Results 1 to 3 of 3

Thread: Macam-Macam Kalimat Majemuk dan Contohnya


  1. #1
    Newbie
    Join Date
    Mar 2012
    Posts
    19
    Rep Power
    0

    Macam-Macam Kalimat Majemuk dan Contohnya

    Macam-Macam Kalimat Majemuk dan Contohnya - Sebelumnya Membahas Kumpulan Contoh Narrative Text Pendek Bahasa Inggris, Nah kesempatan Update Postingan Kali ini Admin Share All Info Akan Berbagi Informasi Terbaru tentang Macam-Macam Kalimat Majemuk dan Contohnya semoga hendaknya dapat Bermanfaat Bagi anda semua pengunjung Setia Blog Ini dan Untuk Selengkapnya Tentang Macam-Macam Kalimat Majemuk dan Contohnya Silahkan Lihat dibawah ini

    Macam-Macam Kalimat Majemuk dan Contohnya

    1. Kalimat Majemuk Setara
    Kalimat Majemuk Setara adalah kalimat majemuk yang terdidri atas beberapa kalimat yang setara atau sederajat kedudukannya, yang masing-masing dapat berdiri sendri. Kalimat Majemuk Setara dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu :

    1. Kalimat majemuk setara sejalan
    Kalimat majemuk setara sejalan ialah kaliamat majemuk setara yang terdiri atas beberapa kalimat tunggal yang bersamaan situasinya
    Contoh : Juminten pergi ke pasar, Parno berangkat ke bengkel, sedang Ganes pergi ke kebun binatang.

    Penjelasan Contoh Kalimat majemuk setara sejalan diatas :
    Kalimat tersebut adalah kalimat majemuk setara sejalan.
    Kalimat 1 : Juminten pergi ke pasar.
    Juminten = subjek
    Pergi = predikat
    Ke pasar = keterangan tempat
    Kalimat 2 : Norif berangkat ke bengkel
    Norif = subjek
    Berangkat = predikat
    ke bengkel = keterangan tempat
    Kalimat 3 : Ganes pergi ke kebun binatang.
    a. Ganes = subjek
    b. pergi = predikat
    c. ke kebun binatang = keterangan tempat

    Catatan:
    a. Kata-kata yang penghubung yang dapat dipakai dalam kalimat majemuk setara sejalan ialah: dan, dan lagi, lagi pula, sedang, sedangkan, lalu, kemudian.
    b. Dalam meguraikan menurut jabatannya, hendaknya selalu dibiasakan menempuh cara-car sebagai berikut:
    1. Kalimat yang hendak diuraikan dikutip lebih dahulu.
    2. Memberi nama kalimat yang akan diuraikan.
    3. Kemudian baru bagian-bagian kalimat diuraikan menurut jabatannya sebagai berikut:
    a. Kata-kata yang hendak diuraikan ditempatkan di sebelah kiri.
    b. Jabatan-jabatan kalimat ditempatkan di sebelah kanan.

    2. Kalimat Majemuk Setara Berlawanan
    Kalimat majemuk setara berlawanan ialah kalimat majemuk setara yang terdiri atas beberapa kalimat tunggal yang isinya menyatakan situasi berlawanan.
    Contoh : Adiknya pandai, sedang kakaknya bodoh.
    Rahmad berani, tetapi ia tidak mau bertengkar.

    Penjelasan Contoh Kalimat majemuk setara berlawanan diatas :
    Kalimat tersebut adalah kalimat majemuk setara berlawanan
    Kalimat 1 : Rahmad berani
    Rahmad = subjek
    Berani = predikat
    Kalimat 2 : ia tidak mau bertengkar.
    Ia = subjek
    tidak mau bertengkar = predikat


    Catatan:
    Kata-kata penhubung yang dapat dipakai dalam kalimat majemuk setara berlawanan antara lain ialah: sedangkan, tetapi, melainkan, padahal, hanyalah, walaupun, meskipun, biarpun, kendatipun, jangankan, namun.


    3. Kalimat Majemuk Setara yang menyatakan sebab akibat
    Kalimat Majemuk Setara yang menyatakan sebab akibat ialah kalimat majemuk setara yang terdiri atas beberapa kalimat tunggal yang isi bagian yang satu menyatakan sebab akibat dari bagian yang lain.
    Contoh :
    Roy Marten ditahan, karena ia telah membawa sabu-sabu.
    Anak itum luka parah, sehingga ia harus dibawa ke rumah sakit.

    Penjelasan Contoh Kalimat Majemuk Setara yang menyatakan sebab akibat diatas :
    Roy Martien ditahan, karena ia telah membawa sabu-sabu.
    Kalimat tersebut adalah kalimat majemuk setara yang menyatakan sebab akibat.
    Kalimat 1 : Roy Martien ditahan
    Roy Martien = subjek
    ditahan = predikat
    Kalimat 2 : ia telah membawa sabu-sabu.
    Ia = subjek
    telah membawa = predikat
    sabu-sabu = objek

    Catatan :
    Kata-kata penghubung yang dapat dipakai dalam kalimat majemuk setara yang menyatakan sebab akibat antara lain ialah: sebab, karena, oleh karena itu, sehingga, maka.

    2. Kalimat Majemuk Bertingkat
    Kalimat Majemuk bertingkat ialah kalimat yang terjadi dari beberapa kalimat tunggal yang kedudukanya tidak setara/ sederajat, yakni yang satu menjadi bagian yang lain.

    Kalimat majemuk bertingkat sesungguhnya berasal dari sebuah kalimat tunggal. Bagian dari kalimat tunggal tersebut kemudian diganti atau diubah sehingga menjadi sebuah kalimat baru yang dapat berdiri sendiri.
    Bagian kalimat majemuk bertingkat yang berasal dari bagian kalimat tunggal yang tidak mengalami pergantian/ perubahan dinamakan induk kalimat, sedang bagian kalimat majemuk yang berasal dari bagian kalimat tunggal yang sudah mengalami penggantian/ peubahan dinamakan anak kalimat.

    Contoh :
    Ia datang kemarin. Kalimat tunggal tersebut ialah kalimat tunggal yang mempunyai keterangan waktu: kemarin. Jika kata kemarin diganti/ diubah menjadi kalimat yang dapat berdiri sendiri, yakni diubah/ diganti dengan kalimat: ketika orang sedang makan, maka berubahlah kalimat tunggal tersebut menjadi kalimat majemuk bertingkat sebagai berikut: Ia datang, ketika orang sedang datang.
    Perkataan: ia datang (yang tidak pernah mengalami perubahan/ pergantian) dinamai induk kalimat, sedang perkataan: ketika orang sedang makan (yang mengubah/ mengganti kata kemarin) dinamai anak kalimat.

    Macam Anak Kalimat dalam Kalimat Majemuk Bertingkat
    Ada bermacam-macam anak kalimat dalam kalimat majemuk bertingkat. Hal itu bergantung kepada bagian kalimat tunggal mana yang diubh/ digantinya. Karena itu macam anak kalimat dalam kalimat majemuk bertingkat dapat diperinci sebagai berikut:

    1. Anak kalimat pengganti subyek
    Contoh:
    Siapa bersalah, akan dihukum.
    Yang mencuri sepeda saya, telah ditangkap polisi.
    Contoh uraian kalimat:
    Yang mencuri sepeda saya, telah ditangkap polisi.
    G Kalimat tersebut ialah kalimat majemuk bertingkat
    G A. Telah ditangkap polisi = induk kalimat
    Ditangkap = predikat
    Polisi = obyek/ pelengkap pelaku
    Telah = keterangan waktu/ keterangan modalitas.
    B. Yang mencuri sepeda saya = anak kalimat pengganti subyek
    Yang = subyek
    Mencuri = predikat
    Sepeda saya = obyek/ pelengkap penderita
    Catatan:
    Tiap kali hendak menguraikan kalimat majemuk bertingkat, hendaknya lebih dulu diusahakan mencari/ menyelidiki kalimat tunggal mana yang menjadi asal kalimat majemuk bertingkat itu. Dengan cara itu kita akan mudah mencari induk kalimat dan anak kalimat dari kalimat majemuk bertingkat yang hendak kita uraikan.

    2. Anak kalimat pengganti predikat
    Anak kalimat pengganti predikat hanya terdapat pada kalimat nominal.
    Contoh:
    Rumah itu batu. (kalimat tunggal)
    Rumah itu bahannya terbuat dari benda keras. (kalimat majemuk bertingkat)

    3. Anak kalimat pengganti obyek/ pelengkap penderita
    Contoh:
    Basir mencintai Nova. (kalimat tunggal)
    Basir mencintai yang sangat dikasihinya. (kalimat majemuk bertingkat)

    4. Anak kalimat pengganti obyek/ pelengkap pelaku
    Contoh:
    Ali ditikam oleh penjahat. (kalimat tunggal)
    Ali ditikam oleh orang yang menggedor pintu rumahnya semalam. (kalimat majemuk bertingkat)

    5. Anak kalimat pengganti obyek/ pelengkap penyerta
    Contoh:
    Norief memberikan uang kepada anaknya. (kalimat tunggal)
    Norief memberikan uang kepada yang menumpang di Surabaya. (kalimat majemuk bertingkat)

    6. Anak kalimat pengganti obyek/ pelengkap berkata depan
    Contoh:
    Ia rindu kepada ibunya. (kalimat tunggal)
    Ia rindu kepada yang memeliharanya sejak kecil. (kalimat majemuk bertingkat)

    7. Anak kalimat pengganti obyek pasangan
    Contoh:
    Kami telah berunding dengan Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono. (kalimat tunggal)
    Kami telah berunding dengan yang memimpin negara Indonesia. (kalimat majemuk bertingkat)

    8. Anak kalimat pengganti obyek alat
    Contoh:
    Norief bersenjatakan pena. (kalimat tunggal)
    Norif bersenjatakan yang dibuat untuk menulis. (kalimat majemuk bertingkat)

    9. Anak kalimat pengganti keterangan tempat
    Contoh:
    Henny pergi ke pasar. (kalimat tunggal)
    Henny pergi ke yang dikunjungi orang tiap hari. (kalimat majemuk bertingkat)

    10. Anak kalimat pengganti keterangan waktu
    Contoh:
    Anis datang kemarin. (kalimat tunggal)
    Anis datang ketika orang sedang sholat. (kalimat majemuk bertingkat)

    11. Anak kalimat pengganti keterangan sebab
    Contoh:
    Basir tidak berkuliah karena sakit. (kalimat tunggal)
    Basir tidak berkuliah karena jiwanya terganggu. (kalimat majemuk bertingkat)

    12. Anak kalimat pengganti keterangan alasan
    Contoh:
    Saya tidak pergi karena hujan. (kalimat tunggal)
    Saya tidak pergi karena suasana yang tidak mengizinkan. (kalimat majemuk bertingkat)

    13. Anak kalimat pengganti keterangan akibat
    Contoh:
    Basir dianiaya sehingga sakit. (kalimat tunggal)
    Basir dianaya sehingga badannya terbaring. (kalimat majemuk bertingkat)

    14. Anak kalimat pengganti keterangan alat
    Contoh:
    Ia menikam dengan pisau. (kalimat tunggal)
    Ia menikam dengan yang dibelinya kemarin. (kalimat majemuk bertingkat)

    15. Anak kalimat pengganti keterangan asal
    Contoh:
    Sepatunya Norief terbuat dari emas. (kalimat tunggal)
    Sepatunya Norief terbuat dari bahan yang diinginkannya. (kalimat majemuk bertingkat)

    16. Anak kalimat pengganti keterangan syarat
    Contoh:
    Kalau begitu, saya tidak mau mengajak . (kalimat tunggal)
    Kalau kamu nakal, saya tidak mau mengajak. (kalimat majemuk bertingkat)

    17. Anak kalimat pengganti keterangan tujuan
    Contoh:
    Tora Sudiro belajar keras agar lulus. (kalimat tunggal)
    Tora Sudiro belajar keras agar cita-citanya tercapai. (kalimat majemuk bertingkat)

    18. Anak kalimat pengganti keterangan kualitas
    Contoh:
    Boneng tersenyum manis. (kalimat tunggal)
    Boneng tersenyum seperti yang kita lihat. (kalimat majemuk bertingkat)

    19. Anak kalimat pengganti keterangan perihal
    Contoh:
    Dengan tertawa ia menjawab pertanyaan itu. (kalimat tunggal)
    Dengan mulut tertawa lebar ia menjawab pertanyaan itu. (kalimat majemuk bertingkat)

    20. Anak kalimat pengganti keterangan perlawanan
    Contoh:
    Meskipun mendung, ia berangkat juga. (kalimat tunggal)
    Meskipun cuaca buruk, ia berangkat juga. (kalimat majemuk bertingkat)

    21. Anak kalimat pengganti keterangan kuantitas
    Contoh:
    Mereka berjalan seratus kilometer. (kalimat tunggal)
    Mereka berjalan jauh sekali jaraknya. (kalimat majemuk bertingkat)

    22. Anak kalimat pengganti keterangan derajat
    Contoh:
    Udara itu dingin sekali. (kalimat tunggal)
    Uadara itu tak terperikan rasanya. (kalimat majemuk bertingkat)

    23. Anak kalimat pengganti keterangan modalitas
    Contoh:
    Mungkin ia meninggal di sana. (kalimat tunggal)
    Desas-desus tersiar ia meninggal di sana. (kalimat majemuk bertingkat)

    24. Anak kalimat pengganti keterangan perbandingan
    Contoh:
    Paimo lebih rajin daripada Mopai. (kalimat tunggal)
    Paimo lebih rajin daripada orang yang mirip dengannya itu. (kalimat majemuk bertingkat)

    25. Anak kalimat pengganti keterangan perwatasan
    Contoh:
    Semua tahanan dibebaskan, kecuali Basir. (kalimat tunggal)
    Semua tahanan dibebaskan, kecuali yang berseragam merah jambu itu. (kalimat majemuk bertingkat)

    Cucu Kalimat dalam Kalimat Majemuk Bertingkat
    Dalam kalimat majemuk bertingkat kadang-kadang terdapat cucu kalimat, yaitu anak dari anak kalimat. Cucu kalimat tersebut terjadi jika bagian kalimat dari anakkalimat diubah/ diganti menjadi sebuah kalimat yang dapat berdiri sendiri.
    Contoh:
    Norief menyepak bola. (kalimat tunggal)
    Ia menyepak yang disenangi oleh adiknya. (kalimat majemuk bertingkat yang mempunyai anak kalimat pengganti obyek/ pelengkap penderita)
    Ia menyepak yang disenangi oleh yang memakai baju baru itu. (kalimat majemuk bertingkat yang mempunyai cucu kalimat pengganti obyek/ pelengkap pelaku pada anak kalimat)
    3. Kalimat majemuk rapatan
    Kalimat majemuk rapatan yaitu gabungan beberapa kalimat tunggal yang karena subjek, predikat atau objeknya sama,maka bagian yang sama hanya disebutkan sekali.
    Contoh:
    * Pekerjaannya hanya makan. (kalimat tunggal 1)
    * Pekerjaannya hanya tidur. (kalimat tunggal 2)
    * Pekerjaannya hanya merokok. (kalimat tunggal 3)Pekerjaannya hanya makan, tidur, dan merokok. (kalimat majemuk rapatan)
    4. Kalimat majemuk campuran
    Kalimat majemuk campuran yaitu gabungan antara kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat. Sekurang-kurangnya terdiri dari tiga kalimat.
    Contoh:
    * Toni bermain dengan Kevin. (kalimat tunggal 1)
    * Rina membaca buku di kamar kemarin. (kalimat tunggal 2, induk kalimat)
    * Ketika aku datang ke rumahnya. (anak kalimat sebagai pengganti keterangan waktu)Toni bermain dengan Kevin, dan Rina membaca buku di kamar, ketika aku datang ke rumahnya. (kalimat majemuk campuran)

    Demikianlah Informasi Mengenai Macam-Macam Kalimat Majemuk dan Contohnya, Semoga bermanfaat dan Beguna Hendaknya Buat anda semua pengunjung Blog Ini. Terimakasih atas Kunjungannya.

    Sumber
    Last edited by aliblogger; 04-12-12 at 02:09 PM.

  2. #2
    Junior Member 30xyhome's Avatar
    Join Date
    Mar 2013
    Posts
    242
    Rep Power
    2

    Re: Macam-Macam Kalimat Majemuk dan Contohnya

    wah mantap nich, bisa untuk bahan pembelajaran......

  3. #3
    Member
    Join Date
    Nov 2012
    Posts
    569
    Rep Power
    0

    Re: Macam-Macam Kalimat Majemuk dan Contohnya

    Contoh Kalimat Majemuk yang agan share sangat berguna banget nih buat saya gan

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO