Page 5 of 8 FirstFirst 12345678 LastLast
Results 41 to 50 of 71

Thread: Main Saham Tanpa Rasa Takut, Gimana Caranya?

  1. #41
    Beginner
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    54
    Rep Power
    1

    Free Seminar "Rasio Keuangan & Valuasi Saham" 24 Sep 2011

    Jika di seminar pertama Seri Analisis Fundamental "Membaca Laporan Keuangan" peserta seminar telah mengerti bagaimana cara membaca laporan keuangan emiten, struktur permodalan perusahaan dan mengetahui informasi-informasi tersembunyi di dalam laporan keuangan, maka dalam seminar ini peserta memperoleh pengetahuan untuk menilai kesehatan perusahaan melalui indikator rasio keuangan, mengenal konsep valuasi saham sederhana dengan metode Relative Valuation dan menilai harga wajar suatu saham, bilamana harga saham disebut mahal, wajar atau murah. Kini peserta seminar yang hadir telah menjadi jeli dan mampu memberdayakan "otak warren buffett"-nya untuk mencari dan menilai apakah sebuah saham murah dan layak untuk dibeli? Apakah, misalnya, harga saham ASRI sekarang di Rp365 lebih mahal dengan harganya di Rp50 perak pada 2008 silam?? Member Ruarrrr biasa, member LOTS Trading Club kini memiliki mata setajam burung Elang dan melihat kejatuhan bursa saham saat ini lebih sebagai peluang daripada sebuah bencana.

    seminar-24-September-003.jpgseminar-24-September-001.jpg

  2. #42
    Beginner
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    54
    Rep Power
    1

    Free Seminar "Seri Analisis Teknikal: Chart, Trend & Pattern"

    WebBnr-Seminar-8-Oct.jpg

    Seminar "Seri Analisis Teknikal: Chart, Trend & Pattern" 8 Oct 2011

    Bagi Bapak dan Ibu yang kemarin mengikuti free seminar kami tentang Analisis Fundamental, tentunya tidak akan heran atau bertanya lagi, mengapa saham ASRI atau BSDE menjadi saham properti yang paling banyak diburu investor dan rebound paling signifikan diantara saham properti lainnya pada periode 26-30 September 2011. Dalam seminar Analisis Fundamental tersebut, peserta telah mengetahui bagaimana caranya memilih saham berkualitas yang harus dibeli, atau mengetahui mengapa memilih sektor properti dan bukannya sektor konstruksi. Bahwa kemudian harga saham turun lagi, penjelasannya ada di analisis teknikal.

    Untuk itulah maka bersama ini kami mengundang Bapak/Ibu untuk menghadiri free seminar "Chart, Trend & Pattern" yang merupakan bagian pertama dari seminar Seri Analisis Teknikal. Seminar gratis ini akan diselenggarakan pada:

    Hari : Sabtu
    Tanggal : 8 Oktober 2011
    Pukul : 09.00 – 11.00 WIB
    Tempat : Kantor Pusat PT. Lautandhana Securindo
    Wisma Keiai Lt. 15
    Jl. Jend. Sudirman Kav. 3, Jakarta

    Objektif :
    - Peserta mengenal dan mengerti cara membaca beberapa jenis chart;
    - Dapat mengidentifikasi Trend, Support dan Resistance;
    - Paham cara menarik garis Trend dan mendapatkan sinyal Buy/Sell;
    - Mengenal beberapa pattern untuk mengetahui apakah trend harga akan berbalik arah (reversal) atau berlanjut (continuation).

    Peserta :
    - Calon investor yang telah atau pernah mengenal saham;
    - Investor pemula yang ingin mengenal metode analisis teknikal;
    - Investor yang telah mengerti metode analisis fundamental dan ingin mengoptimalkan return investasi sahamnya dengan pendekatan teknikal (recommended);
    - Publik yang tertarik untuk mengetahui teknik jual-beli saham dengan analisis teknikal.

    Free Seminar "Seri Analisis Teknikal: Chart, Trend & Pattern" ini merupakan bagian dari seri free training dan seminar “Smart Investing With LOTS” yang telah dan akan kami selenggarakan dan direkomendasikan untuk diikuti seluruhnya:

    BASIC SEMINAR:
    − "Berinvestasi Saham Secara Baik Dan Benar" @ 9 & 23 Juli 2011
    − "Pengenalan Instrumen Pasar Modal" @ 6 Agustus 2011
    − "Mekanisme Perdagangan Saham Di BEI" @ 20 Agustus 2011

    INTERMEDIATE SEMINAR:
    − "Seri Analisis Fundamental: Membaca Laporan Keuangan" @ 10 September 2011
    − "Seri Analisis Fundamental: Rasio Keuangan & Valuasi Saham" @ 24 September 2011
    − "Seri Analisis Teknikal: Chart, Trend & Pattern" @ 8 Oktober 2011
    − "Seri Analisis Teknikal: Candlestick & Indicators" @ 22 Oktober 2011
    − "Memahami Corporate Action & Dampaknya Ke Harga Saham" @ 5 November 2011

    ADVANCE SEMINAR:
    − "Portofolio & Money Management" @ 19 November 2011
    − "Psikologi Pasar" @ 3 Desember 2011
    − "Pengenalan Ekonomi Makro" @ 17 Desember 2011
    − "Korelasi Inter-Market" @ 7 Januari 2012
    Last edited by lotsjohn; 26-10-11 at 03:35 PM.

  3. #43
    Beginner
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    54
    Rep Power
    1

  4. #44
    Beginner
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    54
    Rep Power
    1

    Free Seminar "Seri Analisis Teknikal: Candlestick & Indicators" 15 Oct 2011

    Seminar "Seri Analisis Teknikal: Candlestick & Indicators" 15 Oct 2011


    Untuk menguasai konsep analisis teknikal secara komprehensif, tidaklah cukup hanya dengan mempelajari pola dan trend harga seperti yang telah kami sampaikan dalam free seminar Sabtu, 8 Oktober lalu. Menguasai candlestick dan indikator teknikal akan melengkapi referensi investor sehingga akan selalu percaya diri dan tidak ragu dalam setiap pengambilan keputusan beli atau jual saham.

    Maka bersama ini kami mengundang Bapak/Ibu untuk menghadiri free seminar "Candlestick & Indicators" yang merupakan bagian kedua dari seminar Seri Analisis Teknikal. Dalam seminar kali ini, peserta juga akan mendapat pemaparan sekilas tentang instrumen Obligasi Ritel Indonesia (ORI) yang saat ini tengah ditawarkan oleh pemerintah. Seminar gratis ini diadakan seminggu lebih cepat dari seharusnya yaitu pada:

    Hari : Sabtu
    Tanggal : 15 Oktober 2011
    Pukul : 09.00 – 11.00 WIB
    Tempat : Kantor Pusat PT. Lautandhana Securindo
    Wisma Keiai Lt. 15
    Jl. Jend. Sudirman Kav. 3, Jakarta

    Objektif :
    - Peserta mengenal dan dapat menginterpretasikan candlestick dan ragam pola kombinasinya;
    - Mengenal dan dapat menafsirkan ragam indikator teknikal;
    - Mengerti cara men-setting indikator dan parameter-nya ke dalam grafik saham;

    Peserta :
    - Calon investor yang telah atau pernah mengenal saham;
    - Investor pemula yang ingin mengenal metode analisis teknikal;
    - Investor yang telah mengerti metode analisis fundamental dan ingin mengoptimalkan return investasi sahamnya dengan pendekatan teknikal (recommended);
    - Publik yang tertarik untuk mengetahui teknik jual-beli saham dengan analisis teknikal.

  5. #45
    Beginner
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    54
    Rep Power
    1

    Free Seminar "Memahami Corporate Action & Dampaknya Ke Harga Saham" 29 Oct 2011

    bannerweb_seminar_oct29.jpg

    Free Seminar "Memahami Corporate Action & Dampaknya Ke Harga Saham" 29 Oct 2011


    Basic dan Intermediate seminar hampir tuntas disampaikan seluruhnya. Peserta aktif seminar LOTS kini telah mengerti konsep, teknik dan metode investasi saham dengan menggunakan pendekatan analisis fundamental dan analisis teknikal. Namun bursa saham tidak statis, penuh dengan dinamika dan seringkali muncul kondisi sulit dimana kedua pendekatan tersebut tidak mampu lagi dijadikan dasar pengambilan keputusan investasi.

    Kondisi sulit dimaksud kadang timbul dari adanya tindakan korporasi emiten atau yang dikenal dengan corporate action. Beberapa diantaranya akan berdampak positif kepada harga saham, namun tidak sedikit yang bisa berdampak negatif. Agar tidak salah mengambil keputusan, bersama ini kami mengundang Bapak/Ibu untuk menghadiri free seminar "Memahami Corporate Action & Dampaknya Ke Harga Saham" yang akan diadakan pada:

    Hari : Sabtu
    Tanggal : 29 Oktober 2011
    Pukul : 09.00 – 11.00 WIB
    Tempat : Kantor Pusat PT. Lautandhana Securindo
    Wisma Keiai Lt. 15
    Jl. Jend. Sudirman Kav. 3, Jakarta
    Objektif :
    - Mengenal ragam corporate action yang biasa dilakukan emiten;
    - Mengerti dampak apa yang dapat ditimbulkan setiap corporate action;
    - Dapat mengambil keputusan investasi lebih dini dengan pemahaman yang benar tentang corporate action;

    Peserta :
    - Investor pemula yang belum memahami seluk beluk corporate action;
    - Investor yang telah mengerti teknik dan metode investasi saham, namun masih sering terjebak dalam setiap tindakan corporate action;

  6. #46
    Newbie
    Join Date
    Oct 2011
    Posts
    6
    Rep Power
    0

    Re: Main Saham Tanpa Rasa Takut, Gimana Caranya?

    Bermain saham bukan sekedar bermain dan ikut-ikutan, tetapi perlu perhitungan nalar, logika- feeling yang tepat dan tidak penah ketinggalan perkembangan informasi global dari waktu ke waktu. pergerakannya begitu cepat. Kalau bukan darahnya untuk biasa bermain saham, sebaiknya bekali dengan matang ilmunya terlebih dahulu. Jika berinvesatasi kecil biasanya kalah gertak dan dilibas oleh investor besar.

  7. #47
    Newbie deidei's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Posts
    36
    Rep Power
    0

    Re: Main Saham Tanpa Rasa Takut, Gimana Caranya?

    Banyak banyakin rugi kk..tapi dengan syarat pada saat rugi ambil Ilmu ++nya...heheh

  8. #48
    Beginner
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    54
    Rep Power
    1

    Pintar Main Saham Bersama LOTS Trading Club

    Adakah online trading yang memiliki kualitas tulisan dan rekomendasi sebagus ini???

    LOTS Trading Club™ | www.lots.co.id
    Lautandhana Securindo | YJ
    Investor Reference 8 Feb 2012


    Koreksi di bursa Jakarta berlanjut kemarin oleh tekanan saham-saham big-caps, namun sektor perbankan mulai menunjukkan daya tahan yang lebih baik. Saham BMRI dan BBNI yang menjadi epicenter gempa di perbankan, ditutup dengan doji dragon fly dan hammer. Jenis candlestick ini memberi peluang reversal hari ini atau setidaknya tidak turun lagi. Kami rekomendasi Buy untuk keduanya.

    Rekomendasi yang sama ditujukan pada INDY, dengan harapan pasar tidak terlalu lama memendam kecewa atas divestasi PTRO yang dibawah ekspektasi. Toh dengan harga Rp36.000 INDY masih memperoleh gain signifikan dibanding harga perolehannya Rp10.402 pada 2009 silam. INDY tenggelam ditengah semarak saham batubara lain, terutama sekali ADRO.

    Berita rencana pembangunan rel kereta api oleh Pemkab Kaltim bekerjasama dengan investor asal Rusia senilai $2,4 miliar harusnya mampu mengangkat sentimen sektor batubara, terutama yang memiliki basis di Kaltim. Ruas rel sepanjang 185 km (tahap 1) akan melintas dari perbatasan Kalimantan Tengah, Kutai Barat hingga pelabuhan Balikpapan. HRUM yang belum lama ini terkendala oleh rubuhnya jembatan transportasi Kutai mungkin akan diuntungkan dengan keberadaan proyek rel kereta ini.

    Samin Tan, pemilik baru Bumi Plc, kemarin mengadakan press conference untuk menyakinkan investor bahwa masuknya dia kedalam Bumi akan membawa banyak perubahan penting. Dia sadar bahwa di kalangan pelaku pasar dirinya dianggap sebagai antek Bakrie, but "We're not the Bakries," kata Tan.

    Samin Tan bersama Bakrie secara mutualisme sepakat untuk menggeser posisi Nat Rothschild dari manajemen Bumi Plc. Untuk itu, Bakrie membutuhkan 50% suara setuju dalam RUPSLB yang akan diadakan Maret. Bakrie dan Samin Tan bersama Recapital Advisor (melalui Bukit Mutiara) menguasai 43% suara di Bumi Plc. Kurang 7% lagi yang akan didapat dari publik. Saham Bumi Plc belakangan ini terus terpuruk karena upaya menggeser Nat dianggap makin memperparah citra governance Bakrie Grup.

    Jika shareholder setuju, Tan berencana melebur BUMI dan BRAU, mungkin melalui share swap, untuk menciptakan perusahaan baru senilai $7,5 miliar. Kombinasi keduanya akan menghasilkan output batubara sebesar 185 juta ton pada 2016, mengalahkan BHP Biliton dan Xstrata. Tan juga mengatakan akan membawa keahliannya mengubah lahan hijau BORN untuk menggarap lahan hijau BRMS menjadi tambang yang produktif 2014 mendatang.

    Tan juga akan menekan oustanding utang BUMI dan menurunkan cost of fund menjadi 8% dari 14% saat ini. Lalu juga akan memangkas biaya tinggi dari fee investment bankers dan menghemat $300 juta setahunnya.

  9. #49
    Beginner
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    54
    Rep Power
    1

    Re: Pintar Main Saham Bersama LOTS Trading Club

    BBNI today close up Rp150 atau +4,38%
    INDY today close up Rp75 atau +3,23%
    HRUM today close up Rp500 atau +6,54%


    Semuanya dengan analisis yang sangat tajam, argumentasi yang masuk akal, ada nice story yang sulit didapat dari koran atau info media online lainnya dan disampaikan dengan bahasa yang sangat mudah dimengerti awam.

    Rekomendasi kami, bukan dengan cara support resistance, KALAU tembus resistance buy, KALAU tembus support CUT LOSS

    KAMI MEMBERIKAN BUKTI, BUKAN JANJI ATAU TEORI DIATAS KERTAS

    ===== JOIN LOTS TRADING CLUB NOW, IT'S FREE =====

  10. #50
    Beginner
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    54
    Rep Power
    1

    Yes, analisis LOTS Trading Club atas saham MDLN sukses beraaat!!!

    LOTS Trading Club™ | www.lots.co.id
    Lautandhana Securindo | YJ
    Investor Reference 13 Feb 2012


    Parlemen Yunani setuju untuk menerima persyaratan bagi cairnya dana bailout tahap kedua senilai €130 miliar. Sebanyak 199 orang dari total 300 anggota parlemen Yunani menyatakan persetujuannya, walaupun kerusuhan yang bersifat anarkis merebak diberbagai penjuru kota. Dengan demikian Yunani terhindar dari potensi default dan chaos yang lebih besar. Investor global juga akan menyambut baik hasil ini, namun sentimen bursa saham Jakarta mungkin tidak lebih baik.

    Setelah turun tajam Jumat lalu, IHSG sepertinya belum bebas dari ancaman koreksi lanjutan karena sentimennya belum berbalik positif. Indonesia tengah menghadapi persoalan yang tidak sederhana. Status memang investment grade, arus modal asing pun kembali membanjiri tanah air, terutama pasca Moody's. Cadangan devisa RI naik di Januari menjadi $111,9 miliar dari $110,1 miliar.

    Namun demikian aktifitas perekonomian cenderung menurun, hal ini tercermin dari defisit neraca pembayaran RI di kuartal IV 2011 sebesar $3,7 miliar dari surplus $11,3 miliar di kuartal IV 2010. BI memprediksi ekonomi RI akan tumbuh di rentang terbawah dari estimasi 6,3-6,7%. BI melihat ekonomi RI menurun ditengah likuiditas bank yang berlebih, hanya saja likuiditas tersebut lebih banyak berteduh di instrumen bank sentral. Satu indikator lainnya adalah penjualan motor yang turun 2,9% di Januari lalu dibanding Januari 2011.

    BI pun memutuskan untuk menekan perbankan agar segera keluar dari BI dengan cara menurunkan BI Rate. Hingga akhir 2011, ada sekitar Rp690 triliun yang mengendap di BI. Masalahnya penurunan suku bunga acuan ini menekan pendapatan perbankan. BI mengindikasikan penurunan BI Rate lebih lanjut, terutama jika pembatasan BBM batal dilakukan.

    Pelonggaran kebijakan moneter tentunya akan berdampak positif bagi sektor yang sensitif seperti otomotif, properti atau konstruksi. Adapun perbankan, akan keluar dari zona nyamannya di BI dan menemukan jalannya kembali ke jalur ekspansif sehingga margin pun terjaga. Butuh waktu, tapi arahnya akan seperti itu.

    Satu saham properti yang patut diperhatikan adalah MDLN. Dibanding emiten properti lain yang umumnya agresif, Moderland yang memiliki landbank seluas 1.230 Ha ini lebih dikenal sebagai emiten properti yang konservatif. Namun kesan tersebut perlahan mulai ditinggalkan seiring dengan langkah perseroan melakukan right issue senilai Rp800 miliar akhir tahun lalu.

    Perseroan kemudian menggunakan dana hasil right issue tersebut untuk mengakuisisi lahan industrial estate seluas 400 Ha di Cikande, Serang. Areal industrial estate ini berdampingan dengan lahan industri lain yang telah lebih dulu terbentuk. Tahun ini perseroan menargetkan marketing sales sebesar 70 Ha atau senilai Rp350 miliar dari kawasan ini.

    Selain dari Cikande, tahun ini perseroan juga akan mengandalkan pendapatan dari unit bisnis lainnya seperti Kota Modern Tangerang (yang masih menjadi pilar bisnis perseroan saat ini) sebesar 97,5 Ha atau Modern Hill Pondok Cabe sebesar 22,4 Ha. Perseroan juga masih memiliki sumber pendapatan lain dari penjualan Low Cost Housing di Cakung dan hotel/commercial sehingga total marketing sales tahun ini ditargetkan dapat mencapai Rp1,48 triliun.

    Dari total marketing sales sebesar itu, manajemen MDLN memberi indikasi target sales perseroan di 2012 sebesar Rp1,01 triliun atau naik 105% dari unaudited sales tahun lalu yang sebesar Rp494,34 miliar. Di bottom line, perseroan menargetkan dapat memperoleh net income sebesar Rp190,45 miliar atau naik 118% dari estimasi Rp87,49 miliar di tahun 2011.

    Berdasarkan perkiraan perseroan tersebut, estimasi earning per share MDLN di 2012 adalah sebesar Rp30,34. Pada penutupan harga kemarin di Rp345, estimasi PE ratio 2012 MDLN adalah 11,37x. PE tersebut masih lebih rendah dibanding rata-rata PE emiten properti lainnya yang sekitar 15x. Jika ingin setara dengan average industri, harga wajar MDLN adalah Rp455. Karena dulu masih konservatif, CLSA Januari lalu menilai harga pasar MDLN masih diskon 70% dari NAV-nya (sekitar Rp933).


    Anda tahu, analisis ini tertanggal 13 Feb 2012, saat itu harga MDLN masih di Rp335, kemarin autoreject atas ke Rp440, hari ini sempat menyentuh Rp465!!!

    ADAKAH ONLINE TRADING LAIN YANG PERNAH MEMBERIKAN ANALISIS SETAJAM INI KEPADA PARA MEMBERNYA???

Page 5 of 8 FirstFirst 12345678 LastLast

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0