Jujur Belum Tentu Mujur
BANDUNG, JUMAT - Meski sudah dimutasi dan dilantik menjadi pejabat eselon III di lingkungan Depdagri, mantan dosen IPDN Inu Kencana Syafei mengatakan, pihaknya tetap akan bertahan di IPDN. "Saya akan bertahan di IPDN sampai titik darah penghabisan. Oleh karena itu saya akan mengajukan surat kepada Presiden atas mutasi mendadak tersebut," kata Inu yang dihubungi wartawan di Bandung, Jumat (9/5).
Inu mengaku, pemindahan dirinya ke Depdagri itu merupakan bagian dari konspirasi pembelengguan dan pemerkosaan perjuangan yang selama 56 tahun dilakukannya. Oleh karena itu, lanjut Inu, dirinya tidak akan keluar dari IPDN, tapi kalau Mendagri atau Presiden bersikeras untuk memisahkan dirinya dengan IPDN, maka mundur sebagai PNS adalah jalan terakhir yang akan ditempuhnya.
"Saya berharap pak Presiden tetap mempertahankan saya di IPDN guna tetap mengawal IPDN. Saya akan mundur dari IPDN bila kondisi IPDN sudah pulih. Dan saya percaya Presiden akan menerima surat saya serta memerhatikan isi surat saya itu karena sejak awal Presiden minta agar di IPDN tidak ada lagi kekerasan," katanya.
Ditanya soal pengaduan ke Mahkamah Internasional atas perlakuan itu, Inu mengaku belum akan melapor karena dirinya masih cinta Indonesia. (ANT)
Melihat kejadian ini, rupanya metode/cara-cara ORBA belum benar-benar musnah dari bumi persada ini.
Saya kagum dengan keberaniannya dan kejujurannya waktu mengangkat kasus pelajar IPDN beberapa waktu yang lalu, beliau dengan berani menunjukan bahwa ada kuburan pelajar IPDN dan berkat siaran itu orang tua dari mantan pelajar IPDN yang belum pernah menjenguk kuburan anaknya, akhirnya bisa datang dan bisa menyaksikan kuburan anaknya, yang selama ini tidak pernah ada usaha bahkan keluarganya tidak tahu persis kejadian apa yang mengakibatkan salah satu keluarga mereka harus mati.
Pak Inu dengan berani mendatangi KPK melaporkan penyimpangan atas pembangunan (saya lupa pembangunan atau renovasi gitu). Berkat beliau juga walau tidak semuanya kasus di IPDN yang selama ini tertutup rapat oleh oknum pemerintah banyak yang terkuak sehingga orang berharap kedepannya IPDN berubah paradigma bukan singkatan dari Institut Pembunuhan Dalam Negeri lagi.
Nah kejujuran beliau, keberanian beliau ini ternyata telah di sadari oleh beliau bahwa konsekuensinya adalah mengakibatkan beliau banyak tidak di senangi oleh rekan sejawat dan atasannya pejabat-pejabat yang selama ini menikmati manisnya lembaga pendidikan ini, tidak terkecualipun Menteri Dalam Negeri saat ini rupanya.............
Saya tidak yakin akan ada lagi orang-orang pemberani dan sejujur Bapak Inu Kencana ini, jika kita sebagai anak bangsa turut terbenam dalam permainan mafia-mafia pemerintah seperti ini dan kita terdiam tanpa memberikan dukungan moril kepada Bapak yang malang ini, Gimana pendapat teman-teman apa yang bisa kita lakukan untuk mensupport beliau, karena menurut beliau MUTASI ini tidak adil bagi beliau, karna beliau sedang berjuang untuk membersihkan segala kekotoran di IPDN.
Last edited by bedjo; 05-09-2008 at 06:27 PM..
|