hebat dan salut gan buat si bocah
cari orang jujur emang susah gan...
hebat dan salut gan buat si bocah
cari orang jujur emang susah gan...
Salut buat mereka, yakin Tuhan selalu memberi jalan hidup yang halal dan baik buat mereka kedepannya walau saat ini pahit dan berakit rakit dahulu, harapan kedepannya bisa berenang renang.
Memang sudah langka kejujuran dan ketulusan seperti mereka, terabaikan dengan keadaan yang amburadul para manusia saat ini, dimana aja.
Keserakahan dan kemalasan (baik kaya atau miskin sama saja), kaya karena keserakahan juga dihasilkan dari ketidak jujuran dan kekejaman, miskin yang malas juga banyak berlaku tidak jujur dan melakukan kekerasan dan kekejaman, karena kemalasannya.
Mereka akan membeli dan dibeli karena keserakahan dan karena kemalasan mereka, untuk bertindak kejam.
segelintir manusia belia, yang "masih" bersifat mulia.
hebat,,
kisah nyata yang membuat terharu.
masih ada generasi muda di jakarta yang berjiwa seperti itu, mudah-mudahan tidak akan terkontaminasi "virus" hingga mereka besar nanti.
Spoiler for Jangan Dibuka:
susah bgt nyari org jujur gaaann...nice share gan.......
apakah ada yang memperhatikan? kejujuran itu hanya umum dimiliki oleh masyarakat kalangan bawah yang percaya bahwa kejujuran adalah pedoman hidup. tapi bukankah ini paradox jika melihat ulah pejabat2 kita?
Saya setuju dengan pendapat saudara diatas, cerita yang sangat mengharukan dan membanggakhan..seandainya para pejabat tinggi kita jujur dan kekayaan alam indonesia dibagi rata, maka di Indonesia tidak ada lagi anak-anak jalanan seusia mereka yang harus mengaih rejeki di dinginnya malam dan teriknya matahari siang hari. Alangkah indahnya apabila suatu hari nanti ( entah kapan) setiap anak indonesia hingga umur 18 bisa mendapatkhan sekolah gratis, dimana semua keperluan sekolah dan guru di tanggung oleh pemerintah, dan orang tua hanya di kenai biaya ekstrakurikuler yg jumlahnya pun tidaklah banyak. Sehingga anak2 bangsa tidak ada lagi yang buta huruf. Setiap anak hingga usia 18 berhak mendapat khan pendidikan yang layak tanpa harus mereka memikirkan uang sekolah. Mungkinkah itu terjadi ? Semoga.
Bookmarks