Page 4 of 10 FirstFirst 12345678910 LastLast
Results 31 to 40 of 91
Like Tree2Likes

Thread: Masih Pantaskah Guru Disebut Pahlawan Tanpa Tanda Jasa


  1. #31
    Senior Member harusame's Avatar
    Join Date
    Dec 2008
    Posts
    1,871
    Rep Power
    14

    Re: Masih Pantaskah Guru Disebut Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

    pamrih atau tanpa pamrih, yang penting menjadi guru menurut saya adalah profesionalismenya

    qualitas, effektivitas, dan mengerti penuh tugasnya sebagai pendidik

    kalau mau mengajar dengan sukarela, tapi tidak bermutu (pengetahuan sempit/dangkal), atau tidak effektiv ( siswa tidak dapat menerima, karena buruknya metode mengajar), lebih baik ganti profesi lain saja
    niat harus disertai dengan kemampuan juga

    sebaliknya untuk yang berpengetahuan luas dan kompeten dalam metode mengajar tapi tidak punya niat, juga lebin baik cari kerjaan lain saja

  2. #32
    Contributor Definda's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Location
    ...PVJ...
    Posts
    2,829
    Rep Power
    9

    Re: Masih Pantaskah Guru Disebut Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

    Quote Originally Posted by gm0807 View Post
    Berbicara masalah pahlawan, guru adalah merupakan pahlawan tanpa tanda jasa,itulah kata-kata yang sering kita dengar,yang jadi pertanyaan apa benar sih guru itu pahlawan tanpa tanda jasa?apa masih ada guru saat ini yang rela mengajar tanpa imbalan (apapun itu bentuknya)?rasanya saat ini gelar pahlawan tanpa jasa tidak relevan lagi untuk guru,tanpa menyepelekan profesi guru, ternyata saat ini guru adalah profesi yang sangat diminati karena kerja yang tidak banyak, penghasilan cukup, terutama kepada guru yang sudah menyandang pegawai negeri sipil,intinya jarang atau boleh dikatakan hampir tidak guru yang rela mengajar tanpa imbalan.(apapun bentuknya)bagaimana menurut kalian?
    Memang segala sesuatu klu dah kna duwit menjadi kehilangan kemurniannya...
    Tapi mao makan, beli baju, beli ruma, dll jg pke duwit...
    Jdi gak ad salahnya jg klu kmudian guru menjadi money oriented...
    Yang gak bner klu skolah djadiin obyekan...
    Pahlawan tanpa tanda jasa hanya milik beberapa guru yang jiwanya masih murni...
    ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
    ...Cuma butuh satu alasan untuk katakan YA!!!...

  3. #33
    Junior Member
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    499
    Rep Power
    7

    Re: Masih Pantaskah Guru Disebut Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

    Quote Originally Posted by gm0807 View Post
    Sebaiknya kita mengingat-ingat kembali bahwa kita bisa baca karena guru, kita bisa pintar karena guru... guru bak pelita, penerang dalam gulita jasamu tiada tara.....

    Emang benar, apa yang katakan benar, kalau kita ingat-ingat kita bisa pintar karena guru, guru itu pintar karena guru juga sampai seterusnya pasti jawabannya guru, pertanyaan baru muncul siapa sih guru itu?
    Itu dulu kawan, dia para guru itu mengajar kita sampai bisa baca tulis. Sekarang bagaimana? Kembali ke pertanyaan masih relevankah guru disebut pahlawan tanpa tanda jasa? Memang sekarang mereka bisa mengajar anak-anak kita hingga bisa baca tulis juga, tapi biaya yang dikeluarkan ortu lumayan banyak. Lihat pula sekarang gaji guru, hampir tiap tahun naik, sama dengan PNS keseluruhan. Kembali ke pertanyaannya, jangan melebar, masihkah guru kita pahlawan tanpa pamrih?

  4. #34
    Newbie kahayani's Avatar
    Join Date
    Nov 2008
    Posts
    21
    Rep Power
    0

    Re: Masih Pantaskah Guru Disebut Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

    Quote Originally Posted by gm0807 View Post
    Sebaiknya kita mengingat-ingat kembali bahwa kita bisa baca karena guru, kita bisa pintar karena guru... guru bak pelita, penerang dalam gulita jasamu tiada tara.....

    Emang benar, apa yang katakan benar, kalau kita ingat-ingat kita bisa pintar karena guru, guru itu pintar karena guru juga sampai seterusnya pasti jawabannya guru, pertanyaan baru muncul siapa sih guru itu?
    Dalam hal ini guru/pendidik dipahami sebagai pensubjekan orang sebagai pengajar (profesi) yg berfungsi memberikan contoh,ilmu, berbagi keahlian, menurunkan keahlian kepada orang lain,pencerahan,juga memberikan pengarahan baik ato buruknya sesuatu hal.

    Guru mnrt sy mah... msh sangat pantas di sbt pahlawan tanpa tanda jasa.Jika emng "guru" bnyak yg nyeleneh mnrt sy itu mah gak smua.Msh bnyak guru yg rela tdk mdptkan byaran/gaji.Misal nih.. lagunya oom iwan fals.. Oemar bakrie, mncritakn kbangganny mmilki sosok guru yg "do something without reward", kmudian thn'07 kmren ad pmbrian eagle award untk seorg guru/kep.sek (penghrgaan yg d brikan oleh slh satu stasiun TV swasta di tanah air) di bekasi stlh slesai mngajar kegiatanny "memulung"..

    Dr sdikit contoh ini,mnrt sy.. guru msh pantas,masih layak dianggp sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. No matter klo ada oknum guru yg gak beres dlm prilaku+tindknnya..

    Demikian Oom,paparn dr sy...

  5. #35
    Contributor artemis's Avatar
    Join Date
    Oct 2008
    Posts
    4,182
    Rep Power
    17

    Re: Masih Pantaskah Guru Disebut Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

    Quote Originally Posted by lamaegasara View Post
    Itu dulu kawan, dia para guru itu mengajar kita sampai bisa baca tulis. Sekarang bagaimana? Kembali ke pertanyaan masih relevankah guru disebut pahlawan tanpa tanda jasa? Memang sekarang mereka bisa mengajar anak-anak kita hingga bisa baca tulis juga, tapi biaya yang dikeluarkan ortu lumayan banyak. Lihat pula sekarang gaji guru, hampir tiap tahun naik, sama dengan PNS keseluruhan. Kembali ke pertanyaannya, jangan melebar, masihkah guru kita pahlawan tanpa pamrih?
    Kalau kita berbicara masih pantas atau tidak pantas guru disebut pahlawan tanpa tanda jasa? Jawabannya adalah tentu saja mereka tetap pahlawan tanpa tanda jasa, tetap mengabdi tanpa pamrih dan memfokuskan pada apa yang yang mereka anggap sebagai profesi mereka. Professional dalam melakukan pekerjaan, melakukan alih ilmu pengetahuan, mengisi benak para siswa yang luas, otak yang perlu diisi, diluar daripada oknum bejat yang mengaku sebagai guru ya. Let’s we put aside that bad kind of teacher…
    Dari awal saya sudah katakan guru adalah panutan, tingkah lakunya selalu menjadi sorotan masyarakat.
    Tetapi bila kita menjadi seorang yang berhasil, apakah pernah seorang guru datang ke rumah kita dan meminta balas budi dibayarkan, atau berkata kamu menjadi berhasil begini karena saya yang mengajarkan semua ilmu padamu dulu…? Tidak pernah kan?
    Apakah pernah mereka datang dan meminta bayaran atas semua pendidikan yang mereka berikan? Belom pernah saya didatangi salah satu dari mereka.
    Saya pernah melakukan suatu hal yang bisa dibilang sebagai service to community sebagai guru bagi anak-anak di sekitar rumahku. Dan saat itu saya sadar, betapa berat tugas guru, menerangkan dengan sabar, karena daya tangkap anak tidak sama, harus mengulang-ulang pelajaran, harus diisi juga dengan selingan, melerai perkelahian antar anak, harus begini dan begitu. Tapi, dalam hati saya mengakui, seorang guru pasti merasaa fascinated dengan otak anak-anak yang sedang berkembang, yang sedang berusaha mengerti sesuatu, yang perlu diisi dengan ilmu... hahaha tugas enam bulan yang berbekas cukup dalam. For all my teachers... I thank you.
    This is not a black and white world; you can't afford to believe in your side

  6. #36
    Newbie
    Join Date
    Oct 2008
    Posts
    17
    Rep Power
    0

    Re: Masih Pantaskah Guru Disebut Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

    Sebenarnya guru harus mendapat penghasilan yg tinggi, seperti negara korea selatan, singapura guru disini sangat dihargai dan dihormati. peran guru sangat menentukan perkembangan anak didiknya.

  7. #37
    Newbie
    Join Date
    Dec 2008
    Location
    manila, philippines
    Posts
    17
    Rep Power
    0

    Re: Masih Pantaskah Guru Disebut Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

    Untuk guru-guruku... Terima kasih dan salutku padamu.

  8. #38
    Junior Member
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    499
    Rep Power
    7

    Re: Masih Pantaskah Guru Disebut Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

    Quote Originally Posted by artemis View Post
    Kalau kita berbicara masih pantas atau tidak pantas guru disebut pahlawan tanpa tanda jasa? Jawabannya adalah tentu saja mereka tetap pahlawan tanpa tanda jasa, tetap mengabdi tanpa pamrih dan memfokuskan pada apa yang yang mereka anggap sebagai profesi mereka. Professional dalam melakukan pekerjaan, melakukan alih ilmu pengetahuan, mengisi benak para siswa yang luas, otak yang perlu diisi, diluar daripada oknum bejat yang mengaku sebagai guru ya. Let’s we put aside that bad kind of teacher…
    Dari awal saya sudah katakan guru adalah panutan, tingkah lakunya selalu menjadi sorotan masyarakat.
    Tetapi bila kita menjadi seorang yang berhasil, apakah pernah seorang guru datang ke rumah kita dan meminta balas budi dibayarkan, atau berkata kamu menjadi berhasil begini karena saya yang mengajarkan semua ilmu padamu dulu…? Tidak pernah kan?
    Apakah pernah mereka datang dan meminta bayaran atas semua pendidikan yang mereka berikan? Belom pernah saya didatangi salah satu dari mereka.
    Saya pernah melakukan suatu hal yang bisa dibilang sebagai service to community sebagai guru bagi anak-anak di sekitar rumahku. Dan saat itu saya sadar, betapa berat tugas guru, menerangkan dengan sabar, karena daya tangkap anak tidak sama, harus mengulang-ulang pelajaran, harus diisi juga dengan selingan, melerai perkelahian antar anak, harus begini dan begitu. Tapi, dalam hati saya mengakui, seorang guru pasti merasaa fascinated dengan otak anak-anak yang sedang berkembang, yang sedang berusaha mengerti sesuatu, yang perlu diisi dengan ilmu... hahaha tugas enam bulan yang berbekas cukup dalam. For all my teachers... I thank you.
    Saya kira bukan itu ukurannya Bang. Pamrih itu tidak meminta dan tidak berharap apa-apa, bahkan kalau bisa menolak pemberian yang bukan haknya. Tidak meminta oke, karena sudah keterlaluan kalau guru mendatangi bekas muridnya untuk minta sesuatu. Terlalu sederhana kalau logika itu dipakai untuk menyebut guru pahlawan tanpa tanda jasa. Kalau dulu barangkali iya. Mengajar dengan mengayuh sepeda puluhan kilometer, naik turun gunung jalan kaki ke dan pulang sekolah. Saya balik sekarang, adakah guru yang dengan sukarela mau seperti guru-guru yang dulu? Di sekitar rumah saya juga ada beberapa anak SD belajar berkelompok dengan mendatangkan guru kelasnya. Tiap ortu membayar sang guru itu. Guru baru mau kalau dibayar, diantar jemput, bahkan diberi makan. Apakah ini tanpa pamrih?
    Pahlawan tanpa tanda jasa sebaiknya diartikan sebagai guru yang tidak mendapatkan hak-haknya sebagai seorang pengajar. Tapi kalau digaji, diberi fasilitas, dan sebagainya, berarti jasa-jasanya sudah dihargai. Sekarang, guru sudah jadi pahlawan dengan tanda jasa.... Bukan tanpa jasa lagi. Yang penting sekarang naikkan gaji dan beri fasilitas yang banyak kepada guru, biar tidak nyambi di luar atau dagang ini itu kepada murid-muridnya... Tabek

  9. #39
    Contributor artemis's Avatar
    Join Date
    Oct 2008
    Posts
    4,182
    Rep Power
    17

    Re: Masih Pantaskah Guru Disebut Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

    Quote Originally Posted by lamaegasara View Post
    Saya kira bukan itu ukurannya Bang. Pamrih itu tidak meminta dan tidak berharap apa-apa, bahkan kalau bisa menolak pemberian yang bukan haknya. Tidak meminta oke, karena sudah keterlaluan kalau guru mendatangi bekas muridnya untuk minta sesuatu. Terlalu sederhana kalau logika itu dipakai untuk menyebut guru pahlawan tanpa tanda jasa. Kalau dulu barangkali iya. Mengajar dengan mengayuh sepeda puluhan kilometer, naik turun gunung jalan kaki ke dan pulang sekolah. Saya balik sekarang, adakah guru yang dengan sukarela mau seperti guru-guru yang dulu? Di sekitar rumah saya juga ada beberapa anak SD belajar berkelompok dengan mendatangkan guru kelasnya. Tiap ortu membayar sang guru itu. Guru baru mau kalau dibayar, diantar jemput, bahkan diberi makan. Apakah ini tanpa pamrih?
    Pahlawan tanpa tanda jasa sebaiknya diartikan sebagai guru yang tidak mendapatkan hak-haknya sebagai seorang pengajar. Tapi kalau digaji, diberi fasilitas, dan sebagainya, berarti jasa-jasanya sudah dihargai. Sekarang, guru sudah jadi pahlawan dengan tanda jasa.... Bukan tanpa jasa lagi. Yang penting sekarang naikkan gaji dan beri fasilitas yang banyak kepada guru, biar tidak nyambi di luar atau dagang ini itu kepada murid-muridnya... Tabek
    hehehe... I am a she... not a he....
    omong-omong soal masi ada ngga guru ngga dibayar untuk mengajar? gimana kalo contohnya saya? hahahahaha becanda...ngga mungkin gw ngaku-ngaku sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, emang cuma enam bulan gw ngajar anak-anak kampung itu pun ngga tiap hari, hanya seminggu dua kali, tapi cukup buat pengalaman hidup dan berat banget kalo ngejalaninnya. berangkat sendiri, biaya sendiri, bahan-bahan nyari sendiri, dan terus terang secangkir teh pun gw ngga minta. tapi disajikan dengan sukarela bergantian dan kudu diminum karena udah dikasi.

    sekarang anggap aja kalo guru itu digaji dan dapet fasilitas memadai jadi udah ngga perlu lagi disebut tanpa tanda jasa... hmmmmm, menurut gw sih, bagaimanapun ukuran ilmu yang diberikan pada kita, ukuran pengetahuan yang ditularkan pada kita semuanya tidak bisa diukur dengan uang dengan segala fasilitas yang diberikan pada seorang guru. apalagi bagi yang ngga ndapetin itu semua, lha wong gaji aja ditunda pembayarannya hingga berbulan-bulan....

    bagaimana kita dari ngga tahu apa-apa, trus diajari huruf, diajari mengenal dan menulis huruf, angka dan akhirnya menjadi bekal untuk mendapatkan kehidupan yang layak dan kalo beruntung menjadi seorang pejabat, pengusaha, bahkan presiden. sementara beliau-beliau tetap bertugas menjadi guru, menjalankan kewajibannya sebagai pengajar, dengan gaji dan fasilitas yang tidak berubah, karena sudah ditetapkan segitu.

    saya kira ukurannya bukan uang atau materi atau segala fasilitas yang diberikan pada guru, tetapi pada nilai ilmu yang mereka berikan, merekalah yang mengajarkan semua yang mereka tahu pada kita. ini cuma pendapat gw loooh.
    Last edited by artemis; 05-12-08 at 11:35 AM. Reason: salah ketik je
    This is not a black and white world; you can't afford to believe in your side

  10. #40
    Junior Member
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    499
    Rep Power
    7

    Re: Masih Pantaskah Guru Disebut Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

    Quote Originally Posted by artemis View Post
    hehehe... I am a she... not a he....
    omong-omong soal masi ada ngga guru ngga dibayar untuk mengajar? gimana kalo contohnya saya? hahahahaha becanda...ngga mungkin gw ngaku-ngaku sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, emang cuma enam bulan gw ngajar anak-anak kampung itu pun ngga tiap hari, hanya seminggu dua kali, tapi cukup buat pengalaman hidup dan berat banget kalo ngejalaninnya. berangkat sendiri, biaya sendiri, bahan-bahan nyari sendiri, dan terus terang secangkir teh pun gw ngga minta. tapi disajikan dengan sukarela bergantian dan kudu diminum karena udah dikasi.

    sekarang anggap aja kalo guru itu digaji dan dapet fasilitas memadai jadi udah ngga perlu lagi disebut tanpa tanda jasa... hmmmmm, menurut gw sih, bagaimanapun ukuran ilmu yang diberikan pada kita, ukuran pengetahuan yang ditularkan pada kita semuanya tidak bisa diukur dengan uang dengan segala fasilitas yang diberikan pada seorang guru. apalagi bagi yang ngga ndapetin itu semua, lha wong gaji aja ditunda pembayarannya hingga berbulan-bulan....

    bagaimana kita dari ngga tahu apa-apa, trus diajari huruf, diajari mengenal dan menulis huruf, angka dan akhirnya menjadi bekal untuk mendapatkan kehidupan yang layak dan kalo beruntung menjadi seorang pejabat, pengusaha, bahkan presiden. sementara beliau-beliau tetap bertugas menjadi guru, menjalankan kewajibannya sebagai pengajar, dengan gaji dan fasilitas yang tidak berubah, karena sudah ditetapkan segitu.

    saya kira ukurannya bukan uang atau materi atau segala fasilitas yang diberikan pada guru, tetapi pada nilai ilmu yang mereka berikan, merekalah yang mengajarkan semua yang mereka tahu pada kita. ini cuma pendapat gw loooh.
    Sory kalau saya salah duga. Saya menaruh respect sama Anda 6 bulan kerja sosial tanpa pamrih. Tapi saya tidak bisa menggeneralisasikan bahwa guru bekerja tanpa pamrih. Anda bagian terkecil dari mereka yang berjasa yang, tentu saja, perlu mendapat apresisasi dari siapa pun. Namun pendapat Anda bahwa anak didik menjadi pintar karena guru, karena ilmunya guru, karena jerih payahnya guru, dst dst itu, tidak seluruhnya benar. Ingat anak didik kita tidak selamanya dalam bimbingan guru. Di sekolah, anak berinteraksi dengan guru hanya beberapa jam. Selebihnya anak kembali akan banyak bersama dengan lingkungan terdekatnya, aya ibunya, saudara-saudaranya, tetangganya, teman mainnya, dsb dsb. Kecerdasan anak juga dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan dan pengetahuan orang tuanya, falsafah dan orientasi hidup keluarganya yang diajarkan kepada anak-anaknya. Makanya saya tidak sependapat kalau semua itu karena faktor guru... Sekali lagi saya berharap guru mendapat gaji besar, fasilitas yang banyak dan layak, dan penghargaan yang tinggi agar istilah pahlawan tanpa tanda jasa itu tidak dimanfaatkan untuk kepentingan-kepentingan atas nama guru... Kasihan guru-guru kita... Bagaimana?

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0