uang kafe lagee ???
kan kata pemilik kafe kas-nya lagi lesu ???
uang kafe lagee ???
kan kata pemilik kafe kas-nya lagi lesu ???
Kucing Angop 666,you're cleared to take off
Berjuta rasa rasa yang tak mampu diungkapkan kata-kata
Dengan beribu cara cara kau slalu membuat ku bahagia
Kau adalah alasan dan jawaban atas semua pertanyaan
Yang benar-benar ku inginkan hanyalah
Kau untuk slalu disini ada untukku
Maukah kau ‘tuk menjadi pilihanku
Menjadi yang terakhir dalam hidupku
Maukah kau tuk menjadi yang pertama
Yang slalu ada di saat pagi ku membuka mata
Oh, izinkan aku memilikimu, mengasihimu
Menjagamu, menyayangimu
Memberi cinta, memberi semua yang engkau inginkan
Selama aku mampu aku akan berusaha
Mewujudkan semua impian dan harapan
‘tuk menjadi kenyataan
Jadilah yang terakhir
‘tuk jadi yang pertama
‘tuk jadi selamanya
ku tak selalu dapatkan yg kusuka karna tu aku selalu menyukai yg kudapat
sebelumnya tak ada yang mampu
mengajakku untuk bertahan
di kala sedih
sebelumnya ku ikat hatiku
hanya untuk aku seorang
sekarang kau di sini hilang rasanya
semua bimbang tangis kesepian
kau buat aku bertanya
kau buat aku mencari
tentang rasa ini
aku tak mengerti
akankah sama jadinya
bila bukan kamu
lalu senyummu menyadarkanku
kau cinta pertama dan terakhirku
sebelumnya tak mudah bagiku
tertawa sendiri di kehidupan
yang kelam ini
sebelumnya rasanya tak perlu
membagi kisahku saat ada yang mengerti
sekarang kau di sini hilang rasanya
semua bimbang tangis kesepian
bila suatu saat kau harus pergi
jangan paksa aku tuk cari yang lebih baik
karena senyummu menyadarkanku
kaulah cinta pertama dan terakhirku
klo untuk sahabat, lirik ini oke juga...^^
Kindness in words creates confidence. Kindness in thinking creates profoundness. Kindness in giving creates love.
TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemerintah berencana menghentikan siaran televisi analog di kota-kota besar mulai tahun 2013. Penghentian siaran televisi analog itu secara bertahap juga akan dilakukan di kota-kota yang lebih kecil sampai tahun 2015.
Rencana ini terkait dengan program penyiaran televisi digital di Indonesia, yang ditargetkan sudah tersiar menyeluruh pada tahun 2017-1018. "Sebab itu, tahun 2009-2012 akan menjadi masa sosialisasi dan perkenalan siaran televisi digital," kata Direktur Jenderal Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi Freddy H. Tulung, pada acara penyerahan alat penerima siaran televisi digital (set up box) secara simbolis kepada masyarakat, di Departemen Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Jumat (26/6).
Pada masa perkenalan yang disebut sebagai periode simulcast tersebut, siaran televisi analog dan digital akan disiarkan berbarengan. Di masa ini, pemerintah akan berusaha menyediakan alat penerima siaran televisi digital. "Dan ke depan akan kami dorong alatnya tidak impor lagi, supaya harganya menurun," ujarnya.
Pada tahun 2010, pemerintah juga akan memulai menghentikan pemberian ijin baru terhadap siaran televisi analog. Pada tahun yang sama, pemerintah juga akan mulai memberikan izin-izin atau lisensi baru terhadap pendirian infrastruktur siaran televisi digital.
Saat ini, siaran televisi digital di Indonesia masih dalam tahap percobaan. Tahap ini dilaksanakan oleh dua konsorsium untuk penerimaan tidak bergerak (fixed reception), dan dua konsorsium penerimaan bergerak (mobile TV).
Menurut Freddy, empat konsorsium itu melakukan siaran dengan dipinjami izin sementara siaran televisi digital. Ia mentargetkan masa percobaan tersebut paling lambat bisa selesai pada akhir 2009.
Ketua Konsorsium Televisi Digital Indonesia (KTDI) Ishadi, optimis pelaksanaan program siaran televisi digital tidak akan terlalu sulit diterapkan di Indonesia. "Sebab, secara teknis transmisi lama cukup di-re tune saja untuk siaran televisi digital," kata Ishadi.
Soal biaya, bagi salah satu konsorsium ini, tidak terlalu mahal. Sebab, tidak melebihi dari Rp 100 juta. "Jadi, bisa menggunakan pemancar lama yang ada," ujarnya.
Apakah TV Digital?
TV Digital yang dimaksud di sini adalah Digital Terrestrial TV (DVB-T), sebuah teknologi baru yang berbeda dengan Digital Satellite (DVB-S) dan Digital Cable (DVB-C). Penyiaran Televisi Digital Terrestrial adalah penyiaran yang menggunakan frekuensi VHF/UHF seperti halnya penyiaran analog, akan tetapi dengan konten yang digital.
Dalam Penyiaran Televisi Analog, semakin jauh dari Stasiun Pemancar Televisi, signal akan melemah dan penerimaan gambar menjadi buruk dan berbayang. Lain hal nya dengan Penyiaran Televisi Digital yang terus menyampaikan gambar yang jernih sampai pada titik dimana signal tidak dapat diterima lagi. Singkat kata, Penyiaran TV Digital hanya mengenal 2 status: Terima (1) atau Tidak (0).
Apa keuntungan dari TV Digital?
Gambar yang lebih baik – penyiaran televisi digital menawarkan kualitas gambar yang sama dengan kualitas DVD, bahkan Stasiun-stasiun Televisi dapat memancarkan programnya dalam format 16:9 (widescreen) untuk ditampilkan pada Pesawat TV LCD/Plasma widescreen, sehingga memberikan pandangan yang lebih luas. Format penyiaran ini dinamakan Standard Definition (SD). Penyiaran Digital juga dapat disampaikan oleh Stasiun TV dalam format kualitas gambar yang lebih tinggi, atau dikenal dengan nama ‘High Definition’ (HD).
Suara yang lebih baik – TV digital juga menawarkan suara dengan kualitas CD Stereo, bahkan para Stasiun Televisi dapat memancarkan suara dengan Surround Sound (Dolby DigitalTM). Kualitas suara Surround yang dipadukan dengan format gambar HD akan memberikan penonton pengalaman terbaru dan terbaik dalam menonton televisi.
Konten-konten lainnya – seperti EPG (Electronic Programming Guide) atau Jadwal acara yang langsung dapat dipilih di pesawat televisi, Timer, Recorder, Games, dan informasi lainnya (tentu semuanya tergantung masing-masing Set Top Box).
* Perlu diperhatikan bahwa tidak semua fitur-fitur di atas dapat dinikmati pada saat ini, fitur HD, Surround, dan EPG semua tergantung pada stasiun penyiaran televisi
Apa yang akan terjadi pada pesawat TV analog saya?
Pesawat Televisi anda akan tetap dapat menerima siaran Free-to-air analog yang sekarang disiarkan Stasiun TV sampai paling sedikit tahun 2014 di kota-kota besar, dan tahun-tahun berikut nya di luar kota besar. Pemerintah memperkirakan bahwa sampai tahun 2018, penyiaran analog tidak akan beroperasi lagi. Akan tetapi, anda tidak perlu mengganti pesawat televisi analog yang anda punya, anda hanya perlu menambahkan Digital Set Top Box untuk dapat menerima siaran digital.
Bagaimana caranya mendapatkan TV Digital?
Mengapa harus migrasi dari Analog ke Digital?
- Digital Set Top Box (STB) – anda dapat menerima siaran TV Digital dengan membeli Digital STB/Digital Receiver/DVB-T Receiver, yang menghubungkan antara antena dan pesawat televisi yang anda punya sekarang. Dengan kata lain Digital STB adalah sebuah decoder untuk mengubah signal digital menjadi gambar dan suara dan menampilkannya pada pesawat televisi analog. Digital STB bisa anda dapatkan di toko-toko elektronik terdekat.
- Televisi dengan Digital Tuner – Bila anda merasa ini saatnya untuk mengganti pesawat televisi anda dengan yang baru, anda dapat juga membeli Pesawat Televisi yang sudah ada built-in Digital Tuner (DVB-T) di dalamnya untuk langsung dihubungkan dengan antena, sehingga tidak perlu lagi alat tambahan seperti Digital STB.
Seperti hal nya Jam analog beralih ke Jam Digital, Kaset beralih ke Disc (CD, DVD, BD), Televisi beralih dari CRT/Tube ke Plasma dan LCD, Penyiaran TV juga akan beralih dari Penyiaran Analog ke Penyiaran Digital. Pada saat ini untuk menerima siaran digital diperlukan peralatan tambahan berupa Set Top Box sebagai Digital Receiver, akan tetapi di tahun-tahun ke depan, semua produksi Televisi diperkirakan sudah termasuk Digital Receiver untuk DVB-T di dalamnya, sehingga tidak lagi diperlukan alat tambahan.
Apakah saya bisa menggunakan antenna yang sekarang ada untuk menerima Digital TV?
Ya, anda dapat menggunakan antenna yang sekarang anda punya untuk menerima Digital TV melalui Digital STB, selama kabel antenna nya masih dalam kondisi baik.
Adakah perbedaan dengan TV Kabel/Satelit Berlangganan lainnya?
Berbeda dengan TV Kabel/Satelit dimana anda harus membayar biaya berlangganan bulanan, siaran Digital Terrestrial TV berisikan stasiun-stasiun televisi yang beroperasi secara free-to-air, sehingga anda tidak dipungut bayaran untuk menonton.
Contoh hasil siaran digital :
Berapa yang harus saya bayar?
Setelah anda membeli Digital STB atau pesawat Televisi dengan built-in digital tuner, tidak ada lagi yang perlu dibayar. TV Digital Free-to-air dapat diterima tanpa kontrak ataupun biaya bulanan.
Dalam beberapa bulan ke depan Digital/DVB-T STB dapat segera anda dapatkan di toko2 elektronik. Harga Set Top Box SD (Standard Definition) adalah minimum Rp 400.000.
Konsorsium Televisi Digital Indonesia (KTDI)
The Board of Directors.....
minta minuman anget!!
perut kram neh bang......![]()
sumber : Inilah.com
Hebat, Orang Buta Bisa Kembali Melihat
Vina Ramitha
INILAH.COM, London - Kemajuan teknologi tak henti-hentinya membuat decak kagum. Seorang pria yang kehilangan penglihatannya selama 30 tahun, kini bisa melihat kilatan cahaya setelah dipasangi mata bionik. Seperti apa sih?
Ron, seorang kakek berusia 73 tahun adalah pasien yang beruntung bisa mencoba mata bionik itu. Sekitar sebulan lalu, ia menjalani bedah eksperimental di Rumah Sakit Mata Moorfield di London. Hasilnya cukup menggembirakan bagi Ron.
“Saya bisa mengikuti garis putih di jalanan dan bahkan bisa menyortir kaus kaki yang ingin saya kenakan,” ujarnya kepada BBC, Selasa (10/3). Mata bionik yang ia kenakan diberi nama ‘Argus II’.
Cara kerjanya, sebuah kamera dan prosesor video dipasang pada kacamata hitam (sunglasses). Gambar yang ditangkap kemudian diolah oleh sebuah receiver kecil di luar mata. Receiver itu kemudian meneruskan data ke sebuah kabel kecil yang merupakan sekumpulan elektroda, di depan retina.
Ketika elektroda ini terstimulasi, mereka mengirim pesan ke syaraf di otak yang menerima pola cahaya dan dark spots yang berhubungan dengan elektroda tersebut. Pasien juga berusaha, sebab mereka harus mempelajari pola visual itu dan menerjemahkannya ke gambar-gambar, sesuai dengan yang mereka lihat.
Mata bionik ini dikembangkan oleh perusahaan AS, Second Sight. Hingga kini, 18 pasien telah dipasangi alat tersebut. Alat tersebut didesain untuk membantu orang yang menderita retinitis pigmentosa seperti Ron. Penyakit mata itu merupakan kebutaan yang diakibatkan menurunnya fungsi retina yang bersifat genetis. [vin]
Jadi ingat film Star Trek The Next Generation............
The Board of Directors.....
sumber : Liputan6
Inilah Sepuluh Inovasi Teknologi Bionik Terbaru
Liputan6.com, Cambridge: Para ilmuwan di dunia sudah semakin dekat dalam mewujudkan mimpi menciptakan manusia baru, setidaknya manusia bionik. Dengan teknologi sekarang, kita dapat mereplikasi atau memperbaiki sejumlah organ dan bagian tubuh dari yang sudah pernah dilakukan sebelumnya. Berikut adalah daftar sepuluh teknologi bionik 2009 versi Livescience.
1. Mata Bionik
Seperti sudah dipaparkan sebelumnya, mata bionik memberikan secercah harapan pada penyandang tunanetra di seluruh dunia [baca: Mata Bionik untuk Tunanetra]. Pasalnya, mata palsu itu membantu fungsi retina yang rusak dengan mekanisme yang cukup rumit. Segala informasi visual yang terekam oleh sebuah kamera mini di mata bionik, diproses menjadi sinyal elektronik dan dikirimkan pada implan elektroda. Dengan begitu, tunanetra diharapkan dapat melihat seperti orang normal. Menurut Dr. John Pezaris dari Universitas Harvard, Cambridge, mata bionik akan bekerja lebih baik pada tunanetra yang sebelumnya tidak buta.
2. Protein Tulang Jitu
Sejak 1960, para peneliti telah mengetahui sebuah protein yang mampu memperbaiki jaringan tulang yang rusak. Namun sayang, teknologi tersebut tidak bekerja sempurna. Terkadang, tumbuh jaringan tulang yang salah atau bahkan tumbuh tulang pada bagian yang seharusnya tidak tumbuh. Pada 2005, ilmuwan asal University of California, Los Angeles, (UCLA) menggunakan protein UCB-1 yang dapat menstimulus pertumbuhan tulang pada jaringan yang tepat.
3. Pankreas Portabel
Menurut Aaron Kowalski, kepala proyek riset di the Juvenile Diabetes Research Foundation, pankreas buatan yang mampu memonitor gula darah dan kadar insulin dalam tubuh seseorang akan dilempar ke pasar dalam waktu dekat. Ia mengatakan alat ini mengombinasikan dua teknologi, yaitu pompa insulin dan monitor glukosa berkelanjutan. Dengan alat ini, penderita diabetes yang tergantung pada insulin akan lebih mudah menjalani hidup secara normal.
4. Lidah Super Sensitif
Profesor komputer dan mesin elektrik asal Universitas Texas di Austin, Texas, Dean Neikirk, menciptakan lidah elektronik yang dapat menganalisis cairan dan menentukan kandungan kimianya secara tepat. Lidah ini menggunakan mikrosphere, semacam sensor mini yang berubah warna jika terekspos pada target spesifik, seperti berbagai jenis sugar. Alat ini hanya bisa merasakan rasa "enak" secara kimiawi.
5. Tangan Mekanik
Pasien amputasi pada bagian tangan kini boleh merasa sedikit lega. Pasalnya, Dr. Todd Kuiken dari Institut Rehabilitasi Chicago berhasil membuat tangan mekanik yang berfungsi hampir sama dengan tangan sungguhan. Tangan ini tersambung ke otak oleh sejumlah saraf motorik buatan. Jika sang pemakai ingin menggerakkan tangannya, saraf-saraf yang seharusnya mengirim sinyal pada tangan sungguhan beralih menuju tangan mekanik.
6. Lutut Pintar
Lutut adalah bagian tubuh yang tidak mempunyai kemampuan berpikir dengan sendirinya. Namun tidak begitu dengan lutut bionik buatan The Massachusetts Institute of Technology (MIT) bernama RHEO. Alat ini memiliki kepintaran buatan yang akan memberikan rasa nyaman pada penderita kelumpuhan. RHEO akan mempelajari cara berjalan sang pengguna dan mendeteksi medan seperti apa yang sedang ditapaki dengan menggunakan semacam sensor.
7. Ginjal Portabel
Menyingkirkan racun dalam darah dan menjaga kadar cairan tubuh selalu seimbang adalah rutinitas yang harus dijalani penderita gagal ginjal. Untuk melakukan itu, mereka harus menggunakan mesin dialisis yang biasanya berukuran sebesar pengering pakaian. Singkirkan alat itu karena ginjal portabel berukuran kecil dan berbobot ringan telah hadir di hadapan kita. Walau mini, alat buatan Martin Roberts dan David B.N. Lee asal UCLA bekerja lebih baik ketimbang mesin dialisis konvensional. Ginjal buatan ini dapat bekerja 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, seperti layaknya ginjal sungguhan.
8. Sel Artifisial
Terkadang, untuk mengantarkan efek obat ke lokasi tepat di dalam tubuh, sebuah pil atau injeksi saja tidak cukup. Daniel Hammer, profesor biologi asal Universitas Pennsylvania mempunyai metode lain, yaitu menggunakan sel buatan. Sel yang terbuat dari polimer ini dapat meniru fungsi sel darah putih yang menjelajahi seluruh jaringan tubuh. Kreasi mengagumkan bernama c ini mampu mengirim obat-obatan menuju tempat yang dibutuhkan, membuat perjuangan melawan sejumlah penyakit seperti kanker menjadi lebih mudah.
9. Tubuh Lama, Penis Baru
Disfungsi ereksi dapat menjadi momok menakutkan bagi hampir semua pria di dunia ini. Tak usah ditanya mengapa, karena seks terkadang dianggap segalanya oleh kaum adam. Untungnya, Anthony Atala dan tim dari Universitas Wake Forest, AS, sukses mengembangkan jaringan organ bernama corpora cavernosa, jaringan berlubang yang diisi darah saat ereksi terjadi. Percobaan dilakukan dengan mengkebiri kelinci dewasa. Setelah beberapa bulan, jaringan baru terbentuk dan sang penis sudah bisa "berjaya" kembali.
10. Memindahkan Otak
Mengganti beberapa bagian otak tidaklah semudah mengganti bagian tubuh lain seperti tangan atau kaki. Namun, hal itu mungkin dilakukan pada masa mendatang. Pasalnya, profesor Theodore Berger asal University of Southern California telah menciptakan chip komputer yang mampu menggantikan hippocampus, bagian otak yang mengontrol ingatan jangka pendek dan pemahamam spasial. Chip ini mampu menormalkan fungsi otak penderita penyakit Alzheimer dan stroke. (Livescience/YUS)
Yang nomer 9...........![]()
The Board of Directors.....
Bookmarks