Page 2 of 2 FirstFirst 12
Results 11 to 16 of 16

Thread: Hal yang berisi SARA kenapa ditabukan?


  1. #11
    Newbie
    Join Date
    Mar 2008
    Posts
    36
    Rep Power
    0

    Re: Hal yang berisi SARA kenapa ditabukan?

    Quote Originally Posted by warded View Post
    Ass. Wr. Wb,
    Jadi maumu apa?
    Kagak senang dengan aturan?
    Mau ngajak berantam?

    Semuanya ada aturan, kalau tidak mau diatur, itu namanya kau adalah kafirun yang shyoook, sombong, congkak dan tinggi hati.
    Semua negara ada aturan, semua aktivitas ada aturan. Bahkan di Indonesia bukan cuman aturan yang ada tetapi juga norma dan susila.
    Jangan kaitkan FPI dengan sara. FPI sudah membantu para kafirun menutup gereja yang tak ada ijinnya. Keberatan? ato ajak berantam? tinggal pilih. Senang atau tidak senang, para kafir harus loyal pada mayoritas. Kagak percaya, lihat tuch amerika setan yang seenak jidatnya di timur tengah.
    Cape deeeh...

    Wassalam,

    Saat saya membaca post bung warder. Saya langsung tertawa .Apakah bung warder sadar...FOrum kompas dibaca oleh banyak orang dari seluruh dunia ?

  2. #12
    Contributor antoderman's Avatar
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Retired
    Posts
    2,910
    Rep Power
    10

    Re: Hal yang berisi SARA kenapa ditabukan?

    Quote Originally Posted by Johnthebaptist View Post
    Di Indonesia, hal-hal atau topik pembicaraan yang berisi Suku Agama dan Ras selalu di tabukan untuk dibicarakan. Alasannya karena memancing SARA?

    Anda sudah menjawabnya :
    Ingat, agama itu bukan demokrasi, tapi pribadi. Pribadi ya urusannya masing-masing.
    Quote Originally Posted by Johnthebaptist View Post
    Dengan tidak boleh dibicarakannya hal-hal yang mengandung SARA,

    Anda sudah mengikuti sampai mana ?
    Sudah banyak diskusi kerukunan umat beragama dan bahkan ada organisasi koalisi kerukunan umat beragarama. Dan Koran KOMPAS sendiri sudah sedari lama bersikap kerukunan beragama tercermin dari opini2 di dalam koran.

    Quote Originally Posted by Johnthebaptist View Post
    maka ketidakadilan yang berhubungan dengan SARA pun akhirnya terus terjadi di Indonesia, spt pelarangan agama dg aliran Ahmadiyah, pembongkaran paksa kedai makan di waktu Ramadhan oleh FPI, penutupan paksa gereja dgn alasan tidak ada ijin, padahal memang ijin tidak pernah diberikan walaupun sudah diminta, dgn alasan mayoritas muslim tidak senang dengan adanya gereja. Juga pengeras suara yang sangat mengganggu. Ada batas-batas yang wajar. Selama hal-hal extreme yang dangkal terus dibiarkan, ya Indonesia akan selalu kisruh.

    Ini tidak ada sangkut pautnya dengan SARA. Sebagian hal2 di atas ada karena sangat lemahnya kepastian hukum dalam beragama di Indonesia. Jadi ini masalah hukum, bukan pembahahasan SARA.
    Sangat Tersiksanya Ibu Yg Cinta & Mengabdi Utk Bangsa Adalah Bukti Rendahnya HAM Masyarakat

  3. #13
    Contributor Fidel Castro's Avatar
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Cuba
    Posts
    2,810
    Rep Power
    11

    Re: Hal yang berisi SARA kenapa ditabukan?

    Saya rasa hal yg bersifat SARA, memang TABU bagi para golongan ektrimis dan fanatik. Karena ujung2xnya pasti ribut dan tidak menghasilkan hikmah yg baik.

    Semua manusia pada dasarnya sama, mau dia Kristen, Islam, Budha, Hindu, Jawa, Batak, Sunda, Cina, Bule, Negro, dll. Kalo pas emang orang nya punya sifat yang baik, bijak dan bertoleransi, saya rasa tidak akan ada masalah dalam memperbincangkan atau berdebat mengenai SARA, malahan mungkin mereka bisa mendapatkan suatu hikmah untuk hidup berdampingan dengan lebih baik.

    Saya sering sekali melihat orang2x yg beragama (dari berbagai golongan agama), ada yg rajin banget bolak-balik ke tempat ibadah, ada yg rajin banget berdoa sampe2x musti di perlihatkan di depan umum, tetapi kelakuan mereka sehari2x tidak menunjukan bahwa mereka manusia2x yg taat pada ajarannya agama nya.
    Banyak dari mereka yg melakukan tindakan amoral dan melawan hukum atas nama agama mereka masing2x.
    Apa faedahnya beragama bagi mereka ???? Hanya ritual untuk mengisi waktu ato hanya alat untuk mencapai tujuan pribadi ????

    Jadi biar seru dan nambah ilmu dalam membicarakan SARA, setiap manusia yg mau ikut dalam berdebat harus introspeksi dulu lah. Kalo belum bisa mengontrol diri sendiri, ya ngga usah ikut. Daripada ntar bikin malu agama dan golongan masing2x.

    Sebaiknya dari kita semua berlomba2x untuk menunjukan kebaikan dalam hidup. Dengan demikian otomatis agama dan golongannya akan terangkat nama baiknya.
    Kalo berlomba2x adu kekuatan fisik (apalagi kalo ngga seimbang) ya.......hanya bikin aib dan malu saja.

    Semoga bangsa Indonesia yg beragam suku, agama, dan ras ini, bisa lebih pintar lagi di dalam hidup berdampingan. Agar bangsa yg besar ini bisa lebih maju dan di segani bangsa lain.

  4. #14
    Newbie
    Join Date
    Mar 2008
    Posts
    36
    Rep Power
    0

    Re: Hal yang berisi SARA kenapa ditabukan?

    Quote Originally Posted by antoderman View Post

    Anda sudah menjawabnya :

    Anda sudah mengikuti sampai mana ?
    Sudah banyak diskusi kerukunan umat beragama dan bahkan ada organisasi koalisi kerukunan umat beragarama. Dan Koran KOMPAS sendiri sudah sedari lama bersikap kerukunan beragama tercermin dari opini2 di dalam koran.


    Ini tidak ada sangkut pautnya dengan SARA. Sebagian hal2 di atas ada karena sangat lemahnya kepastian hukum dalam beragama di Indonesia. Jadi ini masalah hukum, bukan pembahahasan SARA.
    Saya juga setuju bung.
    Jadi sebenarnya salah Pemerintah(Hukum) atau Salah pribadi orang di Negara Indonesia yang tercinta ini ? Silahkan anda sendiri yang memutuskan.

  5. #15
    Newbie
    Join Date
    Mar 2008
    Posts
    37
    Rep Power
    0

    Re: Hal yang berisi SARA kenapa ditabukan?

    Memang saat ini bangsa kita Indonesia ini belum mengenal seutuhnya kerukunan Agama, Ras dan suku, tetapi kalo kita mau tenggok sejarah bangsa ini, banggsa kita sudah mengenal Kerukunan SARA sejak ratusan tahun yang lalu. Dulu waktu jaman kerajaan agama mayoritas yg di anut adalah Hindu Budha, lalu Islam masuk, itupun tidak terjadi keributan, hal ini bisa kita lihat dari Situs yang ada di Gunung Kawi (JATIM), disitu ada pasanggrahan makam Eyang Jugo dan Raden Mas Imam Sujono (pengikut dari Pangeran Diponegoro) dengan Klenteng, atau pun cerita dari Laksamana Ceng Hoo.

    Ataupun di jawa terkenal dengan cerita Wali Songo yang berusaha untuk menyebarkan Islam dengan memadukan Islam dengan Kebudayaan setempat.

    Coba pikir atau 'ber handai-handai' coba kalo dulu Wali Songo melakukan hal yang sama dengan FPI saat ini, apakah Islam akan menjadi Agama Mayoritas sekarang ini.

  6. #16
    Administrator admin's Avatar
    Join Date
    Nov 2010
    Posts
    3,611
    Rep Power
    10

    Re: Hal yang berisi SARA kenapa ditabukan?

    Ok, cukup ya. Kebijakan redaksi Kompas.com adalah aturan yang harus ditepati oleh semua member forum. Tolong disikapi dengan bijak.

Page 2 of 2 FirstFirst 12

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0