Beginilah bentuk tablet Olive Pad yang sempat kami terima di meja kami. Tanpa basa-basi kami langsung mengeluarkan benda tersebut dari kotaknya. Sayangnya baterai yang terpasang tidak mempunyai cukup daya untuk menyalakannya. Terpaksa kami harus menyalakannya dengan menggunakan kabel USB2.0 sambil mengisi baterainya.
Kami mencoba membolak-balik tablet ini dan mencoba mencari posisi menggenggam yang paling enak. Ternyata tablet berukuran layar 7″ dengan resolusi 800 x 480 capacitive touchscreen ini sangat nyaman di genggam, Tablet ini juga terasa tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar. Anda memang tidak dapat memasukkan ke dalam saku celana, tetapi Anda dapat memasukkan tablet ini ke dalam tas tanpa banyak masalah. Hal ini disebabkan karena dimensinya tergolong sedang dan ketebalan yang tidak terlalu tebal.
Finishing pada bagian belakang dilebur dengan warna hitam dengan finishing piano. Sepertinya Anda harus rajin membersihkannya atau tetap menempatkan pada sarung kulitnya untuk menghindari bercak-bercak tangan. Pada bagian samping dikelilingi dengan warna silver dove yang kontras dengan hitam.
Olive Pad menggunakan OS Android 2.1 atau lebih dikenal dengan Froyo. Sedangkan prosesornya menggunakan ARM 600MHz CPU. Olive Pad menanamkan 512MB internal memory dan 512MB ROM. Jika kapasitas memory terasa masih kurang, Anda dapat menyimpan data pada slot micro SD (tersedia 16 GB) yang terletak di sampingnya.
Bookmarks