Sajian makanan tradisional asal Manado kini hadir dalam nuansa yang berbeda. Namun demikian, Juli Mardiyayanti mengatakan, makanan asli Surabaya juga konon memiliki histori tersendiri.
Pemilik rumah kue “Mom’s Uli” mengatakan, makanan Surabaya juga mendapat pengaruh kuat dari bangsa Belanda yang di bawa ke Indonesia, sehingga memiliki nama yang cukup unik. Yakni, klappertart yang juga sebagai makanan deseert, pendamping atau bisa juga sebagai makanan utama saat mengadakan pesta, misalkan ulang tahun pernikahan atau pada acara-acara peresmian.
“Oleh sebab itu, karena keunikan dan mempunyai khas dari rasa dan perpaduan pengaruh budayanya, kue ini juga cocok disajikan dalam suasana apapun. Cara pembuatannya pun cukup mudah dan terjangkau. Berikut resep dan cara mengolahnya:
Bahan:
- susu cair 1000 ml
- gula pasir 300 gr
- Terigu 50 gr
- Maizena 50 gr
- Custard powder 50 gr
- Butter unsalted 150 gr
- Kenari cincang 100 gr
- Kismis 100 gr
- Daging Kelapa Muda 2 buah
- Kuning Telur 7 butir
- Kayu Manis Bubuk secukupnya ( untuk taburan saja )
Cara Membuat:
- Campurkan terigu,,maizena, custard powder dengan sebagian susu cair,hingga menjadi satu adonan
- Kemudian Susu dan Gula di masak hingga mendidih dengan panas yang maksimal sambil di aduk hingga rata dan menyatu
- Masukkan campuran adonan susu, tepung,dan maizena lalu aduk sampai mengental , kemudian angkat dari api jangan terlalu lama.
- Masukkan butter ,aduk hingga butter cair dan tercampur rata
- Masukkan sebagian Kuning telur dan aduk hingga merata
- Masukkan Kenari, Kismis , dan daging kelapa muda
- Cetak dalam cup alumunium foil
- Setalah terbentuk sesuai dengan cetakan lalu taburi dengan Kenari cincang dan kismis sesuai selera
- Kemudian Oven dengan cara auben marie ( dengan cara di tim )selama kurang lebih 45 menit atau biarkan hingga matang.
Sumber: LensaIndonesia.com


LinkBack URL
About LinkBacks




Reply With Quote


Bookmarks