Sebagai negara kesatuan yang MERDEKA dan BERDAULAT (dan memiliki bahasa pemersatu), penggunaan bahasa Indonesia memang harus dipelihara dalam kehidupan dan pelajaran sehari-hari. Saya sendiri kalau sehari-hari (tercampur-campur) pakai bahasa SUROBOYO.
Tapi terkadang memang kondisi yang tidak memungkinkan untuk menggunakan bahasa Indonesia. Tidak seperti Jepang dan China yang sangat LOYAL terhadap budaya dan bahasanya (saya pernah kesasar di Tokyo dan TIDAK SATUPUN sopir taxi yang bisa bahasa INGGRIS), Indonesia tidak dapat menelurkan hal yang semacam itu. Siapa yang salah? Entahlah.
Belum lagi KOSAKATA bahasa kita yang banyak mengadopsi istilah ASING, jadinya ambigu, tidak jelas mana yang original dan mana yang adopsi. Coba saja ganti bahasa komputer atau bahasa di handphone dengan bahasa Indonesia. Saya sih bingung setengah mati kalau membaca BAHASA INDONESIA, rasanya sangat semrawut dan tidak jelas artinya.
Untuk pekerjaan, juga diminta syarat bahasa INGGRIS dan MANDARIN. Tidak pernah saya jumpai syarat bahasa Indonesia. Memang inilah faktanya, karena bahasa kita adalah bahasa ADOPSIONAL, yang banyak AMBIGUITAS disana-sini. Maka nya tidak salah kalau banyak sekali keluarga di Indonesia ini yang mengajarkan anaknya (dari kecil) berbahasa Inggris, Mandarin, atau Perancis, dan MALAH BUKAN bahasa Indonesia.
Salam.
Mengapa mikir jauh-jauh GO Internasional.....yang nasional saja belum tertata optimal. Mau seperti apa dan jadi apa kalau go internasional, sebagai bangsa penghutang? Kita tidak punya modal dan kemampuan untuk dibawa ke Internasional, lalu apa yang kita 'JUAl'? Mentok hanya hasil ekploitasi alam, itupun bukan kita yang mengolah tetapi mereka yang di internasional sana. Beruntung kita punya almarhum bapak Gesang.
He...he...he...Kata2 yang guwe tebelin(maaf ya kata yang sedikit kasar ), Sepertinya benar2 harus di jalankan di negara Indonesia, coba kamu lihat apakah si arab dan negara2 dari middle east menjalankan apa yang UUD'45?
Seperti nya banyak tuh si bule2 yang menjalankan apa hukum2 yang mereka pijak, walaupun njawanya hilang di karenakan pemboman yang mereka terima di negara kamui
Apakah dengan kata2 yang kamu katakan itu benar2 di jalankan di negara kamu???
Regards
argumentasinya yang didebat dan didiskusikan bukan orangnya.. kecuali tong kosong.
Yang diluar topik itu yang mana Boss? Saya kahn posting tentang AMBIGUITAS bahasa INDONESIA. Maka nya dengan adanya KELEMAHAN tersebut, bahasa Indonesia tidak dapat diaplikasikan di berbagai tempat di Negeri ini (misalnya di Sekolah Internasional). Tidak heran jika bahasa Indonesia tersingkirkan dan terganti oleh bahasa asing. Logis saja, semakin banyaknya sekolah berstandar Internasional menggunakan bahasa Inggris, maka itu akan berdampak bagi MASA DEPAN anak didik disekolah tersebut. Maka nya dalam postingan saya sebelumnya, saya tulis bahwa dunia kerja lebih membutuhkan BAHASA ASING ketimbang bahasa Indonesia.
Lagi pula, tulisan saya adalah tanggapan buat tulisan anda.
Salam.
Last edited by Swan; 20-07-10 at 02:33 PM.
He..he...he..Kok cuman ane aje yang di tegur, dengan alasen OOT, cobe deh ente lihat tuh siape yangt mule2 OOT-an, kok hanye satu areh ye, mentang2 ane dari negare yang ente tidak seneng ye...Get real lah...(ehh...maaf ye klo saleh)
Coba ye hate2...klo bener ngga rasist gitu...He...he...he...
Last edited by Cicilia, FL, + ND, USA; 20-07-10 at 03:01 PM.
silahkan dibaca kembali postingan anda yang saya anggap sudah diluar konteks..pada post selanjutnya baru kembali ke jalannya.
o may o may...
apakah ini bahasa Indonesia?
mungkin tuts keyboardnya lagi error atau jarinya yang gak bisa dikontrol sehingga menekan tuts huruf e lebih sering..
![]()
argumentasinya yang didebat dan didiskusikan bukan orangnya.. kecuali tong kosong.
Bookmarks