Jangan langsung berkecil hati kalau teras rumah Anda tidak terlalu luas. Dengan memadupadankan warna dan beberapa ornamen, teras mungil akan terlihat lebih cantik dan menarik.


Menurut arsitek Wisnu Brata, membangun teras di lahan sempit haruslah disesuaikan dengan kebutuhan ruang untuk sirkulasi terhadap entrance bangunan. "Juga perhatikan sisa area yang akan dibuat," ujar Wisnu.


Pengaplikasian furnitur yang sederhana, seperti kursi dan meja, ditambah dengan ornamen berupa tanaman hijau,akan menambah kesan asri teras mungil. Hanya, perlu diingat, pemilihan ornamen harus disesuaikan dengan gaya dan konsep bangunan.


Ambil contoh, bangunan bergaya klasik akan lebih bagus bila menampilkan ornamen patung, ukiran, batu, dan kayu. Solusi paling tepat untuk mendekor teras mungil adalah dengan menggunakan tema. Tema natural akan membuat tampilan teras lebih alami dan asri.


Kalau Anda ingin menonjolkan kesan mungil, gunakan warna tegel yang senada dengan warna dinding, namun pilih furnitur yang berkesan alami seperti kayu. Sementara bagi Anda yang memiliki teras dengan lahan luas, tentu tidak perlu pusing untuk mengatur ornamen.


"Kalau teras dibangun di lahan yang luas, dia bisa memiliki banyak fungsi. Misalnya, Anda bisa menjadikan teras itu sebagai point of viewbangunan. Cara ini juga dapat diterapkan di lahan yang sempit. Adapun yang penting harus disesuaikan dengan kebutuhan," tutur Wisnu. Penggunaan furnitur pun harus diperhatikan saat ingin menata teras, baik yang mungil maupun luas.


Untuk menciptakan teras bergaya klasik, caranya bisa dengan mengaplikasikan meja dan kursi tamu bergaya klasik dari bahan kayu. Anda sebenarnya tidak diwajibkan untuk meletakkan furnitur di teras, tapi itu dikembalikan lagi pada kebutuhannya.


Hal yang tidak kalah penting untuk teras Anda adalah pencahayaan. Atap skylight maupun kisi-kisi kayu bisa dimanfaatkan untuk menciptakan efek cahaya matahari yang tidak berlebihan. Jadi, teras Anda tak akan terasa panas pada saat siang hari.


"Untuk penerangan buatan seperti lampu, bisa dipilih sesuai selera Anda. Misalnya dengan memakai hidden light agar terlihat lebih dramatis dan minimalis, atau bisa juga menggunakan lampu gantung bergaya klasik," sebut Wisnu.


Jangan lupakan pula faktor peletakan teras guna mengantisipasi kemungkinan terganggunya proses sirkulasi terhadap area luar bangunan, seperti tanah dan carport.


Yang kedua, perhatikan material yang ingin digunakan, dan sesuaikanlah dengan konsep rumah. Contoh, kalau bangunan dibuat dengan gaya tropis natural, maka pilihlah material yang juga bergaya natural, misalnya keramik batu alam dan batu granit. Material tersebut bisa sekaligus berfungsi sebagai penyerap panas dan tidak memantulkan panas.


SUMBER