Results 1 to 3 of 3

Thread: Apernas: Pengembang Jangan Takut Bangun Rumah Murah


  1. #1
    Junior Member
    Join Date
    Sep 2012
    Location
    Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
    Posts
    143
    Rep Power
    3

    Apernas: Pengembang Jangan Takut Bangun Rumah Murah


    Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Sehat Nasional (Apernas) mengatakan para pengembang kecil jangan takut membangun rumah murah di tengah persaingan dengan pengembang-pengembang besar.

    "Para anggota Apernas jangan khawatir mengembangkan rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tetap akan menguntungkan," kata Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Apernas Aris Suwirya di Semarang.

    Hal itu diungkapkannya di sela Pelantikan Pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Apernas Jawa Tengah dan Pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Apernas se-Jateng yang berlangsung di Hotel Horison Semarang.

    Ia mencontohkan pengembangan rumah murah di lahan seluas tiga hektare sanggup terbangun sekitar 250 unit rumah dengan luasan tanah 72 meter persegi/unit, meski 40 persen lahan dipotong untuk prasarana sarana umum (PSU).

    "Kalau punya lahan 6,5 ha, bisa menghasilkan sekitar 500 unit rumah dengan luas tanah 72 meter persegi. Itupun hanya memanfaatkan 60 persen lahan karena sisanya digunakan untuk jalan, saluran, dan sebagainya," katanya.

    Terlebih lagi, kata dia, pembangunan PSU perumahan bagi MBR akan dibantu pula oleh Kementerian Perumahan Rakyat dengan nilai sebesar Rp5,25 juta/unit rumah sehingga sedikit meringankan beban pengembang.

    "Pembangunan perumahan memang harus menyediakan PSU. Taruhlah membangun jalan selebar enam meter, pembangunan dan pengecoran saluran, dan sebagainya. Itu semua akan diganti oleh Kemenpera," katanya.

    Karena itu, ia mengharapkan para pengembang kecil tetap optimistis menghadapi iklim persaingan yang kian ketat, termasuk pengembang bermodal besar yang juga ikut-ikutan mengembangkan perumahan sederhana.

    Ia mengatakan pengembangan rumah sederhana untuk MBR juga dibebaskan dari biaya izin mendirikan bangunan (IMB), dan semestinya berbagai perizinannya juga dipermudah dan dipermurah untuk membantu masyarakat.

    Aris menghitung dengan harga jual Rp88 juta/unit untuk rumah murah bertipe 36, pengembang tetap bisa mendapatkan untung, asalkan pengembang bisa mencari lahan dengan harga di kisaran Rp100 ribu/meter persegi.

    "Kalau harga tanahnya sudah di atas Rp100 ribu/meter persegi ya susah. Namun, saya berharap para pengembang kecil tetap optimis, misalnya melirik lahan di pinggiran kota yang sekiranya potensial," katanya.

    Berkaitan dengan pengembangan rumah murah, ia mengatakan bahwa dana program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) tahun ini yang mencapai sekitar Rp7 triliun juga belum tersalurkan secara maksimal.

    "Dari dana FLPP tahun ini yang mencapai sekitar Rp7 triliun itu, baru tersalur sekitar Rp1 triliun dari sejumlah bank yang menjadi penyalur FLPP, seperti Bank Tabungan Negara (BTN), BRI, dan BNI," kata Aris.

    SUMBER

  2. #2
    Junior Member quora30's Avatar
    Join Date
    Apr 2013
    Location
    Tulungagung
    Posts
    188
    Rep Power
    2

    Re: Apernas: Pengembang Jangan Takut Bangun Rumah Murah

    Beritanya sangat informatif sekali gan... makasih..

  3. #3
    Beginner
    Join Date
    Jan 2013
    Posts
    74
    Rep Power
    2

    Re: Apernas: Pengembang Jangan Takut Bangun Rumah Murah

    Makasih gan infonya, lumayan untuk nambah ilmu soal perumahan..

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0