Iya, saya sih bersyukur aja, bou.

Tapi buat 2 moment itu, beneran, saya kali ini gak bisa ngerayain.
Naek tangga, .... hmmmm...... ya bisa juga sih di analogikan kaya gitu.
Tiap anak tangga punya tantangannya masing2.
Kalo di bisnis saya, seneng2-nya beda. Bukan dinilai dari total pendapatan berupa uangnya, tapi kemampuan untuk bisa membantu sesama yang juga butuh penghidupan dan kemampuan customer mendapatkan hasil yang memuaskan mereka.
Jadi,
intinya kepuasan pada bisnis ini adalah kemampuan membuat orang lain merasa terbantu.
Kebetulan, bisnis yang saya jalanin ini lebih banyak unsur sosial dan sangat bergantung pada kepercayaan orang lain.
Nanti, kalo bisnis ini udah bisa jalan, baru ada pencabangan ke bidang lain yang lebih bertujuan kepada uang, pencukupan kebutuhan pokok, dan kebutuhan gengsi.
Setelah cabang2 itu mulai berbuah, baru deh kerasa manfaat uangnya.

Bookmarks