang pin guide yang bisa dipilih. Misalnya, merek TDR ini.

Itu artinya lagi, ada dua pilihan karakter kebut yang bisa dipilih. Yang pertama jika pilih yang ada lekuk di tengah lubang, maka rpm motor tidak langsung turun drastis. Jadi, ada sedikit putaran mesin yang menggantung di tengah. “Ini cocok buat dapetin tenaga instan ketika sedikit

menurunkan gas dan menyentaknya kembali,” ujar Dodo.

Tapi, jika pilih lubang yang punya bentuk lurus alias mulus, itu artinya rpm bisa naik-turun dengan cepat. Ya, secepat putaran tangan membuka atau menutup grip gas.



PER CVT DAN SECONDARY SEAT SPRING

Buat yang sudah oprek mesin, boleh deh coba ganti per CVT dengan tipe lebih keras. Soalnya, selain buat mencegah gejala selip, tekanan puli juga makin mantap memutar.

“Tapi, jangan coba-coba pilih per yang keras untuk di motor standar,” ujar Mariasan Kocek, mekanik dan juga pembalap tim JP Racing di Bintaro, Tangerang. Selain bisa mengakibatkan selip, juga bikin bagian mangkuk puli panas.

Akibatnya gemuk alias grease yang ada di dalam mangkuk puli mengering. Partjadi mudah aus deh. Tapi, ada lagi nih pilihan buat yang skubeknya masih standar atau belum bore-up ekstrem.

Biar per lebih cepat membuka dan menutup, bisa pakai komponen yang namanya secondary seat spring (SSS). Misal, merek CLD. Nah, peranti ini punya banyak pelor yang nantinya diletakan di bawah per CVT.

Kelebihannya selain masih bisa pakai per CVT standar, pelor juga mampu menyesuaikan bentuk meski ada gerusan. “Sebenarnya, part ini bisa dipakai untuk motor standar atau balap. Malah ada juga yang pakai untuk freestyle. Jadi, tak terbatas untuk skubek standar,” ungkap Dodo.



KOPLING GANDA RACING

Ada satu lagi! Masih di sekitar bagian rumah CVT, terutama kopling. Yaitu, kopling otomatis atawa ganda. Buat skubek tenaga ekstrem, peranti peredam sekaligus penyalur tenaga ini kudu diperhitungkan.

Tenaga makin besar, artinya butuh kampas yang lebih mumpuni biar nggak gampang selip. Banyak part racing beredar di pasaran. Salah satunya, merek Kitaco ini. Selain punya material kampas bagus, juga bermodel canggih.

Komponen yang punya nama clucth carieer assy ini, dilengkapi lubang di pelat kopling. Lubang itu juga berfungsi sebagai setelan. Artinya, jika lubang dibiarkan kosong, maka per kopling jadi lebih enteng membuka.

Ini cocok buat sobat yang mengandalkan putaran mesin bawah-menengah. Begitu juga sebaliknya, jika lubang diisi baut berwarna kuning sebagai penutup lubang.
Ketika pasang, lebih cocok buat kejar putaran menengah hingga atas. Selain dilengkapi lubang tadi, part ini juga memiliki setelan per kopling. Maksute, per bisa diadjust.

Sumber : maticholic.com
Reply With Quote
  #3 (permalink)  
Old 05-15-2008, 03:35 PM
marsal's Avatar
marsal marsal is offline
Senior Member
 

Join Date: Mar 2008
Location: Jakarta aja deh...
Posts: 1,282
Thanks: 4
Thanked 74 Times in 52 Posts
marsal will become famous soon enough
Default Re: [maticholic] Penggemar Motor Matic Masuk Sini Yuk

Wah..., bagus sekali tuh infonya...., ayo dong diteruskan lagi bagi2 infonya..., karena sangat berguna untuk menambah wawasan nih...!
Reply With Quote
  #4 (permalink)  
Old 06-07-2008, 11:48 AM
andridisini andridisini is offline
Junior Member
 

Join Date: Jun 2008
Posts: 25
Thanks: 0
Thanked 0 Times in 0 Posts
andridisini is on a distinguished road
Send a message via Yahoo to andridisini
Default Re: [maticholic] Penggemar Motor Matic Masuk Sini Yuk

thx 4 infonya bro.
Reply With Quote
  #5 (permalink)  
Old 08-17-2008, 05:37 PM
kodok_ijo kodok_ijo is offline
Junior Member
 

Join Date: Aug 2008
Posts: 11
Thanks: 0
Thanked 0 Times in 0 Posts
kodok_ijo is on a distinguished road
Default Re: [maticholic] Penggemar Motor Matic Masuk Sini Yuk

kampas kopling racing tuh awet gak sih kalo untuk harian...mulai dari kampasnya dan pernya..
Reply With Quote
  #6 (permalink)  
Old 10-07-2008, 10:25 AM
dedyse dedyse is offline
Junior Member
 

Join Date: Sep 2008
Posts: 29
Thanks: 0
Thanked 0 Times in 0 Posts
dedyse is on a distinguished road
Default Re: [maticholic] Penggemar Motor Matic Masuk Sini Yuk

info untuk stater vario supaya halus dunks...dan sekalian bengkelnya di mana yg deket sekitar cilandak...ples biayanya tx ya
Reply With Quote
  #7 (permalink)  
Old 11-11-2008, 09:29 PM
aye_ra aye_ra is offline
Junior Member
 

Join Date: Nov 2008
Location: JAK-BAR
Posts: 8
Thanks: 0
Thanked 0 Times in 0 Posts
aye_ra is on a distinguished road
Send a message via Yahoo to aye_ra
Default Re: [maticholic] Penggemar Motor Matic Masuk Sini Yuk

@^
Boss, untuk vario sepertinya sudah di buat halus starternya
emang bawaan dari sononya kasar begitu deh
karena dha pernah nanya ke mekanik, dia bilang susah ngakalinnya


ada yg punya info mengenai ii
pls sharing yah
Reply With Quote
  #8 (permalink)  
Old 11-12-2008, 03:13 PM
marsal's Avatar
marsal marsal is offline
Senior Member
 

Join Date: Mar 2008
Location: Jakarta aja deh...
Posts: 1,282
Thanks: 4
Thanked 74 Times in 52 Posts
marsal will become famous soon enough
Default Re: [maticholic] Penggemar Motor Matic Masuk Sini Yuk

Mengapa sih rata2 motor matic itu boros sekali konsumsi bahan bakarnya? Bisa gak sih motor matic dibuat menjadi irit bahan bakarnya seperti motor manual?

FYI, saat ini saya memakai motor Suzuki Skywave 125. Konsumsi bahan bakar yang terpakai kalo saya perhatikan adalah 1 : 26 dengan kecepatan rata2 antara 40 s/d 60 kpj. Sangat terasa borosnya bila saya bandingkan dengan motor yang non matic.

Memang sih kalo motor itu uda jalan apalagi jalanan lurus & lancar, akan terasa sekali enaknya/nyamannya. Awalnya memang agak berat/lambat, namun lama2 akan terasa peningkatannya/kecepatannya.
Mohon dong pencerahannya....
__________________
kendalikanlah dirimu
sebelum mengendalikan orang lain
Reply With Quote
Reply

Bookmarks

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On
Forum Jump


All times are GMT +7. The time now is 10:22 PM.



Copyright © 2008 KOMPAS.com. All rights reserved

Content Relevant URLs by vBSEO 3.2.0