Page 12 of 20 FirstFirst ... 234567891011121314151617181920 LastLast
Results 111 to 120 of 195
Like Tree15Likes

Thread: Apakah Itu Kematian?


  1. #111
    Senior Member Latjuba's Avatar
    Join Date
    Aug 2012
    Location
    Indonesia
    Posts
    1,353
    Rep Power
    12

    Re: Apakah Itu Kematian?

    Penulis William H. Ridgeway mengenang masa kecilnya, yakni ketika ia dan temannya suka memetik buah berry.
    Setelah keranjang mereka penuh, mereka akan duduk-duduk di samping rel kereta api yang ada di dekat situ. Saat matahari terbenam di barat, sebuah kereta akan lewat dan “menggilas mereka.
    ” Tentu saja monster besi dengan suara menggelegar dan peluitnya yang melengking itu tidak benar-benar menggilas mereka.
    Hanya bayangannya saja yang lewat dan seolah menggilas mereka.

    Dengan sabar mereka menanti di situ.
    Meski sudah tahu bahwa tidak akan ada bahaya yang mengancam, namun mereka tetap gentar sementara lokomotif dan gerbong-gerbongnya datang mendekat.
    Saat kereta api itu lewat, selama beberapa detik mereka berada dalam bayang-bayangnya.
    Kemudian bayangan itu pun hilang.
    Matahari yang hendak terbenam menyinari mereka dengan cahayanya yang keemasan saat mereka berjalan menuju rumah mereka yang penuh kehangatan.


    Ketakutan akan bayangan kematian yang mengerikan,,,,,,,,,, tetapi itu akan sirna sewaktu kita menyadari masih ada cahaya kehidupan yg menerangi jalan kita menuju Rumah yg telah dijanjikan Tuhan......

    KEMATIAN ADALAH BAYANGAN TERAKHIR SEBELUM

    FAJAR SURGAWI MENYINGSING
    Last edited by Latjuba; 28-09-12 at 07:21 PM.

  2. #112
    Contributor agatha's Avatar
    Join Date
    Jan 2008
    Posts
    4,986
    Rep Power
    22

    Re: Apakah Itu Kematian?

    Quote Originally Posted by artemis View Post
    Hahaha Opa Airmata ini bisa saja...
    pengalaman mengalami mati dan kematian? bisa-bisa agatha masuk dalam world's of wonders dong... mati dan balik lagi untuk menceritakannya... that's kinda quacky talk deh...

    Kita masih bicara soal VS kan? Vegetate state?

    Kematian itu memang menakutkan karena ketidakmengertian kita atas apa yang akan kita alami nanti di dunia "sana". Dunia apakah itu?

    Kematian itu alami... seperti A=B, B=C maka A=C
    Tetapi bukan berarti horor.
    Karena maaf saja...dalam benak saya... kata horor konotasinya adalah sesuatu yang berkaitan dengan film hantu atau kejadian seram yang penuh darah: gore, smut, bloodied. Yang kadang tidak berujung pada kematian. dan Kematian di situ adalah sebagai pelepasan penderitaan dari siksa yang bloodied, smut and gore tadi. Kematian jadi release. bukan lagi hal yang ditakutkan.

    coba deh dikonfirm dulu apa yang dimaksud airmata.

    xixixi....
    DEJA VU......

    Dadakan ku ingat...
    Bahwa kematian...
    RAGA yang mati... TIDAK LEBIH MENGERIKAN dibanding....
    JIWA TERBELAH.. alias sakit jiwa.
    .
    Apalagi yang senang bicar sendiri.. tertawa sendiri... berbalas pantun sendiri.. dengan IDENTITAS YANG BERBEDA.

    SYBiL.... 16 kepribadian yang terbelah?
    huhuhu...
    NGERI...
    Karena ... terdeteksi... mungkin psyco ini ada di FK.


    TAU SAMA TAU...
    huhuhu.. KURA KURA TAK TAHU... xixixi...

  3. #113
    Contributor agatha's Avatar
    Join Date
    Jan 2008
    Posts
    4,986
    Rep Power
    22

    Re: Apakah Itu Kematian?

    xixixi.....

    tuiiit.. tuuiiit....
    Clonesss detected...
    SYBil detected....

    Zzzzzz......



  4. #114
    Senior Member Latjuba's Avatar
    Join Date
    Aug 2012
    Location
    Indonesia
    Posts
    1,353
    Rep Power
    12

    Re: Apakah Itu Kematian?

    Hely lagi mendengar suara-suara aneh,,,,
    ada yg merasa dirinya menjadi Helly dan mampu mengetahui jiwa orang,,,,
    Ku teringat Hely lagi melolong.............Setan lewat qik-qik..xixixi

    Name:  get.ashx.jpg
Views: 41
Size:  64.1 KB
    Last edited by Latjuba; 29-09-12 at 05:31 PM.

  5. #115
    Junior Member irmak107's Avatar
    Join Date
    Jul 2012
    Location
    Jakarta
    Posts
    396
    Rep Power
    5

    Re: Apakah Itu Kematian?

    Quote Originally Posted by agatha View Post
    Post dari irmak107 ....
    1. judulnya... Horor : Renungan Kematian

    ---> ku jawab bahwa Cukup di renungi. Tapi tidak perlu dianggap sebagai horor. Karena kematian sama wajarnya dengan peristiwa LAHIR dan HIDUP... demikian juga MATI. Hukum Natural.

    TAPI... tidak ku tulis bahwa "tidak takut pada kematian" kaaaan? karena peristiwa MATI adalah sesuatu yang WAJAR untuk di-KHAWATIR-kan. Karena Faktor ketidak-pastian. Khawatir adalah LUMRAH. WAJAR.
    TAPI bukan HOROR.


    2. irmak107 .. sepertinya menanyakan FAKTOR yang membedakan antara satu INDIVIDU dengan INDIVIDU lainnya.

    ----> ku jawab bahwa FAKTOR yang membedakan adalah KARYA MANUSIA disaat mereka HIDUP.

    Agatha,

    Saya setuju dengan kamu, makanya kata HOROR telah dibuang pada posting sebelumnya.

    Jawabanmu mengingatkanku; layaknya orang berjalan menjejakkan kaki di bumi,
    selalu meninggalkan jejak (tanda kehadiran).
    Seperti juga perahu di laut,
    memberi jejak nyata buih2 air di tempat yg pernah dilewatinya.

    Tapi itu khan buat yg benar2 hadir dan menginjak bumi,
    bukan orang yg berjalan digendong orang lain,
    jejak si pengendong yg terlihat jelas.

    Atau orang yg berjalan tak menapak bumi,
    melayang dan berkhayal......
    khayalan indah nun jauh di sana.....
    tak terbangun.....
    tak sadar......
    pernahkah kakinya menapak bumi ?


    PS : spy nggak salah tafsir mengenai khayalan; saya sangat setuju dan kagum dgn doa orang2 sbb :
    Tuhan,
    Beri saya kekuatan untuk mengubah apa yg dapat saya ubah,
    dan menerima apa yg tidak dapat saya ubah.........
    Last edited by irmak107; 28-09-12 at 08:51 PM.
    What a funny life

  6. #116
    Senior Member Alphe's Avatar
    Join Date
    Nov 2011
    Location
    Banggai
    Posts
    1,621
    Rep Power
    7

    Re: Apakah Itu Kematian?

    Quote Originally Posted by Air Mata View Post
    Ini sebuah pandangan yang sangat bagus. Sayangnya saya belum bisa melakukannya. Saya masih memandang kematian sebagai sesuatu yang menakutkan, atau dalam kata lain, sebuah horror.

    Adakah di antara member FK ini yang sudah tidak takut lagi pada kematian?

    Bisakah berbagi di sini? Mungkin Agatha sendiri punya pengalaman?
    Berani mati? Kalau tidak beralasan atau krn sakit, saya masih gelisah membayangkan diri menghadapi kematian.

    Kalau menyaksikan kematian barangkali beberapa kali. Suatu pengalaman yg abstrak kalau menyaksikan kematian. Orang yg masih bisa kita ajak bicara sehari atau sejam yg lalu kemudian tidak ada. Yg lebih abstrak lagi kalau membayangkan lagi mendiseksi jenazah....
    Meja kerja yang rapi adalah cerminan jiwa yang sakit

  7. #117
    Senior Member Air Mata's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Surabaya
    Posts
    2,177
    Rep Power
    13

    Re: Apakah Itu Kematian?

    @Agatha & Artemis,

    Horror, saya artikan sebagai sesuatu yang menakutkan, tidak harus berhubungan dengan hantu, dsb. Dalam hal ini kematian sebagai sesuatu yang menakutkan, adalah horror.

    Saya bisa mengutip kamus bahasa Indonesia atau mencari definisi horor, tapi rasanya hal itu tidak diperlukan, asalkan kita bisa saling mengerti apa yang dibicarakan di sini, ya kan?

    ===================

    Ttg pengalaman, yg saya maksudkan, seperti yang ada di tulisan saya sebelumnya, adalah hubungannya dengan mengatasi ketakutan pada kematian itu sendiri. Adakah ketakutan pada kematian itu berhasil dikalahkan, dengan memahami kematian sebagai sesuatu yang natural? Apakah dengan memahami kematian sebagai sesuatu yang natural dan pasti dialami, mem-fokus-kan diri pada karya nyata dalam kehidupan, apakah kemudian kematian kemudian berhasil diterima sebagai sesuatu yang tidak lagi menakutkan?

    Krn kadang2 saya membaca ttg Buddhism, Buddha sendiri (yang saya tangkap) tidak lagi mengalami "ketakutan" pada kematian, beliau bebas dari dukkha (sakit, tua, mati, dsb) ketika mencapai pencerahan.

    Pencerahan ini tentu saja bukan dialami setelah mati, tidak perlu mati kemudian kembali lagi untuk mengalami pencerahan.

    Apa ada teman2 di FK, yang memiliki pengalaman berkaitan dengan hal ini?

    NB:: Tulisan Agatha sendiri ttg menerima kematian sebagai sesuatu yang natural, ada singgungannya dengan pencerahan Buddha dgn konsep anatta, sunyata, dsb. Makanya saya tertarik untuk bertanya, apa ada pengalaman yg bisa di-sharing?

    Atau, kita semua masih "ketakutan" dgn yang namanya kematian?

    ===================

    Kematian sendiri merupakan topik yang menarik buat saya. Apa artinya karya nyata dalam kehidupan, ketika pada akhirnya dihadapkan pada kematian?

    Pemikiran saya ini tentunya sepenuhnya sangat egois, saya bertanya, apa artinya semua yang saya lakukan, jika semuanya berakhir dengan kematian? Bagi orang yang mati, apakah namanya dikenang atau tidak, apakah namanya dicaci maki orang atau tidak, apakah bedanya bagi dirinya? Apa artinya hidup, jika semua kehidupan, pada akhirnya adalah kematian?

    Kira-kira seperti itu pertanyaannya.

  8. #118
    Junior Member irmak107's Avatar
    Join Date
    Jul 2012
    Location
    Jakarta
    Posts
    396
    Rep Power
    5

    Re: Apakah Itu Kematian?

    Quote Originally Posted by Air Mata View Post
    @Agatha & Artemis,

    Horror, saya artikan sebagai sesuatu yang menakutkan, tidak harus berhubungan dengan hantu, dsb. Dalam hal ini kematian sebagai sesuatu yang menakutkan, adalah horror.

    Saya bisa mengutip kamus bahasa Indonesia atau mencari definisi horor, tapi rasanya hal itu tidak diperlukan, asalkan kita bisa saling mengerti apa yang dibicarakan di sini, ya kan?

    ===================

    Ttg pengalaman, yg saya maksudkan, seperti yang ada di tulisan saya sebelumnya, adalah hubungannya dengan mengatasi ketakutan pada kematian itu sendiri. Adakah ketakutan pada kematian itu berhasil dikalahkan, dengan memahami kematian sebagai sesuatu yang natural? Apakah dengan memahami kematian sebagai sesuatu yang natural dan pasti dialami, mem-fokus-kan diri pada karya nyata dalam kehidupan, apakah kemudian kematian kemudian berhasil diterima sebagai sesuatu yang tidak lagi menakutkan?

    Krn kadang2 saya membaca ttg Buddhism, Buddha sendiri (yang saya tangkap) tidak lagi mengalami "ketakutan" pada kematian, beliau bebas dari dukkha (sakit, tua, mati, dsb) ketika mencapai pencerahan.

    Pencerahan ini tentu saja bukan dialami setelah mati, tidak perlu mati kemudian kembali lagi untuk mengalami pencerahan.

    Apa ada teman2 di FK, yang memiliki pengalaman berkaitan dengan hal ini?

    NB:: Tulisan Agatha sendiri ttg menerima kematian sebagai sesuatu yang natural, ada singgungannya dengan pencerahan Buddha dgn konsep anatta, sunyata, dsb. Makanya saya tertarik untuk bertanya, apa ada pengalaman yg bisa di-sharing?

    Atau, kita semua masih "ketakutan" dgn yang namanya kematian?

    ===================

    Kematian sendiri merupakan topik yang menarik buat saya. Apa artinya karya nyata dalam kehidupan, ketika pada akhirnya dihadapkan pada kematian?

    Pemikiran saya ini tentunya sepenuhnya sangat egois, saya bertanya, apa artinya semua yang saya lakukan, jika semuanya berakhir dengan kematian? Bagi orang yang mati, apakah namanya dikenang atau tidak, apakah namanya dicaci maki orang atau tidak, apakah bedanya bagi dirinya? Apa artinya hidup, jika semua kehidupan, pada akhirnya adalah kematian?

    Kira-kira seperti itu pertanyaannya.
    Bung Airmata,

    Takut tuh apa sih ?
    Kalo saya takut ketemu CAMER.
    Apakah calon mertua itu menyeramkan dan belum saya kenal ?
    Betul demikian..??

    Kalo saya takut ketemu harimau di hutan.
    Apakah harimau itu seram dan menakutkan ?
    Lho..saya seneng foto2 harimau, tapi tetep takut klo temu harimau.

    Kalo saya takut berhadapan dengan musuh.
    Apakah musuh saya memang menakutkan dan sadis ?
    Rasanya bukan...!
    Hanya akal2an otak saya aja....

    Mgkn dapat terangkum dari 3 kasus di atas;
    Takut timbul bukan karena objeknya yg menakutkan, tp saya menghindari kehilangan sesuatu dari diri saya.
    - saya menghindari kehilangan harga diri, gengsi, kebeartian dll dari CAMER.
    - saya menghindari kehilangan nyawa, keutuhan jasmani dari harimau.
    - saya menghindari kehilangan muka, harga diri, keutuhan diri dari musuh.
    Tertangkapkah apa sebenarnya rasa takut ?

    Kematian sungguh akan menghapus semuanya yg saya kenal; semakin kuat rasa penghindaran terhadap kehilangan apa yg saya miliki/kenal, semakin takut jadinya....
    - bagaimana saya pisah dengan orang2 yg saya kasihi dan mengasihi saya ?
    - bagaimana saya melepaskan semua hasil jerih payah selama hidup ?
    - bagaimana saya kehilangan semua yg saya kenal/miliki selama hidup ?

    Jadi apakah kematian yg menakutkan ?
    Ato kehilangan yg menakutkan ?
    Pls dicermati dengan kejujuran....

    Hanya 3 jenis manusia yg tak takut kematian :
    1. Manusia yg sudah merasa tak berarti hidup di dunia.
    2. Manusia yg telah dicuci otak dengan iming2 keindahan dan kenikmatan setelah kematian dan dia sangat yakin.
    3. Manusia yg hidup tapi tak punya kelekatan terhadap apapun di dunia.

    Semuanya gak terlalu penting bro....
    The most important thing is to do the best you can do...in life.
    agatha likes this.

  9. #119
    Contributor agatha's Avatar
    Join Date
    Jan 2008
    Posts
    4,986
    Rep Power
    22

    Re: Apakah Itu Kematian?

    Quote Originally Posted by Air Mata View Post
    @Agatha & Artemis,


    .........

    NB:: Tulisan Agatha sendiri ttg menerima kematian sebagai sesuatu yang natural, ada singgungannya dengan pencerahan Buddha dgn konsep anatta, sunyata, dsb. Makanya saya tertarik untuk bertanya, apa ada pengalaman yg bisa di-sharing?

    Atau, kita semua masih "ketakutan" dgn yang namanya kematian?

    ===================

    Kematian sendiri merupakan topik yang menarik buat saya. Apa artinya karya nyata dalam kehidupan, ketika pada akhirnya dihadapkan pada kematian?

    Pemikiran saya ini tentunya sepenuhnya sangat egois, saya bertanya, apa artinya semua yang saya lakukan, jika semuanya berakhir dengan kematian? Bagi orang yang mati, apakah namanya dikenang atau tidak, apakah namanya dicaci maki orang atau tidak, apakah bedanya bagi dirinya? Apa artinya hidup, jika semua kehidupan, pada akhirnya adalah kematian?

    Kira-kira seperti itu pertanyaannya.


    1. Mengenai post saya sebelumnya mengenai kematian adalah hal Natural.
    Iyalaah jelas.... Manusia (tumbuhan, hewan, manusia, etc) Lahir-Hidup-Mati... merupakan siklus alam.

    Hal yang berkenaan dengan Hukum-ALAM.. Hukum Natural, apakah BISA di hindari?
    Pil hidup 1000 tahun dalam film "the MYTH" ~Jacky Chen~ , hanya mitos dan belum terbukti.

    Pembahasan sebelumnya di thread ini, kita sudah membahas kematian adalah moment Kematian OTAK.
    Dengan adanya OTAK, dimungkinkan adanya PIKIRAN, EMOSI, RASA/Indera, etc.
    Kematian OTAK adalah sesuai hukum-alam (Natural Law)
    Kekhawatiran-ketakutan adalah sesuai Hukum-alam juga. (Natural Law)

    YANG BERBEDA: cara pandang dan cara penerimaan dan cara reaksi masing-masing individu dalam menanggapi PERISTIWA sesuai Hukum Alam tersebut.

    2. Pertanyaan anda bahwa jika semua berakhir pada kematian, lalu apa ARTI-nya semua yang anda lakukan?
    ho.ho.ho... Iya... ANDA super-egois terhadap ALAM.
    Dan.... saya jadi bingung dengan segala teori agama dan filsafat yang anda post selama ini di FK.

    Jawabanku tetap SAMA seperti postku sebelumnya di page sebelumnya.
    FAKTOR PEMBEDA bagi setiap INDIVIDU yang pernah HIDUP, adalah HASIL KARYA Individu tersebut selama masa hidupnya.

    Irmak menuliskan "puisi" jejak kaki.
    Yaach.. kira=kira begitu.
    Jejak kaki.. jejak sidik jari.. jejak nafas.... apapun juga residu yang ditinggalkan.

    Mungkin hanya jejak pernah hidup normal sebaik-baiknya tanpa jejak menjadi residivis.
    Mungkin berupa jejak pernah memberi keindahan taman desa dengan berbagai jenis rerumputan indah dan jadi bahan makanan sapi dan kambing.
    Mungkin jejak pernah memberikan santapan jiwa berupa lukisan indah, puisi indah.
    Mungkin hanya berupa pernah memberikan minum air sumur pada tetangganya.

    What ever.... semua itu adalah KARYA.
    Itulah faktor pembeda.

    Selama MANUSIA HIDUP, adalah Keputusan Manusia tersebut untuk berolah pikir-dan -hati, INGIN berKARYA apa selama hidupnya.
    Apakah Karyanya akan dikritik ataupun dipuja selama dia hidup ataupun setelah dia MATI.

    EGP.
    Emang DIA yang telah MATI itu masih bisa berpikir?
    Proses BERPIKIR mati bersamaan dengan kematian OTAK.

    Atau.... justru yang HIDUP yang akan lebih TAKUT, KHAWATIR bahwa saudaranya, leluhurnya yang telah mati itu diLUPAKAN anak-cucu dan generasi lanjutannya.

    yaach... jadikan PAHLAWAN aajah..biar bisa dijadikan NAMA JALAN
    hehehe...
    Last edited by agatha; 01-10-12 at 11:48 AM.

  10. #120
    Contributor agatha's Avatar
    Join Date
    Jan 2008
    Posts
    4,986
    Rep Power
    22

    Re: Apakah Itu Kematian?

    Quote Originally Posted by irmak107 View Post
    Agatha,

    Saya setuju dengan kamu, makanya kata HOROR telah dibuang pada posting sebelumnya.

    Jawabanmu mengingatkanku; layaknya orang berjalan menjejakkan kaki di bumi,
    selalu meninggalkan jejak (tanda kehadiran).
    Seperti juga perahu di laut,
    memberi jejak nyata buih2 air di tempat yg pernah dilewatinya.

    Tapi itu khan buat yg benar2 hadir dan menginjak bumi,
    bukan orang yg berjalan digendong orang lain,
    jejak si pengendong yg terlihat jelas.

    Atau orang yg berjalan tak menapak bumi,
    melayang dan berkhayal......
    khayalan indah nun jauh di sana.....
    tak terbangun.....
    tak sadar......
    pernahkah kakinya menapak bumi ?


    PS : spy nggak salah tafsir mengenai khayalan; saya sangat setuju dan kagum dgn doa orang2 sbb :
    Tuhan,
    Beri saya kekuatan untuk mengubah apa yg dapat saya ubah,
    dan menerima apa yg tidak dapat saya ubah.........
    Coba perjelas apa maksudnya yang di bold di atas.

    Yang digendong orng lain? cacat?
    Stephen Hawking cacat fisik.... Karya nya belum tertandingi.



    Di belahkan bumi lain..... anak menggendong ibunya yang tua dan sakit.
    * Karya Ibu tersebut salah satunya PASTI berupa PENDIDIKAN BUDI PEKERTI yang sangat BAIK pada anaknya.
    ** Karya Anak tersbut.... Anak yang tidak LUPA pada orang tua yang melahirkan, merawat dan mendidiknya...

    ETC...


Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO