Page 4 of 11 FirstFirst 1234567891011 LastLast
Results 31 to 40 of 103

Thread: [Warning to All Jobseekers!] Waspadalah dengan Alamat2 Perusahaan Ini! Jgn Tertipu!


  1. #31
    Newbie
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    28
    Rep Power
    0

    Re: [WARNING to all jobseekers!] WASPADALAH DGN ALAMAT2 PERUSAHAAN INI! JGN TERTIPU!

    Quote Originally Posted by lifetime View Post
    Halo Mr. Jatis dan Mr. Funkeeboy...

    Saya baru saja join, dan saat ini saya bekerja di salah satu perusahaan berjangka...
    Benar adanya seperti yang disebutkan saudara Jatis...

    Tapi saya koreksi sedikit....

    Saudara Funkeeboy menulis "mungkin hanya tidak lebih dari 10 perusahaan yang usahanya dijalankan dengan benar dan fair kepada para nasabah atau investornya."
    dan saudara Jatis menjawab "Namun kalau anda bilang tidak lebih dari 10 perusahaan yang nakal saya sangat tidak setuju"

    kayanya ada salah persepsi deh...

    kedua hal itu sama.... intinya... tidak sampai 10... yang menjalankan dengan baik dan benar... (Mungkin kalo begini Mr. Jatis setuju ?)

    Tapi memang sih... saya ini suatu trader yang kutu loncat... artinya.. saya pindah dari 1 pialang ke pialang lain... tujuannya satu... hanya mencari pialang yang baik dan benar... dan hingga saat ini hampir 5 tahun... saya sudah loncat hampir ke 20 perusahaan..

    saya sebutkan sebagian:
    Maxgain, Graha Finesa, Millennium, Quantum, Harumdana, Agrodana (CIC), Batavia, Mahadana, Goldex, Solid Gold, Trijaya, dan lain-lain...

    Ada yang bertahan lebih dari 2 bulan dan ada yang cuma bertahan 1 bulan...

    Saya coba buka cara mereka mengambil uang dengan cara online...

    1. Mereka banyak yang menggunakan platform / software tradingnya dengan menggunakan java based, dimana sangat berat untuk ukuran internet Indonesia..

    2. Hal ini menyebabkan ketika internet anda down, anda mengklik buy, maka proses diterima beberapa detik setelah itu... misalnya anda buy di angka 25000, maka mungkin anda bisa done di 25100....

    3. Ada sedikit trik dari beberapa perusahaan untuk mempersulit jaringan di kantornya... maksudnya adalah internet diperlambat...

    4. Mereka mempersulit dengan memberikan minimal limit yang besar sekali...

    masih ada beberapa hal lain yang tidak sempat saya sebutkan disini..

    Jadi bagaimana Mr. Funkeeboy... apakah perusahaan online saat ini menggunakan platform yang berat atau tidak ? hati-hati... banyak kejahatan di Internet... hacker-hacker banyak... (teman saya pernah hack salah satu perusahaan pialang)..

    Sedikit berita menggembirakan adalah ada berita bahwa Graha FInesa Berjangka dicabut ijinnya... Semoga bisa berlanjut ke mafia yang lebih kakap Maxgain...

    Amiiinnnn....

    Semoga bisnis ini semakin bagus dan akhirnya bisa bergerak ke arah yang benar...
    Terima kasih atas ralatnya.
    Saya rasa saya terlalu terburu - buru reply.

    Dan terima kasih atas input anda tentang software online, saya baru tahu trik yang dilakukan menggunakan software online.


    Jatis
    Last edited by Jatis; 28-07-08 at 04:30 PM.

  2. #32
    Senior Member imobil's Avatar
    Join Date
    May 2008
    Location
    Perbatasan
    Posts
    2,110
    Rep Power
    8

    Re: [WARNING to all jobseekers!] WASPADALAH DGN ALAMAT2 PERUSAHAAN INI! JGN TERTIPU!

    Quote Originally Posted by lifetime View Post
    Halo Mr. Jatis dan Mr. Funkeeboy...

    Saya baru saja join, dan saat ini saya bekerja di salah satu perusahaan berjangka...
    Benar adanya seperti yang disebutkan saudara Jatis...

    Tapi saya koreksi sedikit....

    Saudara Funkeeboy menulis "mungkin hanya tidak lebih dari 10 perusahaan yang usahanya dijalankan dengan benar dan fair kepada para nasabah atau investornya."
    dan saudara Jatis menjawab "Namun kalau anda bilang tidak lebih dari 10 perusahaan yang nakal saya sangat tidak setuju"

    kayanya ada salah persepsi deh...

    kedua hal itu sama.... intinya... tidak sampai 10... yang menjalankan dengan baik dan benar... (Mungkin kalo begini Mr. Jatis setuju ?)

    Tapi memang sih... saya ini suatu trader yang kutu loncat... artinya.. saya pindah dari 1 pialang ke pialang lain... tujuannya satu... hanya mencari pialang yang baik dan benar... dan hingga saat ini hampir 5 tahun... saya sudah loncat hampir ke 20 perusahaan..

    saya sebutkan sebagian:
    Maxgain, Graha Finesa, Millennium, Quantum, Harumdana, Agrodana (CIC), Batavia, Mahadana, Goldex, Solid Gold, Trijaya, dan lain-lain...

    Ada yang bertahan lebih dari 2 bulan dan ada yang cuma bertahan 1 bulan...

    Saya coba buka cara mereka mengambil uang dengan cara online...

    1. Mereka banyak yang menggunakan platform / software tradingnya dengan menggunakan java based, dimana sangat berat untuk ukuran internet Indonesia..

    2. Hal ini menyebabkan ketika internet anda down, anda mengklik buy, maka proses diterima beberapa detik setelah itu... misalnya anda buy di angka 25000, maka mungkin anda bisa done di 25100....

    3. Ada sedikit trik dari beberapa perusahaan untuk mempersulit jaringan di kantornya... maksudnya adalah internet diperlambat...

    4. Mereka mempersulit dengan memberikan minimal limit yang besar sekali...

    masih ada beberapa hal lain yang tidak sempat saya sebutkan disini..

    Jadi bagaimana Mr. Funkeeboy... apakah perusahaan online saat ini menggunakan platform yang berat atau tidak ? hati-hati... banyak kejahatan di Internet... hacker-hacker banyak... (teman saya pernah hack salah satu perusahaan pialang)..

    Sedikit berita menggembirakan adalah ada berita bahwa Graha FInesa Berjangka dicabut ijinnya... Semoga bisa berlanjut ke mafia yang lebih kakap Maxgain...

    Amiiinnnn....

    Semoga bisnis ini semakin bagus dan akhirnya bisa bergerak ke arah yang benar...
    yang gua merahin itu masih kurang ngerti,,, mohon pencerahannya......

  3. #33
    Newbie
    Join Date
    Jul 2008
    Posts
    3
    Rep Power
    0

    Re: [WARNING to all jobseekers!] WASPADALAH DGN ALAMAT2 PERUSAHAAN INI! JGN TERTIPU!

    Mereka mempersulit dengan memberikan minimal limit yang besar sekali...

    Ini yang anda maksud ?

    Biasanya anda melakukan transaksi beli maka anda minimal memasang limit untuk likuid yang cukup jauh dengan 30 poin... sedangkan di luar negeri rata2 5 poin sudah bisa pasang limit...

    COntoh anda pasang buy di 23000 maka minimal yang biasanya di pialang indonesia itu 23030... sedangkan di luar negeri dan ada sedikit di indonesia yang bisa anda pasang limit di 23005...

    Thanks

  4. #34
    Newbie
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    28
    Rep Power
    0

    Kerugian yang diderita masyarakat mencapai Rp. 20 Triliun per tahun

    BURSA berjangka kembali menelan korban. Kali ini yang terjerat iming-iming mendapatkan keuntungan yang besar dalam waktu yang cepat itu adalah 60 nasabah dan staf pemasaran PT Graha Finesa Berjangka. Total jenderal kerugian mereka mencapai Rp 40 miliar. Demi mendapatkan kembali uangnya, sejak Maret lampau para investor malang itu sudah melaporkan dugaan penipuan itu ke pelbagai pihak. Selain ke PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), mereka juga menyambangi Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Kapolri, DPR, dan Kejaksaan Agung.

    Sejauh ini baru BBJ yang menanggapi laporan itu. Untuk itu, penanggung jawab perusahaan itu serta beberapa korban telah dipanggil. Dan kalau tak ada aral melintang, pekan-pekan ini Kejaksaan Agung akan mengambil langkah serupa. Selain melakukan penipuan, Graha Finesa yang berasal dari Malaysia itu juga ditengarai tidak membayar pajak atas transaksi-transaksi yang dikelolanya. Berdasarkan catatan BBJ, nasabah Graha Finesa yang beroperasi sejak 2003 mencapai sekitar 6.000 orang. Volume transaksinya per bulan minimum 30 ribu.

    Kepada TRUST, Dini (bukan nama sebenarnya), salah seorang investor mengaku rugi sebesar US$ 60 ribu dalam tempo 10 hari. Ia kepincut menanamkan duitnya di bisnis itu setelah diperkenalkan oleh seorang temannya, Juli lalu. ”Saya tertarik karena potensi keuntungannya sungguh menjanjikan,” katanya.

    Singkat cerita, Dini pun langsung menandatangani perjanjian dengan Graha Finesa. Penandatanganan itu disaksikan oleh Magindram dan Corvinna, masing-masing menjabat sebagai overseas consultant (OC) dan senior business management (SBM). Wakil pialang yang sesuai prosedur BBJ seharusnya ikut menyaksikan kesepakatan itu berhalangan hadir. Acara penandatanganan kontrak beres, Dini kemudian langsung mentransfer dana sebesar US$ 30 ribu.
    Setelah menyetor dana itu, Dini mengaku diminta untuk menyetor lagi dana sebesar US$ 30 ribu. Ia patuh saja lantaran uang itu dijanjikan bisa diambil sewaktu-waktu dan tidak diikutsertakan untuk ditransaksikan. Apalagi, pihak perusahaan juga mengiming-iminginya bingkisan berupa perangkat elektronik personal device assistant (PDA).

    Pada hari pertama trading, Dini meraih untung US$ 1.500. ”Karena sudah untung, saya minta agar tidak dilakukan transaksi lagi,” katanya. Toh permintaannya tak digubris. Yang ada, pada hari kedua dan seterusnya, tanpa sepengetahuannya, trader-nya melakukan beberapa kali transaksi. ”Dalam waktu 10 hari, tahu-tahu saya dikabari uang saya sudah ludes,” paparnya.

    Hal yang sama dialami Muhammad Zaqi. Bedanya, ia merupakan mantan staf pemasaran Graha Finesa. Kendati tak memiliki pengalaman memadai, ia dipercaya mengelola dana dua nasabah. Namun ia mengaku, hampir semua keputusannya dalam bertransaksi dipengaruhi oleh OC. ”Mereka (OC) acap mengintimidasi para staf pemasaran untuk terus bertransaksi kendati rugi,” kata lelaki muda itu. Tak heran jika dalam tempo delapan hari, dana yang mengaku dana nasabahnya amblas Rp 242 juta.
    Toh Zaqi tak bisa begitu saja menerima kerugian itu. Ia curiga transaksi itu memang sudah diatur sedemikian rupa, sehingga pada hari pertama nasabah selalu mendapatkan keuntungan. Dan di hari-hari berikutnya pasti kalah. Ia hakulyakin, kerugian itu telah direkayasa melalui sistem aplikasi trading. ”Saya yakin 1.000% kalau system itu di-setting untuk menghambat keuntungan investor,” sahutnya.
    Buktinya, tambah Zaqi, setiap akan konfirmasi pembatalan pada saat merugi, berkali-kali komputer sulit melakukannya. Sistem baru bisa lancar lagi ketika uang sudah habis. Sudah begitu, ungkapnya, sistem tidak on-line ke Han Seng (bursa Hong Kong) seperti yang dijanjikan, melainkan terhubung ke perusahaan pialang lain.

    Kerugian serupa dialami Lina, kolega Zaqi di Graha Finesa. Di tangan perempuan berdarah Minang berusia 31 tahun ini, duit nasabah sebesar Rp 154 juta ludes. ”Saya malu dan dikejar-kejar tetangga, teman, dan saudara yang saya pinjam duitnya untuk bisnis transaksi bursa berjangka itu,” tutur Lina. Karena tak tahan selalu dicemooh dan dikejar-kejar yang punya uang, kini Lina pun pindah tempat tinggalnya semula di Tebet Timur Dalam, Jakarta Selatan.

    KNOWLEDGE, GREEDY DAN EMOSI
    Sementara itu seorang sumber di BBJ mengaku, pihaknya akan terus mendorong pemeriksaan kasus ini. Menurutnya, dari keterangan-keterangan yang didapat dari Zaqi, Dini, dan pihak Graha Finesa, memang terdapat indikasi pelanggaran dalam prosedur pengelolaan bursa berjangka.

    Indikasi-indikasi itu, selain penandatanganan kontrak yang tak disaksikan pialang, di antaranya, laporan keuangan perusahaan yang tidak sesuai dengan jumlah uang yang ditransaksikan. Lalu personal identity number (PIN) atau password untuk menjalankan transaksi pun tidak diberikan staf perusahaan, melainkan oleh OC. Sistem bertransaksi itu membuat tidak jelas siapa yang harus bertanggung jawab ketika muncul persoalan. ”Kami sudah memberikan peringatan awal. Dengan keterangan yang berkembang kami akan memberi sanksi administrasi, di antaranya pencoretan sebagai anggota BBJ,” tutur sumber TRUST.

    Toh Graha Finesa tenang-tenang saja menghadapi tudingan itu. ”Untung rugi dalam berdagang adalah hal yang lumrah,” cetus Wibowo, wakil pialang dari Graha Finesa. Yang terjadi, menurutnya, nasabah maupun staf pemasaran itu tidak siap untuk merugi. ”Mereka merasa dirugikan karena transaksi yang dilakukannya hanya membuat buntung,” tuturnya.

    Menurut Wibowo, pihaknya sudah melakukan semua prosedur transaksi sesuai dengan aturan Bappebti. Termasuk di dalamnya penandatanganan surat perjanjian berikut penjelasan mengenai risikonya. ”Kami sudah menerangkan sejelas-jelasnya. Kami sudah memberikan simulasi juga,” katanya.
    Alhasil, Wibowo menganggap nasabah maupun staf pemasarannya sudah tahu risiko yang dihadapi dalam bertransaksi. ”Ibaratnya begini, apakah bank bisa disalahkan jika kartu ATM yang Anda pegang diberikan ke teman Anda, dan ternyata teman Anda menggunakan PIN itu untuk menarik uang yang lebih besar tanpa sepengetahuan Anda,” tuturnya panjang lebar.
    Pembelaan Wibowo mendapat dukungan dari Ken Eka Santi. Menurut rekan kerja Wibowo itu, jika seorang nasabah menilai performa trader-nya buruk, minta diganti saja. ”Itu sangat mudah dan boleh saja dilakukan, kok,” ujarnya. Jadi, menurut Ken, ”Kasus ini hanya masalah knowledge (pengetahuan) dan greedy (ketamakan), serta emosi dari nasabah sendiri”.

    Berdasarkan pengamatan Sekretaris Jenderal Indonesian Future Exchange Watch (IFEW) Judamanto, maraknya penipuan melalui investasi di bursa berjangka disebabkan oleh adanya Surat Keputusan (SK) Nomor 55 Tahun 2003 dan SK Nomor 58 Tahun 2005 mengenai izin usaha transaksi valas dan indeks. Padahal, Undang-undang Nomor 32 Tahun 1997 tentang Peraturan Berjangka Berkomoditi mengatakan, izin transaksi valas merupakan domain BI dan izin indeks saham luar negeri kewenangan dari Bappepam. ”Dengan terbitnya SK tersebut, artinya Bappebti telah menabrak UU No. 32 Tahun 1997,” cetusnya.
    Dengan adanya SK itulah lantas bermunculan perusahaan pedagang dan perusahaan pialang. ”Akibat dari SK tersebut, banyak orang yang terjerat dengan iming-iming yang menggiurkan, itu sangat memprihatinkan,” katanya.

    Sekarang ini, menurut Judamanto, terdapat 73 perusahaan pedagang dan mereka setidaknya mempunyai 3 anak cabang. Berdasarkan data BBJ tahun 2006, hasil keuntungan transaksi dari 73 perusahaan itu mencapai sekitar Rp 20,8 triliun. ”Dan transaksinya diindikasikan tidak membayar pajak,” ujarnya. Lebih dari itu, lantaran bertentangan dengan UU No. 32 Tahun 1997, perusahaan-perusahaan itu menurutnya bisa dibilang ilegal. ”Sebaiknya SK itu dicabut,” serunya.

  5. #35
    Newbie
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    28
    Rep Power
    0

    Re: [WARNING to all jobseekers!] WASPADALAH DGN ALAMAT2 PERUSAHAAN INI! JGN TERTIPU!

    To Momod

    Bisakah thread ini dibuat sticky, karena thread ini sangat berguna sekali untuk para calon pencari kerja dan calon investor.

    PS saya banyak sekali mendapatkan PM yg menyatakan kalau mereka telah tertipu oleh perusahaan futures.
    Salah satu korban :
    http://forum.kompas.com/saham-and-va...sa-future.html


    Semoga informasi ini berguna untuk masyarakat luas.

  6. #36
    Newbie
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    28
    Rep Power
    0

    Re: [WARNING to all jobseekers!] WASPADALAH DGN ALAMAT2 PERUSAHAAN INI! JGN TERTIPU!

    Saya sudah buat file doc yg bisa disebar ke teman - teman / rekan kalian.
    Kalian juga bisa edit file tsb kalau ada penambahan.

    http://rapidshare.com/files/13253015...TIPU_.doc.html

    Tq

  7. #37
    Senior Member
    Join Date
    May 2008
    Location
    Betawi
    Posts
    1,088
    Rep Power
    7

    Re: [WARNING to all jobseekers!] WASPADALAH DGN ALAMAT2 PERUSAHAAN INI! JGN TERTIPU!

    Quote Originally Posted by Jatis View Post
    Untuk para pencari kerja dan calon investor dibidang futures saya rasa informasi ini akan sangat berguna untuk anda.

    Semoga informasi ini berguna rekan - rekan sekalian.
    Menurut bos TS PT.Asia Berjangka bagaimana tuh bos . . .

    Setau saya sudah ratusan juta uang nasabah loss dalam transaksi forex hanya dalam waktu kurang dari 1 tahun (termasuk saya, saudara saya, kawan dan tetangga saya )

    Sekarang perusahaan ybs sdh memakai PLATFORM MT.4 sdh lebih mudah digunakan dibandingkan Platform sebelumnya. Tapi masalah transfer ilmu ke nasabahnya SANGAT KURANG . . . dan memberi kesan hanya 1-2 kali ikut FREE TRAINING nasabah bisa PROFIT . . .
    "Menganggap Mudah Sesuatu yg Sangat Sulit -> Forex !!!"

    Saya sekarang aktif di FXOPEN dan MARKETIVA . . . lebih profesional, feenya rendah . . . Nggak maksa harus transaksi dalam jumlah besar (>Rp30 juta misalnya) . . .

    Di AsiaBerjangka uang Rp 30 juta cuma bisa transaksi 5 Lots. Dg jumlah uang yang sama di Broker Asing saya bisa transaksi lebih dari 500 Lots. Ibarat peluru semakin banyak peluang utk PROFITnya jauh lebih besar. . .

    Utk MAXGAIN perusahaan tersebut di MALAYSIA sdh lama ditutup karena terbukti dikelola Mafia dari HONGKONG . . .
    Last edited by fhit78; 05-08-08 at 10:47 PM.
    Always visit HYIP Monitor website before invest at HYIP
    Always make portfolio at HYIP to save your money and get profit
    Increase your trading skill. So you can be more better than HYIP... >> Daftar HYIP Scammer <<

  8. #38
    Newbie
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    28
    Rep Power
    0

    Re: [WARNING to all jobseekers!] WASPADALAH DGN ALAMAT2 PERUSAHAAN INI! JGN TERTIPU!

    @fhit78,

    Intinya jangan invest di perusahaan yang belakangnya futures atau berjangka.
    Anda sendirikan sudah membuktikan hasilnya invest di tempat seperti itu.

    Mengenai MT4 menurut saya itu sama saja, tidak ada bedanya hanya instrument atau media saja yang beda kalo perusahaannya udah gak benar mau pake software yang secanggih apapun pasti tidak ngaruh.


    Kalo untuk masalah ilmu, saran saya jangan belajar sama mereka. Kalo mereka sudah jago pasti sudah kaya sekarang.
    Kalo mau belajar sama expert di forum - forum seperti:
    www.forexfactory.com

  9. #39
    Beginner
    Join Date
    Aug 2008
    Posts
    82
    Rep Power
    6

    Re: [WARNING to all jobseekers!] WASPADALAH DGN ALAMAT2 PERUSAHAAN INI! JGN TERTIPU!

    Thx bgt infonya. Banyak sh yang ngajak gue.

  10. #40
    Senior Member
    Join Date
    May 2008
    Location
    Betawi
    Posts
    1,088
    Rep Power
    7

    Re: [WARNING to all jobseekers!] WASPADALAH DGN ALAMAT2 PERUSAHAAN INI! JGN TERTIPU!

    Quote Originally Posted by Jatis View Post
    @fhit78,

    Intinya jangan invest di perusahaan yang belakangnya futures atau berjangka.
    Anda sendirikan sudah membuktikan hasilnya invest di tempat seperti itu.

    Mengenai MT4 menurut saya itu sama saja, tidak ada bedanya hanya instrument atau media saja yang beda kalo perusahaannya udah gak benar mau pake software yang secanggih apapun pasti tidak ngaruh.


    Kalo untuk masalah ilmu, saran saya jangan belajar sama mereka. Kalo mereka sudah jago pasti sudah kaya sekarang.
    Kalo mau belajar sama expert di forum - forum seperti:
    www.forexfactory.com
    Yap... setuju banget...!!!

    Sebenernya BAPEPTI sbg pengawas tidak seprofesional BAPEPPAM. Sudah jadi rahasia umum BAPEPTI cuma menampung keluhan/laporan dari investor yg merasa dirugikan tanpa ada tindakan yg signifikan... Wong mereka dapet amplop dari Perusahaan Forex yg beroperasi di Indonesia koq...

    Utk newbie atau yg baru belajar investasi di Forex silahkan invest di Perusahaan forex asing jangan coba lokal. Karena selisih SPREADnya bisa 2x lipat dan tidak bisa MINI Account jadi kemungkinan LOSSnya sangat besar...

    Diperlukan waktu 1-2 tahun agar seseorang bisa PROFIT di Forex...
    Always visit HYIP Monitor website before invest at HYIP
    Always make portfolio at HYIP to save your money and get profit
    Increase your trading skill. So you can be more better than HYIP... >> Daftar HYIP Scammer <<

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
©2008 - 2013 PT. Kompas Cyber Media. All Rights Reserved.

Content Relevant URLs by vBSEO 3.6.0