Forum


     

Page 9 of 11 FirstFirst 1234567891011 LastLast
Results 81 to 90 of 103
Like Tree1Likes

Thread: Main Saham Tanpa Rasa Takut, Gimana Caranya?

  1. #81
    Beginner
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    76
    Rep Power
    2

    Investor Reference 16 Jul 2012

    LOTS Trading Club™ | lots.co.id
    Lautandhana Securindo | YJ
    Investor Reference 16 Jul 2012

    Pekan ini perhatian investor akan tertuju pada pidato Bernanke dan antisipasi earning 2Q korporat. Bernanke akan melaporkan kebijakan moneter yang telah diambilnya di depan Kongres pada Selasa dan Rabu. Investor akan menantikan apakah Bernanke akan menunjukkan ekspresi optimis atau pesimis mengenai ekonomi US. Jika pesimis, bagaimana dengan peluang dikeluarkannya QE3. Namun karena dari data makro yang ada cenderung mixed, pasar meragukan Bernanke dapat cukup tegas mengindikasikan hal tersebut.

    Di Eropa, para menteri keuangan zona euro akan kembali bertemu pada Jumat untuk membahas kelanjutan program bailout perbankan Spanyol. Dari China, GDP 2Q yang ditunggu akhirnya diumumkan naik 7,6% atau sesuai dengan survey Reuters dan tipis dibawah survey Bloomberg 7,7%. Apa artinya angka tersebut dalam konteks perdebatan panjang soal "hard landing" ekonomi China?

    Secara formal, tidak ada rujukan di angka berapa GDP China bisa dikatakan hard landing. Gary Shilling & Co. misalnya, mematok angka 6% or below sebagai hard landing. Ekonom JPMorgan, Adrian Mowat, bahkan menyebut China telah konfirm hard landing pada Maret silam. Namun dalam banyak artikel, pasar rasanya memiliki konsensus dibawah 7% sebagai angka yang 'tidak bisa diterima'. Pemerintah China sendiri telah mematok angka 7,5% sebagai target bawah GDP 2012. Agar GDP tidak turun below angka tersebut, hingga akhir tahun ini China diduga akan menurunkan suku bunganya dua kali lagi dan rasio GWM-nya tiga kali lagi. So far dinamika yang ada masih mendukung skenario positif kami untuk saham-saham batubara hingga akhir tahun nanti.

    Untuk antisipasi result Q2, kami telah melakukan screening sejumlah sektor/saham yang akan outperform sbb:
    - Property: LPCK, CTRP, ASRI, BSDE
    - Consumer: MYOR, ULTJ, ICBP
    - Utilities: PGAS, RAJA
    - Semen: INTP
    - Automotive: IMAS
    - Toll Road: JSMR
    - Tobacco: HMSP
    - Poultry: CPIN
    - Construction: WIKA
    - Coal: PTBA, HRUM
    - Bank/Finance: BMRI, BJBR, PNIN, PNLF

  2. #82
    Beginner
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    76
    Rep Power
    2

    Free to join LOTS Trading Club

    LOTS Trading Club (LTC) adalah komunitas investor pengguna LOTS online trading yang tergabung dalam media mailing list (atau media elektronik lainnya). Member LTC akan memperoleh banyak manfaat seperti:


    • Memperoleh daily newsletter berupa Investor Reference dan Global Market Statistics secara permanen setiap pagi.
    • Mendapatkan bimbingan investasi saham, informasi bursa yang up-to-date, sharing pengalaman dengan pakar saham dan member lainnya, konsultasi portofolio atau bertanya tentang segala hal mengenai investasi saham sepanjang jam perdagangan bursa melalui chat atau sepanjang hari (24x7) melalui mailing list.
    • Memperoleh alert atas saham tertentu berupa rekomendasi Buy atau Sell yang disertai oleh penjelasan fundamental/ teknikal/ corporate event pada saat jam perdagangan bursa berlangsung. Alert atau peringatan juga diberikan jika terjadi perubahan mendadak pada sentimen pasar yang biasanya dipicu oleh adanya perubahan sentimen bursa saham kawasan.


    Tagline LTC adalah: "Ask your questions. Contribute trading ideas. And the best thing are share your trades and performance so we can all benefit from each other. Be the part of LOTS Trading Club community, The Power of Collective Experience, Mind and Intelligence."

  3. #83
    Beginner
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    76
    Rep Power
    2

    Investor Reference 2 Aug 2012

    LOTS Trading Club™ | lots.co.id
    Lautandhana Securindo | YJ
    Investor Reference 2 Aug 2012

    FOMC meeting semalam tidak membuahkan QE3 seperti yang diharap pelaku pasar sebelumnya. Trader yang kecewa pun berbalik haluan di Wall Street sehingga menekan turun Dow. Apa yang terjadi? Sebenarnya keputusan The Fed tersebut tidaklah mengejutkan untuk sebagian ekonom. Masih tetap dengan prediksinya bahwa ekonomi Amerika akan bottoming di Q2, maka QE3 pun menjadi tidak urgent. Mereka menduga The Fed baru akan mencetak uang lagi pada FOMC berikutnya 12-13 September, itupun jika prediksi bottoming out tidak terjadi.

    Alih-alih mengeluhkan kondisi perekonomiannya yang cenderung melemah, Amerika lebih memilih untuk mendesak Eropa melakukan tindakan penyelamatan yang agresif. Hal ini dilakukan oleh Geithner dalam lawatannya ke Eropa beberapa hari lalu. Bukannya tidak ingin menyelamatkan ekonomi sendiri, tapi Amerika selama ini menyalahkan krisis Eropa sebagai penyebab melemahnya ekonomi mereka (walau sejatinya krisis subprime mortgage-lah biang keroknya).

    The Fed hanya mengubah intonasi "akan tetap mempertahankan low rate hingga 2014" menjadi lebih tegas dan frase "expanding moderately" menjadi "decelerated somewhat." Meski tidak mengumumkan QE3, The Fed kini lebih siap untuk mengeluarkannya. Namun jika, sekali lagi, prediksi bottoming di Q2 ini meleset. Coba kita bahas beberapa fakta makro yang mendasari prediksi tersebut.

    Data ISM manufacturing Juli masih kontraksi di 49,8 tapi tidak lebih rendah dari angka Juni 49,7. Private payroll versi ADP 163.000 lebih tinggi dari estimasi 120.000. Unemployment rate steady >8%. GDP Q2 1,5% tapi proyeksi end year versi The Fed >1,9%. Factory order steady >6%. Retail sales cenderung turun seiring naiknya saving rate (karena sense of crisis meningkat). Existing dan new home sales trendnya naik. Home price index tertinggi sejak 2009. Berikutnya akan seperti apa, kita kembali ke Eropa dan China (juga India?).

    Beban sangat besar kini beralih ke ECB hari ini. Apakah Draghi akan mengumumkan secara resmi ungkapan 'whatever it takes' dalam bentuk angka euro yang akan dia cetak, atau setidaknya pernyataan lebih tegas soal aksi apa yang akan diambil. Dan China, kita semua masih menunggu aksi selanjutnya dari PBoC. Data manufaktur China pada Juli bertahan dilevel psikologis 50.1 dari 50.2 di Juni.

    Lalu India, apa yang perlu kita tahu soal India? Mereka short akan pasokan listrik, mirip China satu dekade silam. India bertekad membangun powerplant 76.000 MW dalam 5 tahun kedepan. Hey, coal demand alive disana. Di Jakarta, coal stock mulai dilirik lagi. Small caps bank akhirnya merebut perhatian pasar. Tekanan atas GGRM mungkin berakhir dan jual DKFT di tanggal cum-nya hari ini. Jika coal stock mulai bangkit lagi, alat berat seperti UNTR harusnya bisa steady.

  4. #84
    Beginner
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    76
    Rep Power
    2

    Investor Reference 7 Aug 2012

    LOTS Trading Club™ | lots.co.id
    Lautandhana Securindo | YJ
    Investor Reference 7 Aug 2012

    Bursa saham Jakarta tidak menunjukkan passion yang sama kuatnya dengan Eropa dan Amerika, bahkan saat GDP Q2 yang dirilis kemarin beyond estimate. Ekonomi Indonesia mampu tumbuh 6,37% atau terbaik setelah China diantara member G-20. Figur tersebut lebih baik dari angka Q1 yang 6,32% atau estimasi ekonom 6,1%.

    Sikap IHSG yang seperti ini bermula sejak pemerintah gagal menghapus subsidi BBM. Sentimen yang kurang bersahabat berlanjut setelah S&P menunda atau bahkan membatalkan pemberian status investment grade. Walau pada kenyataannya investasi terus meningkat dan berhasil menjadi bumper GDP di Q2 dengan porsi 32,9%. Concern investor atas besarnya defisit perdagangan RI di Juni, yaitu sebesar $1,32 miliar, tidak serta merta hilang.

    Investor akan memantau perkembangan defisit ini pada statistik Juli yang akan dirilis awal September nanti. Jika kondisi makro Indonesia menjadi lebih baik, sentimen pasar diharapkan mengikuti. Pemerintah harus mampu memupus kesan negatif atas Indonesia yang akhir-akhir ini sering disandingkan dengan Thailand dan Filipina. Jadi kedepan, tidak ada lagi artikel seperti "Indonesia: Layu Sebelum Berkembang?" yang dimuat oleh Wall Street Journal 17 Juli lalu.

    Dari pasar global, sentimen positif masih terjaga setelah Troika mencapai kesepakatan dengan pemerintahan koalisi pro-bailout Yunani. Budget cut sebesar €11.5 miliar untuk 2013 dan 2014 harus dapat dirumuskan sebelum September untuk menjaga dana bailout tetap mengalir ke Athena. Troika akan kembali ke Yunani awal September untuk memastikan semuanya sesuai harapan.

    Dan jika seluruh sentimen membaik dari domestik dan globalnya, sektor komoditas seperti coal dan palm oil kami prediksi akan outperform atas sektor lainnya. Coal price di Newcastle berangsur rebound dari $81,15 menjadi $85,60 pekan ini. Buy on Weakness PTBA, HRUM, KKGI, ITMG dan UNTR.

  5. #85
    Beginner
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    76
    Rep Power
    2

    Investor Reference 13 Aug 2012

    LOTS Trading Club™ | lots.co.id
    Lautandhana Securindo | YJ
    Investor Reference 13 Aug 2012

    Sejumlah data makro China yang ditunggu telah dirilis akhir pekan lalu. Industrial production turun kelevel terendahnya sejak 2008 di 9,2% dan ekspor hanya tumbuh 1% dari estimasi ekonom 8%. Jika bukan karena makro Amerika yang lebih baik dan ekspektasi positif dari ECB, market global bisa jadi akan lebih reaktif menyikapi berlanjutnya pelemahan ekonomi China tersebut. Seperti halnya terhadap ECB, investor kini makin berharap PBoC kembali melonggarkan kebijakan moneternya.

    Kabar dari Jakarta tidak lebih baik dari China. Merosotnya nilai ekspor sepanjang Q2 telah memperlebar defisit neraca pembayaran (balance of payment) menjadi $2,8 miliar. Balance of Payment adalah neraca antara transaksi berjalan (current account) dan akun modal (capital account). Kedua akun ini selalu surplus sebelum 2012. Namun seiring merosotnya ekspor, current account pun mencatat defisit sejak Q1. Sebenarnya Indonesia mencatat surplus di capital account yang berasal dari kenaikan FDI dan investasi portofolio. Tapi jumlahnya yang $5,5 miliar masih lebih kecil dari defisit current account yang sebesar $6,9 miliar, jadi balance of payment pun tetap defisit.

    Kondisi ini jelas mengecewakan, namun pemerintah menargetkan defisit akan berangsur turun mulai Q3. Bank Indonesia telah menyiapkan 4 kebijakan untuk menjaga rupiah. Tidak perlu panik juga karena sejauh ini di bond market domestik (yang lebih sensitif akan isu ini) masih fine-fine saja.

    Kabar lain dari Jakarta adalah Presiden telah menandatangani Peraturan Presiden No. 71 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum pada 7 Agustus lalu. Perpres ini adalah amanat dari Pasal 53 dan Pasal 59 UU No. 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum yang telah disahkan Desember 2011 silam. Saham terkait seperti CMNP, JSMR, ADHI, WIKA, PTPP dan TOTL (semua Trading Buy) telah merespon berita ini namun tertahan oleh sentimen market yang masih harap-harap cemas.

    Kemudian mulai ada titik terang dari isu silicon valley Indonesia. Menteri Perindustrian MS Hidayat memastikan Foxconn Technology Group akan mulai membangun pabrik pertamanya pada Desember 2012 di lokasi tak jauh dari bandara Soetta (Banten). Akan ada satu lokasi lain yang berada di propinsi berbeda namun belum disebutkan dimana.

  6. #86
    Senior Member Taiko-san's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    2,487
    Rep Power
    10

    Re: Investor Reference 13 Aug 2012

    biasanya kuntilanak yg mati bunting itu datangnya tengah malam dan di akhir pekan, nie mulai siang kuperhatiin dah gentayangan, kaya minum obat lagi, 3 x sehari.., hiiiiiiii............

  7. #87
    Beginner kyo_ichi's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    62
    Rep Power
    2

    Re: Main Saham Tanpa Rasa Takut, Gimana Caranya?

    ane belum paham dan mending ane ikut bisnis yang real aja deh..he..he..

    maklum ane anak kampung

  8. #88
    Beginner
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    76
    Rep Power
    2

    "Fiscal Cliff", binatang apakah itu?

    LOTS Trading Club™ | lots.co.id
    Lautandhana Securindo | YJ
    Apa & Bagaimana: "Fiscal Cliff"

    Sebagian besar kita, selama ini mungkin menyangka bahwa diantara Eropa, China dan Amerika yang tengah menghadapi problem ekonomi, Amerika adalah yang terbaik atau masih lebih baik dari yang lainnya. Sektor properti dan pasar tenaga kerja, dua variabel yang dianggap paling fundamental dari ekonomi Amerika, kini mulai rebound. Aktifitas manufaktur memang agak mengendur, tapi investor masih bisa memahaminya. Baiklah, kita semua telah mengetahui hal tersebut, namun apakah Amerika benar-benar telah bebas dari masalah besar yang berpotensi muncul dikemudian hari?

    Belum lama ini Congressional Budget Office (CBO), lembaga non-partisan bentukan pemerintah yang berperan menyediakan data kepada Congress, kembali mengingatkan akan bahaya 'fiscal cliff.' Mei silam, CBO pernah memberi peringatan soal yang sama, tapi kali ini lebih memberi tekanan lebih besar akan dampak negatifnya. Jadi apa itu 'fiscal cliff'?

    'Fiscal cliff' adalah istilah yang merujuk pada kombinasi spending cuts dan tax hikes yang akan berlaku mulai 1 Januari 2013 mendatang. Spending cuts adalah bagian dari deal politik Obama saat meminta Congress untuk menaikkan debt ceiling pada 2011 silam. Sedangkan tax hikes adalah berakhirnya era Bush yang menikmati potongan pajak bagi penduduk dengan penghasilan diatas $250.000.

    Kombinasi keduanya bernilai sekitar $560 miliar yang secara mendadak akan raib dari sistem ekonomi Amerika awal 2013 nanti. Budget Amerika tiba-tiba ramping karena belanja dipangkas, disisi lain setoran dari pajak bertambah. Defisit anggaran Amerika pun menyusut dari sekitar $1,1 triliun menjadi hanya $641 miliar saja. Bahaya akan besarnya defisit Amerika yang tertinggi sepanjang sejarah pun akan meredup. Tapi GDP Amerika di 2013 akan menjadi korbannya.

    CBO membuat prediksi bahwa ekonomi Amerika hanya akan tumbuh 0,5% di 2013, dengan resesi di semester pertama saat ekonomi mengalami kontraksi 2,9%. Pada semester kedua, ekonomi mulai tumbuh 1,9%. Amerika akan kehilangan sekitar 2 juta tenaga kerja dan unemployment rate naik 1%. Ribut-ribut soal 'double-dip recession' pun akan menjadi kenyataan. Kejadian yang mirip seperti ini pernah dialami Amerika pada 1969 saat pemerintah menaikkan pajak untuk membiayai perang Vietnam.

    Anehnya, meskipun perdebatan soal 'fiscal cliff' ini sudah ada sejak dua tahun terakhir dan bahayanya sangat nyata, tidak pernah ada pembahasan yang dilakukan oleh Congress untuk mencari solusinya. Pengamat menilai pencarian solusi akan hal ini menjadi lebih sulit menjelang election 6 November nanti. Republican yang dikenal tajir sangat berkepentingan dengan tax cut, hal mana ditentang oleh Democrat. Republican lebih menekankan pada spending cuts yang justru dihindari oleh Democrat.

    Jika mau, langkah mudah yang bisa dilakukan Congress adalah menunda masa expire 1 Januari 2013. Namun konsekuensinya defisit anggaran dapat terus membengkak dan berbahaya juga dari sisi lainnya. Pasar akan meminta premi risiko yang lebih besar dan berpotensi memicu naiknya interest rate ditingkat pasar.

    Ketidakpastian soal 'fiscal cliff' ini sedianya telah menghantui para pebisnis Amerika sejak lama. Oleh karenanya mereka enggan untuk melakukan ekspansi bisnis sekalipun mampu untuk itu. Itulah mengapa pasar tenaga kerja seakan sulit untuk berakselerasi dalam pemulihannya. Unemployment rate stag diatas 8% dan penyerapan tenaga kerja baru tumbuh ala kadarnya.

  9. #89
    Beginner
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    76
    Rep Power
    2

    Apa & Bagaimana: 'OMTs'

    LOTS Trading Club™ | lots.co.id
    Lautandhana Securindo | YJ
    Apa & Bagaimana: 'OMTs'

    OMTs atau Outright Monetary Transactions adalah nama program bond buying yang diumumkan ECB pada Kamis, 6 Sep 2012 lalu. Pengumuman tersebut merupakan tindak lanjut dari pernyataan Draghi bahwa dia akan melakukan 'whatever it takes' untuk menyelamatkan euro pada 26 Juli silam. Dari detail yang disampaikan, sebagian besarnya in-line dengan apa yang telah di-ekspektasikan secara luas oleh pasar.

    Kenapa ECB tetap bersikeras ingin melakukan bond buying, sesuatu yang amat ditentang oleh Bundesbank? ECB pada dasarnya setuju dengan prinsip Bundesbank bahwa wilayah kerja bank sentral adalah moneter, bukan fiskal. Namun fungsi ECB untuk mengatur area moneter tidak lagi efektif lantaran telah melakukan cut rate hingga all time low tanpa berhasil menekan yield sovereign bond.

    Kini dengan adanya OMTs, yang oleh ECB disebut sebagai 'fully back-stop', pasar berharap yield obligasi negara-negara bermasalah dapat tetap rendah. Yield obligasi 10-yr Spanyol untuk pertama kalinya turun dari sekitar 7% menjadi 5,5% dan jenis sama milik Italia turun dari sekitar 6,5% menjadi 5%.

    Spesifikasi teknis OMTs adalah:
    - Nilai pembelian tidak dibatasi.
    - Dilakukan di pasar sekunder.
    - Pembelian dilakukan hanya jika euro member mengajukan bailout, sehingga ada Terms & Conditions yang harus dipenuhi dan diawasi oleh IMF.
    - Satu paket dengan program bailout EFSF/ESM yang akan melakukan bond buying di pasar primer.
    - Status ECB sederajat dengan pemegang obligasi lainnya.
    - Atas tiap euro yang dikeluarkan untuk program ini, ECB akan menjual notes dengan jumlah yang sama sehingga Eropa steril dari dampak inflasi. Concern atas inflasi inilah yang menahan ECB untuk tidak melakukan cut rates, selain juga tidak efektif.
    - Hasil bond buying akan diumumkan tiap pekan dan akan dihentikan jika dirasa perlu atau ada perubahan kebijakan.
    duiter likes this.

  10. #90
    Newbie duiter's Avatar
    Join Date
    Nov 2011
    Posts
    48
    Rep Power
    0

    Re: Apa & Bagaimana: 'OMTs'

    Quote Originally Posted by lotsjohn View Post
    LOTS Trading Club™ | lots.co.id
    Lautandhana Securindo | YJ
    Apa & Bagaimana: 'OMTs'

    OMTs atau Outright Monetary Transactions adalah nama program bond buying yang diumumkan ECB pada Kamis, 6 Sep 2012 lalu. Pengumuman tersebut merupakan tindak lanjut dari pernyataan Draghi bahwa dia akan melakukan 'whatever it takes' untuk menyelamatkan euro pada 26 Juli silam. Dari detail yang disampaikan, sebagian besarnya in-line dengan apa yang telah di-ekspektasikan secara luas oleh pasar.

    Kenapa ECB tetap bersikeras ingin melakukan bond buying, sesuatu yang amat ditentang oleh Bundesbank? ECB pada dasarnya setuju dengan prinsip Bundesbank bahwa wilayah kerja bank sentral adalah moneter, bukan fiskal. Namun fungsi ECB untuk mengatur area moneter tidak lagi efektif lantaran telah melakukan cut rate hingga all time low tanpa berhasil menekan yield sovereign bond.

    Kini dengan adanya OMTs, yang oleh ECB disebut sebagai 'fully back-stop', pasar berharap yield obligasi negara-negara bermasalah dapat tetap rendah. Yield obligasi 10-yr Spanyol untuk pertama kalinya turun dari sekitar 7% menjadi 5,5% dan jenis sama milik Italia turun dari sekitar 6,5% menjadi 5%.

    Spesifikasi teknis OMTs adalah:
    - Nilai pembelian tidak dibatasi.
    - Dilakukan di pasar sekunder.
    - Pembelian dilakukan hanya jika euro member mengajukan bailout, sehingga ada Terms & Conditions yang harus dipenuhi dan diawasi oleh IMF.
    - Satu paket dengan program bailout EFSF/ESM yang akan melakukan bond buying di pasar primer.
    - Status ECB sederajat dengan pemegang obligasi lainnya.
    - Atas tiap euro yang dikeluarkan untuk program ini, ECB akan menjual notes dengan jumlah yang sama sehingga Eropa steril dari dampak inflasi. Concern atas inflasi inilah yang menahan ECB untuk tidak melakukan cut rates, selain juga tidak efektif.
    - Hasil bond buying akan diumumkan tiap pekan dan akan dihentikan jika dirasa perlu atau ada perubahan kebijakan.
    ikuti perkembangan sambil nunggu modal bookmark dulu om

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0