|
|
|
|||||||
| PORTAL | FORUM | RULES | Register | FAQ | Members List | Calendar | ARCADE | Search | Today's Posts | Mark Forums Read |
| Car Corner Diskusi merek dan jenis mobil serta informasi dan permasalahan mengenai interior, eksterior, mesin, dan segala hal mengenai mobil |
|
Selamat Datang di KompasForum! Saat ini Anda masih berstatus tamu di KompasForum dan hanya mendapatkan akses terbatas pada diskusi, fasilitas serta layanan yang ada. Dengan menjadi anggota KompasForum, Anda dapat berinteraksi dan berpartisipasi secara aktif, serta memanfaatkan seluruh fitur yang ada. Proses registrasinya mudah, cepat, dan gratis. Jadi tunggu apalagi, klik disini untuk daftar menjadi member KompasForum!. |
![]() |
|
|
LinkBack | Thread Tools | Display Modes |
|
|||
|
mau tanya nih, karena aku sering berlibur ke Indo, dan sering jalan2 kesana kemari, keluarga, ke temen, dll, naah aku memutuskan untuk beli Mobil di Indonesia, dengan type dan merk dan tahun keluaran yang sama seperti mobilku di Belanda, tapi yang anehnya, kenapa harga mobil di Indo bisa 150 % lebih mahal di banding di Belanda yaa? ada yang tau gak kenapa, apa karena pajak dan lain lain?
|
|
||||
|
Maaf out of topic.
Malahan sekarang, pencipta Pesawat di Indonesia yaitu BJ Habibie, seorang jenius malah terusir dari negerinya. Makanya kalau pintar jangan tinggal di Indonesia. Contoh : Rexy Pelatih Badminton Malaysia. Kembali ke topic Harga mobil di Indonesia itu mahal karena harus bayar Pajak yang cukup tinggi. Tiap tahun harus bayar STNK dan Pajak Kendaraan Bermotor. Asuransi bersifat optional. Kalau di Malaysia, mobil murah karena cukup bayar Pajak Kendaraan Bermotor atau yang disebut Road Tax dan Asuransi. Itu saja. Di Malaysia PKB/ Road Tax Mobil cukup murah, yang mahal Asuransi, tetapi asuransi itu kan bersifat menjamin. Kalau di Indonesia menjadi Doubling, bayar STNK ke Pemerintah, bayar PKB ke Pemerintah...Jadinya pemerintah nerima double...untuk apa kok nerima double...ya untuk pemeliharaan jalan raya supaya jalan raya menjadi aman dan lancar sehingga tidak ada Pengendara Sepeda Motor seperti Artis Sophan Sophiaan yang meninggal dunia karena kecelakaan gara-gara ada lobang di jalan raya...lho kok. jadi bingung sendiri. Sekarang kita bandingkan di Malaysia dan Indonesia Di Malaysia Bayar Pajak Mobil (road tax) tahun 1997 untuk 1 tahun sekitar 100 ringgit atau 250 ribu rupiah. Bayar Asuransi Mobil tahun 1997 untuk 1 tahun sekitar 100 ringgit atau 250 ribu rupiah. Jadi total sekitar 500 ribu sudah dengan asuransi (terlindung dari segala coxt accident) Di Indonesia Bayar Pajak (PKB) Mobil tahun 1997 untuk 1 tahun sekitar 700 ribu rupiah. Bayar STNK Mobil untuk lima tahun bisa 1 juta jadi tiap tahun bayar 200 ribu. Jadi total sekitar 900 ribu rupiah belum asuransi. (kalau ada accident bayar sendiri, biasanya juga bayar gono-gini ke Polisi, belum lagi perbaikan) Pusing deh. Jadi bagaimana, ya.. itulah susahnya seperti pepatah. KALAU BISA DIPERSULIT MENGAPA DIPERMUDAH. |
|
||||
|
KALAU MAU BAYAR PAJAK DAN STNK MOBIL DI INDONESIA SUSAHNYA MINTA AMPUN.
BAYAR PAJAK SAJA DIPERSULIT...JADINYA PAKAI CALO. KALAU GAK PAKAI CALO...GAK KEBAYAR BAYAR ITU STNK DAN PAJAK. DI MALAYSIA BAYAR PAJAK MOBIL DAN ASURANSI DI KANTOR POS ATAU ON LINE, JADINYA GAK ADA CALO. SEKARANG YANG PALING SUSAH DI INDONESIA. 80 % PEMILIK MOBIL DI INDONESIA NAMANYA TIDAK SAMA DENGAN YANG TERTERA PADA BUKU PEMILIK ATAU BPKB MOBIL , KARENA APA...YA KARENA BIAYA BALIK NAMA...MAHALNYA MINTA AMPUN. JADINYA KALAU BELI MOBIL...GAK PERLU BALIK NAMA...YANG PENTING ADA STNK DAN BPKB. DI MALAYSIA. SETIAP PEMILIK MOBIL HARUS SAMA DENGAN NAMA YANG TERTERA PADA GERAN (BPKB) KARENA BIAYA BALIK NAMA CUKUP MURAH CUMA 60 RINGGIT ATAU 150 RIBU RUPIAH. JADI SETIAP BELI MOBIL YA...SEKALIAN BALIK NAMA. INTINYA : KALAU BISA DIPERMUDAH KENAPA TIDAK DIPERMUDAH SAJA. Saran saya kepada Pemerintah Indonesia : Janganlah mempersulit rakyat Indonesia yang sudah cukup sulit, sehingga jutaan rakyat Indonesia mengungsi (menjadi TKI) di luar negeri. Ya... jumlah TKI lebih besar daripada pengungsi di Afrika. |
|
||||
|
Itulah Indonesia.........
buat anda yang tidak suka dengan Indonesia ya jangan tinggal di Indonesia.. karena untuk saat ini ...... itulah adanya... apa2 serba mahal...... ![]() ![]() ![]() so bersyukurlah anda yang bisa tinggal di luar indonesia dengan segala kenyamanannya ......tidak seperti kami yang cukup bersyukur kalau bisa beli tempe dan makan sehari sekali....
__________________
c yau
|
|
||||
|
Harga mobil di Indonesia tinggi sebab mobil bagi negara masih termasuk barang mewah jadi pajaknya tinggi. Di negeri Paman Sam, mobil adalah suatu kebutuhan, kalau tinggal di suburb musti punya kendaraan pribadi sebab bis dan kereta api trayeknya tertentu saja, pula disini tidak ada ojek, bajaj, bemo, mikrolet, dkk. Pajak kendaraan ditangani oleh kantor Secretary of State (SoS) besarnya $78.00/th utk sedan. Kalau truk, bis, etc. saya tidak tahu. Kantor SoS akan mengirim surat pemberitahuan ~2-3 bulan sebelum kadaluwarsa, jadi kita punya banyak waktu utk memperpanjang pajak kendaraan yg bisa dibayar melalui pos atau on-line.
__________________
" not for one's self " |
|
||||
|
Quote:
Jadi kalo engga mahal engga keren dung, secara belanda kan ambil hasil juga dari indonesia.............. he he he sorry jawaban nya lagi NGAWUR ... just for FUN ![]()
__________________
Peace & love cimut |
|
||||
|
mobil di indonesia mahal karena kebanyakan kena pajak....pucing dech!
pajak mahal tapi jalan2xnya pada ancur plus pucing lagiiii! bt bgt!
__________________
have nice day
![]() |
|
||||
|
Quote:
![]() ![]() |
![]() |
| Bookmarks |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|