Lalu lintas yang selalu macet, padatnya gedung dan rumah penduduk, minimnya lahan hijau hingga polusi dengan tingkat yang cukup tinggi merupakan salah satu potret kehidupan di banyak kota, khususnya kota Jakarta. Makanya tidak heran jika ibu kota Indonesia ini tidak masuk dalam daftar kota terbaik di dunia.


Ya, Economist Intelligence Unit (EIU) belum lama ini merilis dafat kota terbaik di dunia yang sangat nyaman untuk ditinggali. Daftar ini disusun berdasarkan peringkat global "liveability" dengan kriteria baru yang meneliti "karakteristik spasial" kota di berbagai negara. Lalu kota manakah yang dianggap paling terbaik?

Setelah dimasukan sejumlah kriteria tambahan berupa urban sprawl, koneksi dan kedekatan dengan kota-kota lain, dan perhitungan tingkat polusi, kota yang didapuk menempati posisi pertama sebagai kota terbaik untuk kehidupan masyarakatnya adalah Hongkong. Demikian yang dilansir halaman News.

Posisi Hongkong diikuti oleh Amsterdam, Osaka dan Paris, yang masing-masing menempati peringkat dua sampai empat. Sementara itu Sydney menjadi kota kelima yang dianggap paling baik, mengalahkan Berlin di posisi tujuh.

Kota di Eropa menduduki lima tempat dari sepuluh posisi teratas, dengan tiga kota dari Asia, satu dari Amerika Utara dan satu dari Australia.

"Skor Sydney sangat baik untuk kota yang memiliki tingkat polusi rendah dan banyak ruang hijau dalam indikator tambahan," kata Jon Copestake, Editor EIU dalam sebuah pernyataan.

Meski begitu, Hongkong sendiri mendapatkan nilai buruk untuk tingkat polusi dan aset budaya, namun berhasil mencatat nilai yang tinggi dalam hal aset alam dan rendahnya kepadatan urban.

Berikut adalah 10 kota di dunia yang masuk dalam daftar kota layak huni terbaik di tahun 2012.

1. Hongkong
2. Amsterdam
3. Osaka
4. Paris
5. Sydney
6. Stockholm
7. Berlin
8. Toronto
9. Munich
10. Tokyo

sumber...
Sepuluh Daftar Kota Terbaik 2012