oke2, kan gw udah bilang, gw ga ngerti TPA itu kaya gimana bentuknya. gomen2.![]()
oke2, kan gw udah bilang, gw ga ngerti TPA itu kaya gimana bentuknya. gomen2.![]()
I'm backkkkkkkk.....
Memang aneh kalo tes potensi akademik menggunakan skoring seperti itu. Harus menjadi catatan untuk evaluasi panitia penyelenggara nih..
Setelah aku pikir-pikir aneh juga..![]()
TPA untuk calon mhs tidak ada anehnya. Tapi itu bukan tes psikologi atau kepribadian. TPA lebih mirip tes IQ. Saya kira, peserta kaget saja. Sebelum ujian, tidak semua peserta tahu ada TPA. Jika soal ini dibuat dengan baik, hasil tes dapat menggambarkan potensi kemampuan akademik seseorang. Untuk tes tersebut tidak perlu ada persiapan khusus. Yang penting kondisi fisik dan mental adalah fit. Masalah nilai, seperti tes IQ, nilai setiap soal bisa nol (kalau salah), dan bisa plus (1 atau berapa saja). Nilai minus diterapkan untuk jawaban salah adalah agar peserta tak pakai jurus tebak-tebakan. Sistem penilaian, dan cara memahami hasil penilaian terserah user.
Apalah bedanya tes kepribadian/psikologi dgn tes IQ ?
Tidak boleh pake sistem minus.
Biar kata tes IQ, jawaban masing2 orang bisa berbeda sesuai tahap kepintarannya. Tidak ada 1 jawaban yg benar. Bisa saja 2-3 jawaban yg benar tp msg2 mempunyai taraf nilai yg berbeda.
Lihatlah PMBP-ITB yg memakai psikolog langsung utk menilai calon mahasiswanya lewat tes TPA. Tanpa ada penilaian, tanpa ada sistem minus. Dan itu tanpa scanner ! TPA-nya tanpa scanner !
Maka dari tes SNMPTN tahun ini sangat ANEH !
Mau ikut-ikutan ITB tp caranya SALAH !
(tp untunglah saya lulus ^^)![]()
Kita hidup terpecah belah, Kasih Tuhanlah perekatnya
Bookmarks