
Originally Posted by
danangbanget
Salam sejahtera..
Judul itu pelesetan pada singkatan sebelumnya yang berbau SARA. Semoga tidak keberatan jika diberi versi baru tsb. Dan itulah yang saya rasakan dengan kehadiran Kompas dewasa ini. Harapan saya Kompas tidak terjerembab kepada politicking yang sampai sekarang masih menjangkiti banyak media massa. Ukurannya sederhana : ketika kita menyuarakan suara hati, dan kita tidak merasakan ada problem baik secara kesopanan maupun SARA dll., namun apa yang kita suarakan..... jika tidak diedit, ya diabaikan. Tidak ada jaminan figur/media yang seolah mencitrakan idealisme yang tinggi, pasti bebas dari penyakit itu. Mungkin saya berbicara dalam skup radio saja dulu. Saya kira RRI is the best, mereka tidak terlalu rumit dalam beraktifitas media. Harapan saya Kompas bisa mengikuti teladan mereka. Saya mengamati Kompas senantiasa berupaya keras untuk survive dengan melakukan penyesuaian-penyesuaian agar tetap bisa diterima di tengah masyarakat, hanya saja sampai dimana tingkat keseriusannya pihak Kompaslah yang lebih mengetahui.
Dalam kondisi segenting ini alangkah baiknya media massa mulai membuka ruang publik secara memadai tanpa diperumit dengan fikiran-fikiran yang kontra produktif. Siapa tahu dari suara-suara masyarakat ada solusi konkret bagi permasalahan negeri ini. Jika suara-suara itu dibungkam, kemudian terjadi karam di seluruh negeri, maka pihak medialah yang akan menjadi sasaran pertama kali untuk ditanya di Mahkamah Ilahi. Janganlah hal demikian terjadi. Ini sekadar mengingatkan. Afterall, saya percaya bangsa ini mudah berubah ke arah yang lebih exellent selama pionir2 mau beraksi nyata. Kompas di antara pionir itu? Semoga....
Wassalam,
Dan
Bookmarks