Results 1 to 3 of 3

Thread: Berita Sains (Update tiap hari)

  1. #1
    Contributor Swan's Avatar
    Join Date
    Dec 2008
    Location
    Surabaya & Australia
    Posts
    4,399
    Rep Power
    15

    Berita Sains (Update tiap hari)

    Trit ini berisi tentang berita atau artikel yang ada hubungannya dengan Sains, baik dalam negeri maupun luar negeri.

    Ilmuwan memecahkan misteri air kaca
    Air mempunyai beberapa sifat yang luar biasa. Air adalah satu-satunya zat alami yang dapat ditemukan dalam tiga keadaan (padat, cair dan gas) dalam jarak suhu natural bumi. Bentuk padatnya kurang rapat daripada bentuk cairnya, itulah mengapa es mengapung. Air juga dapat menyerap panas dalam jumlah banyak, mempunyai tegangan permukaan yang tinggi dan tidak dapat dimampatkan.

    Perbedaan air yang jarang diketahui, tetapi sangat menarik bagi kimiawan adalah kelakuan anehnya pada transisinya ke fase kaca. “Fase kaca” adalah bagian dari zat padat. Air kaca dan es misalnya mempunyai struktur kimia dan bentuk yang sama tetapi berbeda struktur. Es berbentuk kristal sedangkan “kaca” pendek dan tebal. Ketika air bertransisi ke fase kaca, air berlaku sangat aneh, sebuah fakta yang mencengangkan peneliti.

    Profesor dari Arizona State University C. Austen Angell telah menemukan petunjuk penting yang menjelaskan kelakuan aneh air pada transisi kaca dan menambah informasi penting pada air di fase cair. Penelitiannya dipublikasikan pada jurnal Science edisi 1 Februari 2008. “Kita tahu banyak mengenai kaca yang membentuk silica, gula dan logam. Logam kaca kini digunakan sebagai bahan stik golf. Tetapi pentingnya air “kaca” dan peranannya dalam menjelaskan sifat air masih misteri” sebut Angell.

    Banyak bentuk kaca mengalami kenaikan bertahap dalam kapasitas panas hingga titik transisi kunci dicapai. Pada titik suhu kaca ini materi akan melompat ke zona kapasitas panas yang dua kali lipat lebih tinggi dan berubah dai padat menjadi cairan viskositas tinggi. Hal ini muncul bahkan pada larutan dimana air adalah komponen utama. Pada air murni sesuatu yang berbeda terjadi. Ketika air kaca dingin dipanaskan, kapasitas panasnya tidak berubah hingga 136 K. kemudian pada 150 K air mengalami kristalisasi. Jika didekati dari arah lain, air juga menghasilkan efek aneh yang sama.

    Angell ingin tahu apa yang berlangsung pada suhu 150-250 K. Dia menduga disitulah transisi kaca untuk air kaca terjadi. Dia memecahkan masalah dengan melihat perilaku air yang sangat dingin dan es kaca yang dikurung secara nano. Air nanoconfined adalah air yang dimasukkan ke pori dengan diameter 2 nm ( sekitar 5 kali skala ikatan kimia). Menggunakan sifat air pada fase ini dan mengkombinasikannya dengan sifat air yang disimpulkan dari hukum termodinamis, dia dapat memperkirakan kapasitas panas yang mungkin terjadi pada daerah itu dan memunculkan transisi koperatif untuk menjelaskan kelakuan aneh materi tersebut.

    “Kapasitas panas air tiba-tiba menggila mendekati transisi ini dan sebelum tahu apa yang terjadi, air berkristalisasi. Salah satu trik untuk mengetahui apa yang terjadi adalah menaruh air dalam kurungan berukuran nano sehingga air tak bisa berkristalisasi. Kami menemukan kelakuan yang sama tapi tanpa data jarak .” sebut Angell

    Menurut Angell, air tidak berperilaku seperti pembentuk kaca lainnya dan kurang memiliki karakteristik lompatan kapasitas panas ke fase kaca; tetapi karena banyaknya ikatan hidrogen air berlaku seperti fase kristalin, membuat terjadinya transisi order-disorder. Transisi ini menyerap semua kapasitas panas disekitar 220 K sehingga membuat transisi kaca pada 136 K tak begitu dramatis.

    Ini juga memberi Angell ide untuk skenario baru untukmenjelaskan kelakuan aneh air super dingin, sesuatu yang sesuai dengan kelakuan yang teramati namun tak memerlukan titik kritis. “Saya ingin menemukan jawaban dari teka-teki apa yang terjadi pada suhu 150-250 K, dan saya bekerja dari fase kaca dan kurungan nano. Air dalam ukuran besar tak akan seperti itu. Tapi bagaimanapun inilah bagian penting dari keseluruhan dan mendukung kesimpulan yang kita dapat yaitu air memiliki termodinamis yang berbeda dari cairan pembentuk kaca lainnya.” jelas Angell

    Sumber: Arizona State University

  2. #2
    Contributor Swan's Avatar
    Join Date
    Dec 2008
    Location
    Surabaya & Australia
    Posts
    4,399
    Rep Power
    15

    Re: Berita Sains (Update tiap hari)

    Tulisan Tangan Jendela Jantung Anda?
    Gejala awal penyakit jantung dapat terlihat pada tulisan tangan anda, sebut seorang peneliti, sebuah ide yang mirip dengan pembacaan garis tangan. Penelitian tentang hal ini dilakukan di UK's Poole Hospital dipresentasikan pada Konferensi Komunitas Grafonomi Internasional di Melbourne baru-baru ini.

    Peneliti tulisan tangan, Christina Strang melaporkan bahwa dia telah menganalisa lebih dari 100 tulisan tangan orang yang berumur awal 60 an, termasuk 61 pasien berpenyakit jantung. Dia juga menganalisa tulisan tangan 41 orang yang belum pernah didiagnosa menderita penyakit jantung. Strang mengatakan bahwa penelitian sebelumnya lebih memfokuskan efek tulisan tangan dengan kondisi saraf seperti penyakit Parkinson, penyakit Huntington, dan penyakit Alzheimer. Namun Strang ingin melihat bahwa penyakit jantung juga memberikan tanda pada tulisan tangan. Strang menganalisa sampel tulisan yang diperbesar untuk menonjolkan beberapa hal termasuk kerusakan atau patahan-patahan pada tulisan tangan, cacat pada huruf 'o', dan “titik berhenti sementara” dimana pena berhenti sebentar saat pena tengah digoreskan. Strang menemukan bahwa orang yang menderita penyakit jantung secara statistik memiliki “titik berhenti sementara” relatif lebih banyak daripada tulisan tangan orang normal, terutama pada daerah tengah atas huruf 'a', 'e', dan 'o'. Strang mengatakan ia sedang mengajukan penemuannya ini untuk dipublikasikan, dan sedang melakukan percobaan replikasinya. Dia mengatakan banyak penemuan tentang ini sangat tidak ilmiah namun ia mencoba untuk memperbaikinya.

    Sebagian peneliti berpikir bahwa paper ini hanya memiliki sedikit harapan dipublikasi sebagai jurnal klinis. “Saya ragu paper ini akan lulus uji kredibillitas”, kata seorang dokter ahli saraf Professor Perminder Sachdev dari Universitas New South Wales, ketika melihat paper Strang. Beliau juga mengatakan bahwa ada beberapa masalah dengan cara pemilihan partisipan dan analisisnya. Sachdev juga sedikit ragu apa mungkin secara mekanisme ada hubungan tulisan tangan dengan ancaman dan penyakit jantung. Dia juga mengkritik Strang karena tidak memberikan interpretasi akhir pada penelitiannya. “Apakah pasien dalam keadaan capek sehingga sering berhenti sebentar ketika menulis” tambah beliau lagi. Dr Karen Stollznow salah seorang Australia yang skepktis mengatakan bahwa Strang kelihatan seperti pendukung “pseudoscience” ilmu “grafologi”. “Grafologi adalah tulisan tangan yang setara dengan pembacaan garis tangan” sebut Stollznow, yang tinggal di Amerika Serikat.

    Stollznow mengatakan meski ada pendekatan ilmiah pada analisa tulisan tangan yang biasa disebut grafonomi, dua istilah ini sering membingungkan dan digunakan secara keliru. “Produksi tulisan tangan dapat dipengaruhi oleh beberapa kelainan seperti Parkinson, tapi tak dapat dikatakan bahwa gaya tulisan tangan dapat mengindikasikan penyakit, khususnya penyakit jantung,” kata Stollznow. “Sederhananya, belum ada cukup bukti untuk menghubungkan penyakit jantung dan gaya tulisan tangan, atau untuk menyarankan tulisan tangan sebagai alat diagnosa penyakit yang akurat”

    Strang kini berencana untuk bekerjasama dengan Dr Andrew McLeod, konsultan jantung senior di RS Poole, untuk menguji jumlah pasien jantung yang jauh lebih banyak. Dia mengatakan meski McLeod awalnya skeptis bahwa kondisi yang tak berkaitan dengan saraf dapat berbekas pada tulisan tangan, McLeod terkesan pada hasil penelitian awal. Strang berharap suatu hari tulisan tangan dapat memprediksi gejala awal penyakit jantung tanpa diperlukan teknik invasif dan mahal.

    Sementara itu peneliti Australia telah mempelajari pengaruh alkohol pada tulisan tangan. Dr Jim Phillips dari Monash University dan rekannya mempelajari pengaruh tiga dari lima minuman standar dari vodka dan orange pada tulisan tangan 20 laki-laki di usia sekitar 20 tahun. “Tulisan mereka menjadi lebih besar,” sebut Phillips. Timnya menemukan bahwa keberadaan alkohol dalam darah, merubah 0,05% kecepatan pergerakan pena ketika mulai dan berakhir. “ Fase percepatan seperti lebih lama dan fase perlambatannya lebih pendek,” kata Philips.

    “Menemukan fakta bahwa pengaruh minuman pada kemampuan mengemudi itu gampang”, kata Phillips, “namun penelitian pengaruh alkohol pada tulisan tangan sangatlah sedikit”. Dia mengatakan bahwa penemuan ini dapat membantu investigasi forensik, seperti menentukan apakah seseorang dalam keadaan mabuk ketika menandatangani dokumen.

  3. #3
    Contributor Swan's Avatar
    Join Date
    Dec 2008
    Location
    Surabaya & Australia
    Posts
    4,399
    Rep Power
    15

    Re: Berita Sains (Update tiap hari)

    10 nama planet terbaru 2009
    Pada tahun 1990, para ilmuwan menemukan secercah harapan dengan menemukan sejumlah planet di luar tata surya (exoplanet). Planet-planet tersebut sangat beragam. Mulai dari planet api, planet berukuran raksasa, planet berbatu, planet yang tidak memiliki bintang, dan banyak lagi. Hingga kini, penemuan exoplanet mencapai 230 planet. Berikut adalah daftar sepuluh exoplanet 2009 versi Space.com.

    1. Sang Kuda Api
    Planet 51 Pegasi b adalah exoplanet pertama yang ditemukan para pemburu planet pada 1990. Planet mirip Jupiter, namun bertemperatur panas ini diberi julukan Bellerphon, pahlawan mitos Yunani yang menjinakkan kuda bersayap Pegasus. Pemberian julukan tersebut berdasarkan gugus bintang Pegasus, lokasi planet itu.

    2. Tetangga Terdekat Bumi
    Berjarak hanya 10,5 tahun cahaya, Epsilon Eridani b adalah exoplanet terdekat dengan bumi. Planet tersebut mengorbit jauh dari bintangnya sehingga air atau kehidupan mustahil ada.

    3. Planet Tanpa Bintang
    Terdapat sejumlah exoplanet yang memiliki bintang atau matahari lebih dari satu, bahkan hingga memiliki tiga matahari. Lain halnya dengan Planemos. Planet tersebut hanya “mengambang” begitu saja tanpa mengitari bintang apa pun.

    4. Si Gesit
    Planet SWEEPS-10 hanya berjarak 740.000 mil dari bintangnya. Saking dekatnya, planet yang disebut ultra-short-period planets (USPPs) itu hanya membutuhkan waktu kurang dari satu hari untuk mengorbit. Satu tahun di sana sama dengan sepuluh jam di bumi.

    5. Dunia Api dan Es
    Planet ini “terkunci” pada bintangnya, sama seperti bulan yang selalu menjadi satelit bumi. Jadi, satu sisi dari planet Upsilon Andromeda b selalu menghadap ke sana. Posisi ini menciptakan temperatur paling tinggi yang sejauh ini diketahui para astronom. Satu sisi planet sangat panas bagai lahar, sedangkan sisi lainnya bertemperatur sangat dingin.

    6. Cincin Raksasa
    Planet yang mengorbit pada bintang Coku Tau 4 ini adalah exoplanet termuda yang berumur kurang dari satu juta tahun. Para astronom mendeteksi keberadaan planet ini dari lubang besar dari cincin planet tersebut. Lubang tersebut berukuran sepuluh kali lebih besar dari bumi.

    7. Si Tua Bangka
    Planet tertua yang juga disebut primeval world ini berumur kurang lebih 12,7 miliar tahun. Para ilmuwan menduga planet tersebut terbentuk delapan miliar tahun silam sebelum bumi terwujud dan hanya berselisih dua miliar tahun dari kejadian Big Bang. Penemuan ini menimbulkan wacana bahwa kehidupan mungkin terjadi lebih awal dari yang diduga selama ini.

    8. Planet yang Menyusut
    Serupa dengan SWEEPS-10, planet HD209458b mengorbit sangat dekat dengan bintangnya sehingga atmosfer planet tersebut tersapu oleh angin stellar. Sejumlah ilmuwan mengestimasi planet tersebut kehilangan sepuluh ribu ton material setiap detiknya. Pada akhirnya, mungkin hanya inti dari planet itu yang akan tersisa.

    9. Si Atmosfir Tebal
    Planet HD 189733b adalah planet pertama yang atmosfernya “tercium” oleh para ilmuwan. Dengan menganalisis cahaya dari sistem bintang planet itu, astronom mengatakan atmosfir planet tersebut tertutup oleh semacam kabut tebal serupa dengan butiran pasir. Sayangnya, air tidak terdeteksi di planet tersebut. Namun, pemburu planet menduga ada kehidupan di balik kabut tebal itu.

    10. Kembaran Bumi?
    Gliese 581 C adalah exoplanet yang saat ini banyak menarik perhatian para ilmuwan di seluruh dunia. Pasalnya, planet terkecil di luar sistem tata surya ini berada di “zona aman”. Artinya, planet ini terletak tidak terlalu jauh maupun terlalu dekat dengan bintangnya, sama seperti posisi bumi kita dengan matahari. Penemuan ini menaikkan probabilitas terdapat air atau bahkan kehidupan di sana. Planet ini 50 persen lebih besar dan lima kali lebih masif dari bumi.

    Mungkinkah ada kehidupan lain di luar sana? Para ilmuwan mengatakan dapat lebih menguak hal tersebut pada tahun 2013, saat pengerjaan teleskop berteknologi tinggi bernama James Webb Space Telescope (JWST) rampung.
    (Liputan6)

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0