Pusat Komunikasi Publik bersama Biro Kepegawaian dan Organisasi melaksanakan kegiatan Sidang Penilaian Angka Kredit (PAK) Pejabat Fungsional Pranata Humas Tahun 2013 dari tanggal 4 s.d 6 Maret 2013 bertempat di Cipayung, Bogor. Kegiatan Sidang Penilaian Angka Kredit (PAK) dibuka oleh Kapus Komunikasi Publik Bapak Drs. Bambang S. Ervan. MSc dan didampingi Kepala Bagian Pengembangan Pegawai Biro Kepegawaian & Organisasi Ibu Rospita Butar Butar. SH. MM.

Sidang Penilaian Angka Kredit (PAK) Pranata Humas Periode Tahun 2013, melaksanakan kegiatan penilaian kepada sejumlah 15 orang fungsional pranata humas yang terdiri dari: 4 orang dari Sekretariat Jenderal, 5 orang dari Ditjen Perhubungan Darat, 1 orang dari Ditjen Perkeretaapian, 2 orang dari Ditjen Perhubungan Udara dan 3 orang dari Badan Litbang Perhubungan.

Dalam penilaian angka kredit salah satunya adalah terkait dengan penulisan makalah yang disesuaikan dengan hasil bimbingan teknis. Menunjuk hasil dari kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Makalah Pranata Humas yang dilaksanakan di Bandung pada tanggal 18 s.d 20 Oktober 2012. Saat itu sebagai pembicara utama adalah dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Bapak Drs. Aminsar Manihuruk. MSi yang menyatakan bahwa angka kredit Fungsional Pranata Humas Tingkat Ahli III/c dan III/d lebih banyak diambil dari pembuatan karya tulis ilmiah di bidang informasi dan kehumasan untuk dapat memenuhi jumlah angka kredit kumulatif minimal untuk pengangkatan dan kenaikan jabatan dan pangkat diantara persyaratannya disebutkan antara lain:


  1. Judul: Harus ada kaitannya dengan kegiatan Sosialisasi dan Penyebaran Informasi Sektor Perhubungan Darat, Perkeretaapian, Laut dan Udara Kementerian Perhubungan;
  2. Latar Belakang Masalah: Seputar kegiatan sosialisasi dan Penyebaran Informasi Kementerian Perhubungan baik di Sektor Perhubungan Darat, Perkeretaapian, Laut, dan Udara;
  3. Tujuan Penulisan Makalah: Mengetahui dan mendeskripsikan tujuan dari Sosialisasi dan Penyebaran Informasi;
  4. Manfaat Makalah: Memberikan kontribusi dan sumbangan bagi kemajuan dan pengetahuan Sektor Perhubungan Darat, Perkeretaapian, Laut dan Udara Kementerian Perhubungan, baik kepada internal organisasi maupun kepada masyarakat pada umumnya;
  5. Kerangka Teori: Tanpa adanya teori jawaban yang diambil dari makalah akan kurang bernilai. Manfaat teori antara lain untuk menjelaskan mengapa suatu gejala terjadi serta menggambarkan apa yang sebenarnya terjadi. Teori yang digunakan tentunya adalah Teori Ilmu Komunikasi dan Teori Ilmu Transportasi diseputar Supply and Demand baik di Sektor Perhubungan Darat, Perkeretaapian, Laut dan Udara yang menjadi dasar pemikiran. Diharapkan dengan adanya penggunaan teori tulisan dari makalah dapat dipertanggung jawabkan manfaat fakta dan kenyataanya dilapangan;
  6. Analisa Masalah: Merupakan hasil dari pengamatan dan penelitian diperpustakaan maupun penelitian lapangan yang dilakukan oleh sang penulis makalah. Dengan adanya analisa makalah maka hasilnya akan terlihat apakah sang penulis telah berhasil menemukan permasalah dan memberikan solusi guna mengatasi masalah yang ada dilapangan maupun kepustakaan;
  7. Kesimpulan: Merupakan jawaban yang diperoleh dari Judul Makalah yang diajukan penulis, apakah hasil dan efeknya positif atau negatife bagi Kementerian Perhubungan dan lain-lain;
  8. Rekomendasi: Karya tulis ilmiah pada umumnya adalah untuk memberikan saran dan rekomendasi kepada pimpinan. Diharapkan dengan saran dan rekomendasi dari penulis masalah yang dihadapi dapat diminimalisir atau bahkan dapat dihindari;
  9. Daftar Kepustakaan: Karya tulis ilmiah diharuskan melampirkan daftar kepustakaan dengan adanya sumber bacaan dan sumber informasi yang valid dan sahih, diharapkan makalah ataupun karya tulis ilmiah dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Sidang penilaian angka kredit Pranata Humas Tahun 2013 telah selesai dilaksanakan dan diperoleh hasil sebagai berikut:
Terdapat 5 orang Pranata Humas KJ/KP antara lain: 1 orang dari Sekretariat Jenderal, 2 orang dari Ditjen Perhubungan Darat, 1 orang dari Ditjen Perkeretaapian dan 1 orang dari Badan Litbang Perhubungan. Sementara Pranata Humas yang mendapatkan penambahan angka kredit berjumlah 10 orang, terdiri dari: 3 orang dari Sekretariat Jenderal, 3 orang dari Ditjen Perhubungan Darat, 2 orang dari Ditjen Perhubungan Udara dan 2 orang dari Badan Litbang. (Puskom/Nazilulhamidi)

Sidang Penilaian Angka Kredit (PAK) Pranata Humas Periode April 2013-sidang-pak.2.jpg Sidang Penilaian Angka Kredit (PAK) Pranata Humas Periode April 2013-sidang-pak.3.jpg Sidang Penilaian Angka Kredit (PAK) Pranata Humas Periode April 2013-sidang-pak.4.jpg Sidang Penilaian Angka Kredit (PAK) Pranata Humas Periode April 2013-sidang-pak.11.jpgSidang Penilaian Angka Kredit (PAK) Pranata Humas Periode April 2013-sidang-pak.1.jpg