
Originally Posted by
No 9
Dear Goby..
Memang benar sih, KITAB SUCI tidak menjelaskan semuanya secara rici dan detail, itulah kenapa kita disuruh berfikir akan setiap hal yang ada..
Iya kan, menurut kamu gitu juga kan?
itu yang aku warna birukan, kata-katamu (pengertianmu) tsb sangatlah mengarahkan ke proses evolusi tsb..
Pemahaman menciptakan dan menjadikan itu menjadi berbeda disaat itu telah menjadi bahasa bagi pemahaman manusia...
Itulah hal yang menurutku menjadi sebab kekacauan didunia ini sedari dahulu kala yaitu, PEMAHAMAN AKAN SEBUAH MAKNA KATA...
Karena PEMAHAMAN EVOLUSI (teori darwin) juga sebenarnya berbeda-beda menurutku..
PENCIPTAAN MANUSIA ada prosesnya..
KITA semua yakin akan hal tsb...
Yang membedakan kita semua adalah prosesnya tsb yang masih membuat kita semua bersilang pendapat merasa jadi yang paling benar, iya ga?
Sains itu sangat diperlukan dalam dunia ini...
Tetapi berlebihan dalam sains itu sendiri lah yang tidak sangat diperlukan,kenapa????
Sesuatu yang berlebihan itu tidaklah baik..apapun itu?
Kita manusia tercipta sebagai makhluk sosial...
Jadi kita tidak bisa berdiri dari satu sisi saja...
Aku sebenarnya sangat setuju dengan pengungkapanmu di Thread lain yang mengatakan BODY dan SOUL..Fully agreed...no argue..
Manusia itu punya kebebasan dalam hal apapun tetapi yang juga perlu diingat ialah manusia itu hidup dengan memiliki keterbatasan...
Ada hal yang tidak perlu dicari tahu dan ada hal-hal yang perlu dicari tahu sejatinya seperti apa, kenapa?
Disaat manusia tahu atau merasa tahu akan sesuatu hal maka yang dikhawatirkan ialah kesombongan, karena kesombongan melekat pada diri manusia bahkan didalam sanubari manusia...
Satu orang mungkin bisa mengerti pemahaman yang benar akan hal tsb tetapi tidak bagi yang lain bukan berarti bagi orang yang tidak mengetahui hal tsb adalah sebuah kekurangan didunia ini tetapi kembali mengingat bahwa manusia adalah makhluk sosial (tidak sempurna)...
BODY dan SOUL setiap manusia itu berbeda-beda (tidak ada yang sama), begitu juga sanubari manusia itu sendiri..Contohnya pada kisah Musa dan Khaidir..mereka berdua punya niatan yang sama baiknya memang tapi karena body dan soul mereka berbeda makanya prosesnya tidak sama..
disatu sisi adalah benar tetapi bagi yang lain sisi tsb adalah salah, walaupun nilai akhirnya benar...
Yang dikhawatirkan denga kesombongan dari diri manusia ialah.. HUMANISME yang berlebihan yang ketebalan dll...
Disaat HUMANISME itu menjadi dasar pemikiran Manusia (raja disanubari manusia) maka yang terjadi kemudian ialah secara perlahan manusia akan mengingkari ILAHI secara sadar maupun tidak sadar...
APAKAH KITA JUGA MASIH TIDAK MENGERTI, MENGAPA KITA SEMUA TIDAK MAU BERFIKIR DENGAN JERNIH??
Tulisanku ini sebenarnya untuk kita semua..
Maaf jika aku berlebihan...
Bookmarks